Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, contohnya Indonesia memiliki wilayah perhutanan terluas di dunia, lebat dan kaya akan flora dan fauna. Juga hujan hutan Tropis di Indonesia sangat beelimpah akan kekayaan alamnya dan bermanfaat bagi manusia di muka bumi ini.

Manfaat hutan tropis di dunia sangatlah banyak. Namun kebanyakan manusia mereka tak faham dan tak mengerti akan pentingnya hutan dan arti dari hutan sendiri itu apa dan bagaimana, sedikit penjelasan dan wawasan tentang hutan di Indonesia.

Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya.

Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida (carbon dioxide sink), habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting.

Hutan menurut Undang-Undang tentang Kehutanan Nomor 41 tahun 1999 adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar.

Hutan merupakan suatu kumpulan tumbuhan dan juga tanaman, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas.

-wilayah yang luas i dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida (carbon dioxide sink), habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting.

Hutan menurut Undang-Undang tentang Kehutanan Nomor 41 tahun 1999 adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar.

Hutan merupakan suatu kumpulan tumbuhan dan juga tanaman, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas.

Namun pada saat ini hutan di Indonesia mengalami penebangan secara terus-terusan dan sistem reboisasi pun tak mampu menyeimbangi penebang-penebangan yang ada, akhirnya beberapa hutan hujan tropis di Pulau Kalimantan banyak yang kering bahkan sering terjadi kebakaran juga kemarau panjang. Hal ini sangat tidak diharapkan oleh warga negara Indonesia terutama warga yang berada di sekitar hutan yang kering. Dampaknya lebih banyak yang terjadi kepada mereka.

Penebangan kayu pada pohon di hutan diakibatkan karena beberapa keperluan untuk mencukupi keperluan, diantarinya beberapa kayu yang dijadikan perabotan rumah tangga, kerajinan tangan, beberapa kayu juga dijadikan sebagai bahan baku kertas, tissue dan lain sebagainya, Oleh karena itu untuk membantu merawat hutan Indonesia dengan kertas adalah dengan menggunakanya semaksimal mungkin, jangan membuang-buangnya, bahkan kebanyakan anak menggunakanya untuk lempar-lemparan atau main mainan, mereka cenderung menyobek kertas pada buku mereka untuk melawan temannya.

Juga ketika mengetik tulisan dalam komputer tanpa mengecek atau bahkan mengeditnya terlebih dahulu, alhasil hasil kerja kita kan salah, seseorang pasti ingin meremasnya lalu membuangnya ke tong sampah, padahal jika mampu kita maksimalkan untuk menjaga hutan dengan lebihteliti lagi ketika bersama dengan kertas, tissue maupun peralatan yang berbahan kertas lainnya.

Kebanyakan orang berpendapat bahwa penyebab rusaknya hutan hujan tropis di Indonesia adalah dengan penebangan hutam untuk dijadikan bahan baku kertas, tissue dan sebagainya, hal ini memang benar adanya, namun apakah seseorang sempat berfikir jika kertas itu perlu dan sangat penting, mengapa masih digunakan dengan tidak maksimal?

Padahal jika kita mulai telaah lagi pekerjaan kita menggunakan kertas akan lebih baik dan membantu merawat pohon yang telah ditebangi untuk bahan baku kertas. Juga tak semua kayu bahkan tak sembarangan pohon untuk dijadikan bahan baku kertas, namun beberapa masyarakat berasumsi bahwa pohon itu sebagai bahan baku kertas, namun mereka tak paham pohon mana saja yang diperlukan sehingga kata kata pohon mencakup semua pohon di hutan.

Hal ini banyak terjadi dikalangan masyarakat, sehingga sekelompok orang menyalahkan perusahaan perusahaan pembuat kertas dan tissue. Kayu kayu yang digunakan oleh perusahaan kertas untuk membuat bahan bakunya dianataranya pohon papyrus, mullberry dan pohon pinus.

Pohon papyrus merupakan salah satu jenis tumbuhan air, pohon ini banyak tumbuh di sekitar sungai Nil. Di kalangan bangsa Mesir pohon ini terkenal digunakan sebagai bahan kertas pada zaman Mesir kuno. Bangsa Mesir kuno memanfaatkan batang papyrus untuk digunakan sebagai kertas untuk menulis sebuah naskah.

Pemanfaatan pohon papyrus menjadi kertas ini juga digadang – gadang sebagai cikal bakal terbentuknya kertas pada zaman sekarang. Hingga saat ini pun pohon papyrus tetap digunakan sebagai bahan baku kertas, bahkan pada zaman mesir kuno biasa dijadikan sebagai pengganti kanvas yang harganya mahal bagi masyarakat mesir pada masa itu.

Pohon mullbery atau pohon daluan juga menjadi bahan baku kertas yang selajnutnya jika dirasa papyrus sudah mulai langka oleh petani petani papyrus, pohon daluan ini juga telah digunakan pada masa belanda, santri santri di pesantren pada masa itu senang menanam pohon daluan ini untuk memetiknya dan menuliskan diatasnya. Hal ini sangat membantu ketika pada masa penjajahan Belanda yang sulit untuk mendapatkan kertas putih dengan mudah.

Kertas yang sering kita gunakan umumnya terbuat umumnya terbuat dari kayu atau lebih tepatnya dari serat kayu dicampur dengan bahan-bahan kimia sebagai pengisi dan penguat kertas. Kayu yang digunakan di Indonesia umumnya jenis pinus.

Di mesin pembuat kertas, serat kayu ini dicampur dengan kayu yang berserat panjang contohnya pohon pinus.  Jadi bukanlah kayu sahaaja sebagai bahan kertas namun juga bahan bahan kimia lainya yang di campur untuk pembuatan kertas.

Jadi bukanlah semua pohon yang dijadikan sebagai pembuat kertas, namun hanya kayu kayu tertentu dan berkualitas saja yang cocok dijadikan pembuat kertas. Untuk beberapa kayu yang dibutuhkan biasanya ada sebuah pabrik yang sengaja menanam lahannya untuk di jual kepada pabrik pembuatan kertas atau buku, jadi pohon yang ditebang adalah pohon pilihan yang sudah dikembangbiakkan dari awal.