30 Desember 2016 adalah hari di mana saya memulai perjalanan ke Jogja. Dari Surabaya saya menempuh waktu yang lumayan lama. Disebabkan karena lalu lintas yang lumayan merayap, sehingga saya menempuh waktu 6 jam.

Ini bukannya pertama kali bagi saya untuk berwisata ke Jogja, sebelumnya saya pernah ke kota seni ini. Dimulai dengan memanjakan perut yang kosong ini dengan menyantap ayam goreng nikmat khas Jogja. Serta menyantap gudeg khas Jogja yang sedap ditambah dengan kreceknya yang nendang.

Setelah mengisi perut, saya pun berlanjut ke Upside Down World. Untuk para pecinta berfoto dengan keluarga, sahabat, teman sekolah, dsb. Saya rekomendasikan tempat ini. sebelum anda memasuki tempat ini untuk berfoto-foto.

Lebih baik Anda datang lebih pagi untuk mendapatkan tiket masuk di Upside Down World. Karena tempatnya yang unik serta cocok untuk para wisatawan. Membuat tempat ini ramai dan terkadang jika Anda datang lebih sore, kemungkinan Anda dapat kehabisan tiket masuk rumah unik ini.

Dari namanya saja dapat kita tebak kalau semua perabot rumah ini diletakkan terbalik, yaitu tepat di atas kepala kita. Jika Anda kesusahan untuk menemukan angle foto yang baik, di tempat ini, juga akan ada pegawai Upside Down World yang siap membantu Anda.

Selain itu, pastinya setelah berfoto-foto ria di Upside Down World, perut Anda yang sudah diisi tadi, kembali mengeluh kelaparan. Saya sarankan selain Anda mencoba gudeg serta ayam khas Jogja, Anda juga wajib mencoba bakso enak khas Jogja, terletak dekat klinik kopi Jogja. Saya yakin pasti Anda semakin cinta kota seni yang satu ini.

Bagi Anda para pencinta kopi dan bagi yang sudah menonton Ada Apa Dengan Cinta 2, Anda wajib ke tempat yang satu ini, tempat ini dinamakan klinik kopi.

Di klinik kopi, Anda juga perlu mengambil tiket antrian. Ketika nomor antrian sudah dipanggil, Anda tinggal memasuki ruangan klinik kopi ini serta mendapat penjelasan tentang kopi dari seorang Pepeng yang ramah. Anda pasti akan tahu Pepeng jika sudah menonton AADC 2. Selain kopi, mereka juga menjual makanan kecil yang nikmat jika disantap dengan kopi.

Tidak nyaman jika ke Jogja, tidak mencoba restoran baru yang unik. Restoran ini bernama D’Jamuran. Makanan yang disediakan restoran ini sangatlah unik.

Semua menu yang ada di restoran ini berbahan baku jamur. Selain itu, bagi Anda yang vegetarian, restoran ini cocok dengan Anda pastinya. Tempat ini juga nyaman sebagai tempat berkumpul keluarga besar.

Selain itu, jika Anda masih rindu dengan rasa D’Jamuran, restoran ini juga meyediakan cemilan jamur khas mereka yang siap untuk dibawa pulang.

D’Jamuran juga mempunyai tempat yang nyaman, di mana ada 2 bagian tempat. Yaitu smoking dan nonsmoking area. Dan tempat ini juga tidak kalah tenarnya seperti tempat lainnya.

Terakhir, tentunya tidak enak kalau pulang ke rumah Anda masing-masing tanpa membawa oleh-oleh. Tentu saja Anda harus mengunjungi tempat oleh-oleh yang satu ini. Selain oleh-oleh, tempat ini juga khas dengan bakpianya. Yaitu Bakpia Pathok 25 yang enak sekali. Mau berbagai selera pasti anda suka, karena Bakpia Pathok 25 juga menyediakan berbagai rasa.

Mereka juga menyajikan inovasi baru, dengan andalannya bakpia keju premium. Karena, jika Anda sudah bosan dengan bakpia kering seperti biasanya, Bakpia Pathok 25 juga menyediakan bakpia basah yang nikmat. Sekian pengalaman dari saya tentang kota seni ini, Jogja.