Al-Azhar Cairo PLG
1 bulan lalu · 87 view · 3 menit baca · Hiburan 21533_53504.jpg
BOV Photo

Virus Kpop

Siapa yang tidak kenal dengan Korea?, apalagi dengan artis-artisnya yang bisa dibilang WOW. Awalnya dari drama korea yang masuk ke indonesia pada tahun 2002, ‘Endlles Love’, cerita sedih tapi romantis. Membuat remaja indonesia terpikat dengan drama korea. Pada saat itulah muncul istilah “Hallyu” atau demam korea di berbagai negara.

Demam korea tidak hanya di indonesia, negara asia, amerika juga terkena demam korea. dengan di tandai situs-situs penggemar yang menjamur dari berbagai bahasa dan negara.

Setelah drama-drama bermunculan Kpop tidak ketinggalan. boyband yang sedang naik daun sekarang seperti BTS, EXO, BLACKPINK, Twice, GOT7, NCT, SHINEE, Super junior, Big Bang, dan banyak lagi menyebarkan virus demam Kpop di indonesia. 

Banyak orang terkena virus tersebut, akibatnya youtube selalu tujuan utama, flasdiks selalu standby, laptop tidak pernah mati. sehingga banyak orang yang ingin mempelajari bahasa dan kebudayaan korea.

Masuknya budaya K-pop yang membuat para remaja tergila-gila dan tentu memiliki dampak terhadap generasi muda ini. Sudah menjadi hak tersendiri bagi seseorang untuk mencintai dan mengidolakan siapa saja, namun remaja tahun ini terlalu berlebihan dan fanatik sehingga memunculkan sikap yang berlebihan. Dan hal tersebut memicu adanya dampak positif dan negatif bagi para K-popers (sebutan bagi fans K-pop).

Selain Kpop dan Korean drama, animasi korea pun ikut-ikutan sehinga menjadi sumber devisa kedua dari negara tersebut. Itulah mengapa Korea bersifat candu karena orang-orangnya yang kreatif dengan ide-ide baru yang fresh sehingga orang yang menontonnya pengen nonton lagi lagi dan lagi.

Semua pasti udah tau kalo sekarang di indonesia lagi terserang demam kpop, dari artis sampe masyarakat disekita kita, bahkan di facebook maupun twitter apalagi instagram demam kpop sangat kuat dan fans tersebut semakin gila-gilaan. 

“aku sendiri aja merasakan demam kpop, dari bangun sampai mau tidur selalu dengar lagu-lagu kpop, emang gak ada mati nya buat kpop.” Ujar salah satu remaja kpop fans ketika sedang mengobrol dengan saya. 

Suka teriak-teriak sendiri saat ngeliat foto terbaru artis K-pop itu sudah menjadi hal biasa bagi para kpopers. Orang yang terkena virus kpop sering sekali teriak-teriak gak jelas kalau sudah liat foto-foto terbaru artis kpop. Biasanya tidak cuma itu mereka juga sering jadikan picprofil.

Tangan dan kaki para kpop lovers otomatis ikut bergoyang kalau sudah mendengar lagu kpop. Sudah tau sendirikan kalau lagu-lagu kpop kebanyakan lagunya ngebeat dan pasti udah ada dance khasnya, nah penderita virus kpop ini kalau sudah denger lagu kpop rasanya tangan dan badan ini refleks untuk bergoyang ngikutin irama lagu.

Sebagai Kpop fans tentunya kita pengen tahu dong berita-berita tentang seleb kpop. Salah satu cara untuk tahu gosip yang lagi panas-panasnya di Korea sana adalah lewat Internet. Biasanya selalu ada situs di internet yang update baget tentang dunia Kpop, mau dalam bahasa Indonesia, Inggris, Thailad, Prancis, Spanyol atau yang lainya semua ada.

Supaya nada sambung kita tidak ‘tut tut tutan’ terus para kpop lover juga sering menjadikan lagu favorit kpop mereka sebagai ringtone maupun nada sambung. Hal itu bisa dijadikan salah satu cara untuk menyebarkan virus kpop kepada orang-orang disekitarnya.

Sering denger lagu-lagu Kpop pastinya kita udah gak asing lagi sama kosakata dalam bahasa korea misalanya aja Saranghae, oppa, kamshahamnida, anyeonghaseyo. Ternyata ada manfaatnya kita suka kpop, kita otomatis bisa tahu kosakata bahasa korea lumayan kan untuk nambah wawasan.

Untuk menunjukan bahwa kita Fans mereka otomatis kita ingin mengoleksi semua tentang idola kita. Mau itu lightstick, banner, cd, dan barang-barang lainnya. Tidak  jarang para kpop lover memburu atribut tersebut hingga pergi ke korea langsung dan membeli barang yang tentunya dengan harga fantastis.

Kebiasaan unik yang dimiliki para kpop lover sebelum tidur, yup gak bisa tidur sebelum melotototin poster-poster artis kpop yang ada dikamar. Selain liatin poster sebelum tidur, dengerin lagu-lagu kpop sebelum tidurpun menjadi ritual yang wajib dilaksanakan dan mungkin sambil berhayal jika bertemu dengan idol yang disukai

Menjadikan foto idola k-pop di desktop background komputer atau handphone. Saking cintanya sama kpop nih sampe-sampe kpop lovers menjadikan foto idola kpop mereka didesktop background komputer atau handphone bahkan mengoleksinya.

Memang ini adalah semua kebiasaan unik bagi pecinta Korea. Terlebih lagi banyak yang sampai mempelajari bahasa korea hingga belajar ke negeri ginseng tersebut. 

Mungkin ini bisa menjadi pengaruh buruk dan pengaruh baik bagi remaja di Indonesia, karena semua itu memiliki kekurangan dan kelebihan dari cara pandang masing masing orang. Kita memang boleh mengidolakan sesuatu akan tetapi tetap tidak boleh berlebihan karena suatu yang berlebihan itu tidak baik.