Gimana nih pendapat kalian tentang judul di atas? Anak muda zaman sekarang lebih mengutamakan branding daripada kegunaannya. Kenapa sih anak muda zaman sekarang lebih mentingin branding? Karena sebagian besar anak muda zaman sekarang sudah tergerus oleh perkembangan zaman. 

Sehingga gaya hidup mereka memaksakan mereka menggunakan brand mahal itu sebagai embel-embel agar dipandang orang lebih hits sehingga menimbulkan rasa gengsi pada diri mereka. Apa sih itu gengsi? Gengsi ialah suatu sifat yang merujuk kepada harkat dan martabat seseorang. 

Gengsi juga dianggap kebanyakan orang sebagai sifat yang lumrah pada zaman sekarang, mereka berlomba-lomba menaikkan harga diri mereka melalui barang yang dikenakan sebagai cara mereka menginterpretasikan gaya hidup mereka mengenakan barang tersebut sebagian daya saing satu sama lain. 

Daya saing itulah yang menimbulkan permasalahan masa kini terutama pada golongan anak muda zaman sekarang yang lebih mementingkan penampilannya. Contohnya teman saya yang bernama klis dia sering mengenakan barang-barang branded terutama pada aspek busana.

Klis sangat terobsesi dengan barang-barang  branded terutama barang impor seperti H&M, Champion, Converse, Vans. Ia tak segan-segan menunjukkan barang yang ia pakai dan juga menujukan harga barang yang ia pakai kepada teman-teman terutama teman yang sekelas termasuk saya sendiri menjadi korban pamernya. 

Kata si Klis memakai barang-barang branded meningkatkan kepercayaan dirinya dan mengubah penampilannya. Sebab orang-orang yang melihat dan paham, pandangannya akan langsung tertuju pada brand yang ia kenakan. Sebab anak muda zaman sekarang serba tahu tentang brand-brand ternama terutama yang dari luar negeri.

Barang-barang branded sangat menggerus brand lokal yang sebenarnya kualitasnya sama bagusnya. Semisal sepatu dari brand lokal yaitu compass yang kualitasnya termasuk paling bagus diantara brand lokal sepatu lainnya saja masih kalah dengan brand luar seperti converse, adidas, nike.

Dari aspek busana yang berasal dari brand lokal yang sekarang lagi hits seperti erigo, roughneck, hollygans masih saja kalah daya tariknya dengan brand luar seperti H&M, uniqlo, pull&bear yang notabenya kualitasnya sama bagusnya. Hanya kalah saing dengan brand luar tersebut.

Terlebih lagi anak muda zaman sekarang yang sangat menerapkan perilaku gengsi ini dalam kehidupan sehari-hari. Mereka sering kali berbelanja di Mall-Mall besar untuk membeli barang yang fungsinya sama daripada memilih berbelanja di Swalayan. Karena dengan mereka berbelanja di Mall berkesan lebih mewah dan keren.

Penggunaan gadget pada zaman sekarang juga sangat mempengaruh gaya hidup, perilaku, dan gengsi seseorang. Salah satu brand gadget yang sangat bergengsi pada anak muda zaman sekarang yaitu iPhone. iPhone menjadi salah satu perwujudan hits bagi anak muda zaman sekarang. 

Katanya sih ga iPhone ngga keren yaitu persepsi yang masuk akal bagi kehidupan anak muda zaman sekarang. Dengan potret wajah menggunakan kaca dengan bertujuan menunjukkan bahwa gadget mereka iPhone atau bahasa kerennya biasa disebut flexing kamera iPhone.

Dengan melakukan hal tersebut seseorang dapat menunjukkan bahwa dirinya keren, semakin meningkatkan kepercayaan diri saat menggunakan iPhone daripada menggunakan gadget yang sistemnya android. Bahkan ada sebagian pengguna gadget android yang minder ketika ada temannya yang merupakan pengguna iPhone. 

Mindset itu yang seharusnya diubah oleh anak-anak muda zaman sekarang. Tidak harus iPhone gadgetnya tapi sesuaikan dengan dana dan kebutuhan, hanya karena tidak memiliki iPhone menjadi punya rasa minder. Buang jauh-jauh rasa minder itu apalagi jika memaksakan untuk membelinya mending utamakan fungsi tidak selalu mengikuti gengsi.

Tak lepas dari gadget globalisasi juga sangat berpengaruh pada kehidupan zaman sekarang. Perilaku gengsi dan juga konsumtif sangat mendominasi hingga sampai saat ini. Banyak makanan-makanan cepat saji dari luar negeri yang sangat banyak hadir di Indonesia, seperti Mcd, Kfc, Burger King.

Brand makanan luar tersebut menjadi alasan orang di Indonesia berperilaku konsumtif. Mereka juga tidak segan mengeluarkan kocek lebih dalam untuk membelinya di brand tersebut daripada membeli di rumah makan biasa, misalnya seseorang memiliki uang lebih pasti jika ingin membeli ayam memilih di brand seperti Mcd daripada di rumah makan biasa.

Maka dari itu sebaiknya perilaku gengsi yang terjadi pada kehidupan seperti pada zaman sekarang perlu dikurangi dengan menerapkan teori bersyukur atas apa yang diberikan oleh Sang Kuasa, ada juga beberapa tips untuk mengurangi dan menahan diri agar tidak dikendalikan oleh rasa gengsi adalah sebagai berikut:

1. Tetap menjadi diri sendiri, tetap teguh pendirian dan yang terpenting tetaplah menjadi dirimu sendiri.

2. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain, perilaku ini membuat diri sendiri merasa tak cukup dan insecure terhadap apa yang Anda miliki.

3. Hindari sikap keras kepala, menerima pendapat dan menerima setiap kritikan orang lain mampu membuat diri Anda menjadi lebih baik, karena dengan kata lain evaluasi diri.

4. Tak ragu mengucapkan terima kasih dan maaf, karena dua kata ini mengajarkan untuk menjadi individu yang senantiasa rendah hati.

 

Semoga bermanfaat dan sekian terima kasih