Kemampuan adalah suatu hal yang berhubungan dengan keahlian seseorang dalam melakukan sesuatu. Tidak dipungkiri dalam melakukan sesuatu seseorang butuh terbiasa agar bisa. Sehingga dalam pelaksanaannya seseorang tersebut dapat dikatakan berhasil atau tidak. 

Suatu contoh dalam dunia kerja, untuk diterima dalam sebuah pekerjaan X seseorang diwajibkan untuk bisa menganalisis data dengan komputer. Seseorang tersebut, tentu sebelumnya harus sudah bisa mengoperasikan komputer atau sudah terbiasa agar dapat diterima di pekerjaan X, jika tidak bisa, otomatis akan gagal seleksi.

Pentingnya memiliki kemampuan yang menunjang pekerjaan di bidang engineering adalah hal wajib yang harus diketahui seorang engineer. Menurut prasetyo (2013) “Engineer adalah seorang professional yang bertanggung jawab untuk memproduksi produk yang cocok untuk digunakan oleh klien”. Secara umum kemampuan seseorang itu dibagi menjadi dua yaitu hard skill dan soft skill.

Dalam prakteknya seorang engineer wajib memiliki hard skill yang sesuai di bidangnya. Profesi engineer yang dimaksud merujuk pada agricultural engineering. Di era revolusi industri 4.0, pertanian sudah mulai berkembang pesat dengan adanya teknologi modern yang membantu pekerjaan petani menjadi lebih mudah dan efisien. Oleh karenanya penting bagi seorang engineer untuk lebih peka dengan perkembangan zaman agar dapat mengembangkan lebih jauh dunia pertanian.

Skill atau ketrampilan merupakan bagian dari proses hasil belajar selain pengetahuan dan sikap yang disebut kompetensi atau kemampuan kerja. Ketrampilan manusia itu ada dua yaitu hard skill dan soft skill. Hard skill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ketrampilan teknis yang sesuai dengan bidang ilmunya serta berkaitan dengan intelligence quotient (IQ) (Budiningsih et al, 2020).Untuk menunjang hal tersebut, seorang engineer harus memiliki hard skill yang harus dikuasai minimal sesuai bidang nya. Salah satu contoh hard skill yang harus dimiliki seorang engineer dalam bidang pertanian yaitu menguasai teknologi komputer. 

Di era digital, komputer memiliki peranan yang sangat penting yang dapat membantu memecahkan permasalahan di bidang pertanian. Komputer dapat digunakan untuk merancang atau mendesain suatu alat dan mesin pertanian modern untuk membantu pekerjaan petani.

Secara umum kemampuan seseorang dibagi menjadi dua yaitu kemampuan teknis (hard skill) dan kemampuan non teknis (soft skill). Dalam dunia kerja kedua kemampuan tersebut dibutuhkan, untuk menunjang pekerjaan yang mereka ambil. Dalam dunia engineering, kemampuan yang paling dibutuhkan yaitu kemampuan teknis (hard skill).

Hard skill merupakan kemampuan teknis untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta yang berhubungan erat dengan bidang ilmunya (Prasetyo, 2020). Dalam dunia kerja engineering dikenal istilah profesi engineer yaitu profesi insinyur yang dapat berkerja secara individual dan professional yang berasal dari latar belakang berbeda dan mengerjakan proyek engineering (Windiarti, 2017).

Kemampuan teknis yang dimiliki calon pekerja seperti kemampuan menggunakan alat, mengolah data, memngoperasikan computer, dan mengetahui pengetahuan tertentu adalah pengertian yang merujuk pada skill yang selanjutnya disebut dengan hard skill (Manara, 2014). 

Dewasa ini, perkembangan teknologi semakin pesat dan kompetisi semakin ketat. Untuk itu, memiliki kemampuan yang mampu mendongkrak karir perlu di latih dan dikembangkan secara signifikan. Seorang engineer tentu saja harus mampu adaptif dengan perkembangan zaman. Memiliki ketrampilan yang dapat meningkatkan karir serta mampu menghadapai berbagai macam tantangan global.

Kemampuan teknis memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia kerja. Dengan memiliki bekal ketrampilan secara teknis, seseorang akan mudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dan relevan dengan ilmu yang dipelajari selama kuliah. Untuk dapat meningkatkan ketrampilan, seseorang perlu belajar dan berlatih untuk bisa menguasai kemampuan teknis (hard skill) yang sesuai bidangnya.

Dengan demikian pentingya memiliki hard skill yang sesuai dengan bidangnya adalah modal dalam memasuki dunia kerja. Tidak dipungkiri bahwa di era revolusi industry 4.0, hard skill sangat dibutuhkan untuk menghadapi arus globalisasi. Kemampuan dasar yang penting adalah dapat menguasai teknologi komputer. Dimana di era sekarang telah melibatkan teknologi dalam membantu pekerjaan manusia, dan tentu saja untuk mempermudah pekerjaan.

Namun tanpa disadari, jika diperhatikan dengan adanya teknologi yang semakin maju pekerjaan yang dulunya ada sekarang banyak yang hilang dan digantikan dengan teknologi robotik. Melihat kasus tersebut yang sudah banyak diperbincangkan, sebagai calon engineer tentu saja harus dapat mengatasi permasalahan tersebut salah satunya dengan meningkatkan hard skill.

Hard skill merupakan kemampuan yang lebih codong ke arah teknis seperti pengolahan data, penguasaan computer, dan penguasaan teknologi. Kemampuan teknis (hard skill) yang dimiliki seorang engineer antara lain dapat menguasai teknologi, mampu mengolah data, dan mampu mengoperasikan komputer dan sebagainya.

Dalam dunia kerja terutama engineering, hard skill sangat dibutuh kan oleh seorang engineer untuk mampu bekerja sesuai dengan bidangnya. Meningkatkan hard skill menjadi salah satu hal yang penting dilakukan sebagai seorang calon engineer.