Menceritakan sebuah desa kecil yang memiliki ekonomi di bawah rata-rata bernama kampung Tirang, Salah satu desa di Tegal, Jawa Tengah yang kehidupan warganya jauh dari kata modern. Pada hari di mana awal mula film terjadi dikabarkan seorang anak yang bernama Slamet yang di kabarkan sudah tidak bernyawa akibat tenggelam pada saat sore hari.

Dan disinilah seorang aktor bernama Turah yang merupakan warga asli kampung Tirang, Yang saat itu ikut melihat proses pemakaman Slamet yang sudah selesai di makamkan. Setelah itu Turah pulang ke rumah nya yang di sana ada istrinya yang bernama Kanti, Dimana mereka belum dikaruniai satu orang anak tetapi hal tersebut tidak menjadi masalah dan kehidupan rumah tangga mereka baik-baik.

Keesokan pagi muncul 2 petugas sensus yang sedang mendata warga kampung Tirang dalam rangka pilkada tahun tersebut, Selesai memberikan data keluarga Kanti, Kanti pun bertanya tentang kapan kampung Tirang bisa mendapatkan listrik dan air bersih yang dimana dari pilkada sebelumnya mereka hanya di beri janji-janji manis, Sampai saat tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.

Dengan santai nya petugas sensus menjawab bahwa itu bukan urusan mereka kemudian pergi meninggalkan Kanti tanpa penjelasan lebih detail.

Dan di scene selanjutnya kita akan di kenalkan dengan pria perkepala botak yang bernama Pakel yang dimana dia adalah orang kepercayaan juragan yang mempunyai tambak ikan di kampung Tirang, Yang dimana sebagian besar penghasilan warga kampung Tirang berasal dari tambak miliki juragan Pakel.

Begitu pun air bersih yang di suplai untuk warga kampung Tirang berasal dari juragan nya Pakel, Ketika Turah yang dia juga seorang pekerja di tambak tersebut di perintah kan pulang oleh Pakel karena juragan memberikan tugas baru yaitu menjaga warga kampung Tirang sehingga Turah tidak perlu lagi untuk bekerja di tambak milik juragan.

Turah pun menjelaskan bahwa dia sudah bisa bekerja di kampung Tirang tanpa harus ke tambak di karenakan pekerjaan nya sekarang adalah menjaga keamanan kampung Tirang, Hal tersebut disambut bahagia oleh Kanti karena dia bisa makan bersama dengan suaminya.

Setelah itu kita akan diperlihatkan tetangga sekaligus sahabat Turah yang masih warga kampung Tirang beliau bernama Jadag seorang pria dengan usia kepala lima tetapi dia menjalakan kehidupan nya dengan mabuk, Bermain judi dan kebiasaan buruk lainnya sehingga wajar saja istri nya sering mengeluh tentang Jadag yang kerjanya semrawut dan tidak memenuhi kebutuhan keluarga nya.

Turah yang muncul untuk memisahkan mereka berdua sempat di bentak oleh Jadag tetapi dengan maksud yang baik Turah tetap menyuruh Jadag untuk tenang dan menyuruh mereka untuk melihat anak nya bersembunyi karena ketakutan akibat pertengkaran mereka berdua yang tidak selesai-selesai.

Ingin tau kelanjutan dari isi cerita film Turah ini, Film yang di produksi oleh Fourcolour Films pada tahun 2016 ini berdurasi 83 menit yang disutrafarai oleh Wicaksono Wisnu Legowo, Di produseri oleh Ifa Isfansyah. Turah menceritakan tentang kehidupan masyarakat kampung Tirang di kota Tegal yang mengalami isolasi selama bertahun-tahun yang kemudian memunculkan berbagai masalah.

Banyak orang berspekulasi bahwa film Turah ini adalah sebuah gambaran dari politik di Indonesia, karena ada scene yang menampilkan hal yang di luar batas wajar, Yang membuat film ini ada kaitan nya dengan unsur politik. Dan juga banyak penonton yang menganalogikan film ini secara berlebihan.

Juga ada yang mengaitkan alur ceritanya dengan sistem pemerintahan dan kehidupan politik yang rumit, membuat film Turah ini terasa berat untuk di tonton, Yang seharusnya film ini memiliki alur yang sederhana yang menggambarkan kehidupan sehari-hari yang kita alami, terkecuali bagi beberapa orang yang tinggal di kota.

Bagi orang kota yang belum pernah merasakan kehidupan yang sederhana dan jauh dari kata modern, Mungkin tidak akan merasakan sulit nya listrik dan air bersih. Dan jika malam tiba warga yang berada di kampung harus memakai damar / togok untuk menerangi gelapnya malam sehingga warga merasa nyaman untuk beristirahat.  

Dan jika kita mencari siapa yang jahat dan siapa yang baik, siapa protagonist dan antagonist nya, Jawabannya tentu tidak ada, Karena film ini menilai banyak perspektif masyarakat di kehidupan sehari-hari. Meskipun cerita ini fiktif, Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari tokoh yang bernama Turah.

Maka dari itu, Jika kalian ingin tau apa saja yang akan terjadi dalam film yang berjudul Turah ini, Kalian bisa menonton film ini secara gratis di platform media online secara gratis dan kalian bisa menilai sendiri, Apa saja yang dibahas dalam film tersebut dan mengambil hal baik yang terdapat dalam film untuk di praktekkan di dunia nyata.