Mahasiswa
3 minggu lalu · 94 view · 3 min baca menit baca · Pendidikan 35012_63527.jpg

Tipe Dosen Idaman Mahasiswa

Dosen memang sangat erat berhubungan dengan dunia perkuliahan. Dosen adalah unsur yang jelas penting sekali untuk universitas. Jika tidak ada dosen, bagaimana sebuah universitas bisa beroperasi?

Setiap harinya kamu bakal menemui tipe-tipe dosen yang bermacam-macam. Bahkan, dosen sering kali menjadi momok menakutkan bagi sebagian mahasiswa atau biasa yang kita sebut dengan Dosen Killer

Di balik seorang dosen, di bawah ini ada beberapa tipe dosen yang paling disukai oleh mahasiswanya yang menjadi Mood Booster-nya Mahasiswa ketika di kampus. Jadi gak bosan deh ngampus sampai sore.

Berikut 8 tipe dosen idaman yang dsukai mahasiswa; yang terakhir nyindir banget lho!

1. Tidak menyusahkan dan mempersulit mahasiswa

Kita tahu kemampuan setiap manusia itu berbeda-beda. Oleh karena itu, jangan pernah menuntut mahasiswa Anda untuk bisa mengikuti “keinginanmu” dengan sangat amat persis sesuai apa yang Anda mau. Anda harus bisa melihat kemampuan dan potensi mahasiswamu ketika memberi tugas ataupun ujian.

Berikan mereka kebebasan untuk bereksplorasi dalam mengerjakan setiap tugas yang Anda berikan. Jangan mempersulitnya ketika kebingungan. 

Mereka sekarang sudah berada di bangku kuliah, jadi cara mendidiknya tentu sudah tidak sama dengan ketika dia dibangku sekolah SD, SMP, SMA yang harus didikte. Kebebasan berpikir adalah segala-galanya saat sudah dibangku kuliah, asal tidak terlebihan.

2. Santai dan jangan terlalu serius, bawa bercanda dikit

Kuliah merupakan hal serius, tapi bukan berarti Anda harus menjadi sosok dosen yang sangat serius dan kaku yang tidak bisa diajak bercanda. Memasang tampang menyeramkan malah membuat mahasiswa takut dan membosankan. 


Serius namun santai akan membuat suasana perkuliahan menjadi lebih hidup. Apalagi diselingi dengan canda tawa serta lelucon, pastinya ngakak banget sehingga satu lokal tertawa bersama pasti hal tersebut sangat menyenangkan bagi mahasiswa, sehingga tidak menimbulkan jarak antara dosen dan mahasiswa.

3. Dosen gaul yang selalu mengikuti perkembangan zaman

Dosen yang mampu mengikuti perkembangan zaman pasti akan lebih mudah memahami apa yang menjadi tren di kalangan mahasiswanya. Hal ini juga akan sangat berguna untuk Anda membangun interaksi, membangun suasana kelas agar tidak kaku sehingga Anda bisa menjadikan hal yang ngetrend menjadi bahan perkuliahan. 

Perkembangan zaman memang selalu berubah setiap saat, tapi tidak ada salahnya dosen juga ikut selalu mengupdatenya, baik dari segi teknologi, gaya pakaian, gaya bicara, hingga mungkin sesuatu yang baru bisa Anda lontarkan pada mahasiswa untuk mengurangi ketegangan akibat materi yang dipelajari. Ibarat katanya, Dosen Gaul

4. Akrab dengan mahasiswa dan tidak cuek

Meski Anda seorang dosen, bukan berarti Anda tidak bisa dekat dengan mahasiswa. Kalau Anda bisa menjadi sosok yang dekat dengan mahasiswa, dijamin Anda akan menjadi idola tersendiri. Apalagi kalau Anda gak pilih kasih dan tidak pernah membandingkan mahasiswa satu dengan mahasiswa lainnya.

Menjalin komunikasi yang baik dengan mahasiswa itu sangat diperlukan. Dengan begitu akan lebih memudahkan dosen dalam berinteraksi dengan para mahasiswa, juga akan lebih saling mengenal kepribadian masing-masing. Selanjutnya juga akan lebih memudahkan Anda dalam menyampaikan materi perkuliahan.

5. Memberikan motivasi

Dekat dengan mahasiswa saja kadang tidak cukup. Pasti ada banyak tipe mahasiswa yang Anda hadapi dengan berbagai masalah atau kendala yang mungkin sedang mengganggu konsentrasi belajarnya. 

Kalau Anda bisa menjadi sosok motivator untuk mahasiswamu tetapi tidak menggurui, maka Anda akan menjadi dosen paling menyenangkan di kalangan mahasiswa.

Misalnya, Anda memberikan contoh yang baik atau sebuah kalimat motivasi kepada mahasiswa, sehingga mahasiswa tersebut langsung bisa mengimplementasikan nilai-nilainya ke dalam kehidupan sehari-hari

6. Tidak alergi dengan saran dan kritik dari mahasiswa


Kebanyakan dosen menganggap dirinya sebagai sosok paling benar dan tidak bisa diganggu gugat jika sudah bersuara memutuskan sesuatu. Maaf saja, tapi kadang dosen seperti itu terkesan terlalu menganggap dirinya paling sok tahu segalanya. 

Jika Anda tidak mau menjadi dosen yang tidak disukai oleh mahasiswa, cobalah menjadi sosok yang mau mendengarkan saran dan kritik. Toh menerima saran dan kritik dari mahasiswa sendiri tidak akan membuatmu menjadi jelek.

7. Jangan memberi deadline tugas terlalu cepat

Memberi tugas memang sudah kewajiban Anda sebagai dosen. Tapi Anda perlu memperhatikan porsi tugas-tugas yang Anda berikan. 

Jangan terlalu menjejali mereka dengan aneka tugas yang memberatkan. Apalagi tugas, kan, tidak hanya datang dari Anda saja; pasti dosen lain juga sudah banyak memberikan tugas-tugas wajib yang harus kejar setoran.

8. Tidak pelit dengan nilai

Nah, ini tipe dosen yang idaman banget bagi mahasiswa. Mahasiswa menyukai tipe dosen ini yang tidak pelit dalam memberikan nilai.

Tidak perlu terlalu kejam dalam memberi nilai. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Apa pun hasil yang mereka kerjakan, berikan sedikit penghargaan atas kerja kerasnya berupa nilai meski hanya minim. Dengan begitu, mahasiswa Anda tidak akan sangat terbebani oleh apa yang sudah menjadi kewajibannya sebagai mahasiswa.

Nah, selanjutnya, mari kita berdoa semoga dosen-dosen yang membaca artikel ini tidak pelit dalam memberi nilai, dan mau memberikan kita nilai yang tertinggi serta bapak atau ibu dosen bisa menerapkan metode, tips, atau masukan dari mahasiswa sehingga bisa menjadi dosen favorit dan idaman.

Artikel Terkait