Maaf, tolong, dan terima kasih adalah 3 kata ajaib yang kini kian luntur digunakan. Penggunaan kata tersebut telah digantikan dengan kata-kata yang lebih gaul.

Sebagai bagian dari generasi millennial ini, sudah sepantasnya untuk menjaga dan menerapkan dalam setiap berkomunikasi atau berhubungan dengan orang lain.

Kepada siapapun itu, baik teman, orang lebih muda, bahkan orang yang lebih tua. Seajaib apa sebenarnya 3 kata itu?

Kita sudah tahu tentunya, maaf digunakan ketika kita membuat salah kepada orang lain. Akan tetapi, dalam kenyataannya banyak orang gengsi menggunakan kata ini.

"Lho bukan aku kok yang salah", "Eh, dia dulu tuh yang mulai cari gara-gara", "Aku gak bersalah, jangan suruh aku duluan yang minta maaf", dan masih banyak kata-kata lainnya.

Tetapi oh ternyata, orang yang berani meminta maaf terlebih dahulu, baik dia yang salah atau bukan, itulah yang disebut orang hebat. 

Kenapa bisa gitu? Mungkin kita sendiri tidak menyadari segala perbuatan atau perkataan yang kita tunjukkan ke orang lain, menyinggung atau menyakitinya. 

Dengan kata maaf ini, kita juga bisa menjaga perasaan atau menghargai perasaan orang lain, bukan hanya memikirkan diri sendiri.

Meminta maaf bukan berarti kita melakukan kesalahan, jika kita merasa mengganggu waktu orang lain pun kita harus mengatakan maaf. 

"Maaf ya, aku mau nanya nih", "Sebelumnya maaf aku mau tahu tentang ini dong", dan masih banyak lainnya. Kata maaf itu akan sangat berarti ketika kita gunakan. Pihak lain yang berkomunikasi dengan kita akan merasa dihargai dan dihormati juga.

Selain kata maaf, tolong dan terima kasih juga kata yang sangat ajaib. Kita mulai dari kata tolong. Tolong, 6 huruf, berjuta makna. 

"Tolong tutup pintunya ya, Dek", "Tolong banget nih, ajarin nomer 1 ini dong", "Minta tolong untuk dijelaskan kembali materi yang sebelumnya, Ibu".

Tolong digunakan jika seseorang membutuhkan bantuan atau jika seseorang tidak mampu melakukan suatu pekerjaan sendiri. Menolong atau membantu adalah hal yang sangat mulia.

Akan tetapi, bagaimana seseorang akan membantu dan menolong jika yang membutuhkan tidak baik dan tidak sopan? Pastinya mereka enggan untuk menolongnya atau justru merasa kesal.

Penggunaan kata tolong ini sangat penting untuk kita mendapatkan hasil atau tujuan dari apa yang kita mau. Jangan pernah merasa ketika kita kita menggunakan kata tolong, kita merasa rendah.

Yang terakhir adalah terima kasih. Biasanya seseorang akan menggunakan kata ini ketika suatu tujuan atau keinginannya terpenuhi oleh orang lain.

Kata ini mungkin dianggap sebagai sebuah kata yang biasa saja. Akan tetapi, ketika kita menggunakan kata terima kasih ini dalam berkomunikasi akan memberikan dampak yang besar.

Kata ini tidak hanya digunakan setelah seseorang mendapatkan keinginannya saja. Bisa juga ketika seseorang belum mendapatkan keinginannya, tetapi meminta bantuan kepada orang lain. Orang yang dimintai bantuan juga akan merasa berarti.

Sesudah memberikan bantuan, seseorang tidak mengharapkan apapun dari kita. Cukup dengan kata terima kasih ini, seseorang akan merasa bahwa usahanya dihargai.

Penggunaan 3 kata ajaib ini, harus diterapkan dari orang muda ke orang tua, begitupun sebaliknya, dan juga antar sesama.

Ajaibnya kata ini adalah bisa menghasilkan sesuatu yang kita mau. Dikarenakan kata ini dapat bisa menghargai, menghormati, dan juga membuat orang lain menjadi disegani.

Sekarang ini, 3 kata ajaib, maaf, tolong, dan terima kasih, sudah mulai jarang digunakan. Seseorang biasanya akan langsung mengatakan sesuatu yang diinginkan tanpa menggunakan kata tersebut.

Para generasi millenial sekarang ini juga sudah mulai mendapat kata-kata gaul lebih banyak. Kata serapan pun sebenarnya bisa digunakan menggantikan 3 kata ajaib ini. Akan tetapi, kesan yang diterima pastinya berbeda. 

Misalnya saja "Sorry ya udah ganggu waktunya nih" atau "Thanks atas bantuannya". Kalimat semacam inilah yang lebih sering digunakan sekarang ini.

Sebagai warga Indonesia, terutama generasi millenial, lebih baik menggunakan 3 kata ajaib milik kita sendiri. Selain agar kesan yang diterima tidak berbeda, melestarikan bahasa Indonesia juga perlu dilakukan.

Berkembangnya teknologi yang semakin maju, memberikan banyak dampak dalam kehidupan. Kita harus bisa menyaring kebudayaan-kebudayaan itu agar tidak melunturkan budaya Indonesia.

Budaya yang tidak sesuai dengan nilai Pancasila dapat ditinggalkan dan diabaikan, tetapi jika budaya yang masuk memberikan dampak positif dapat disaring ulang atau nantinya dapat menjadi akulturasi atau pencampuran.

Oleh karena itu, budayakan 3 kata ajaib ini. Selalu terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya sebuah kata, tetapi makna yang terkandung sangatlah besar.

Kata ajaib ini dapat diajarkan kepada anak-anak sejak kecil. Orang tua yang selalu menggunakan 3 kata ini ketika berbicara, kemungkinan besar akan ditiru oleh sang anak.

Pada usia anak-anak semua yang dilihatnya akan ditirukan, maka dari itu penggunaan kata-kata ajaib dalam setiap komunikasi adalah hal yang harus dilakukan. Dengan demikian, ketika sudah remaja bahkan dewasa akan terbiasa menggunakan kata maaf, tolong, dan terima kasih.