Pertengahan tahun 2020 saat ini menjadi momen-momen calon mahasiswa baru untuk memasuki dunia kampus. Bulan Juli 2020 bertepatan dengan momen Seleksi Masuk Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sementara bagi mereka yang memutuskan untuk memasuki perguruan tinggi swasta terdapat jalur tes tersendiri dari Universitas terkait.

Sebagai mahasiswa sudah menjadi kegiatan rutinitas yang disebut kuliah. Kegiatan kuliah khususnya pada mahasiswa S1 biasanya dilakukan selama 6-7 semester atau selama 3-3,5 tahun. Semester 7-8 menjadi momen mahasiswa untuk mengerjakan skripsi.

Skripsi berbeda dengan mata kuliah pada umumnya. Skripsi menuntut mahasiswa untuk melakukan penelitian dan kemudian dituliskan dalam sebuah karya tulis ilmiah.  

Sudah bukan menjadi rahasia umum skripsi menjadi momok bagi sebagian mahasiswa. Bagaimana tidak, lulus atau tidaknya mahasiswa ditentukan oleh skripsi. Lama atau cepatnya mahasiswa menyelesaikan studinya juga ditentukan oleh skripsi.

Cepat lambatnya mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi bukan hanya tergantung pada kecerdasan intelektual mahasiswa. Karena pada saat mengerjakan banyak sekali hal-hal yang harus dilakukan. Hal-hal tersebut menuntut kegigihan, ketelatenan, dan kesungguh-sungguhan mahasiswa.

Beberapa hal yang harus dilalui mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya diantaranya, kegiatan penelitian, bimbingan dosen, dan menyusun sebuah karya tulis ilmiah. Semua kegiatan tersebut tidak bisa hanya mengandalkan kecerdasan intelektual.

Saya secara pribadi merupakan salah satu pendukung mahasiswa agar cepat dalam mengerjakan skripsinya. Menurut saya lama waktu yang ideal dalam mengerjakan skripsi adalah 1/2-1.5 tahun. Jika skripsi dikerjakan mulai semester 7, mahasiswa dapat menyelesaikan studi selama 3,5 tahun (cumlaude)-4 tahun.

Menurut saya ada tiga alasan mengapa skripsi seharusnya segera diselesaikan diantaranya:

Kuliah merupakan amanah dari orang tua 

Anak yang bisa kuliah sudah pasti mendapat dukungan dan restu dari orang tua. Dukungan tersebut bukan hanya sekadar dukungan material berupa dukungan pembiayaan perkuliahan seperti SPP, uang gedung, dan uang saku, namun juga dukungan non material seperti bantuan doa dan semangat yang tiada henti.

Kuliah menjadi sebuah amanah dari orang tua yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Sudah sepatutnya sebagai mahasiswa untuk membanggakan orang tua dengan lulus tepat waktu. Hampir semua orang tua akan bangga jika melihat anaknya yang diwisuda dengan waktu kelulusan yang ideal.

Dengan lulus tepat waktu selain membanggakan orang tua juga meringankan peran orang tua dalam pembiayaan. Meskipun tidak semua mahasiswa juga bergantung pada biaya orang tua banyak diantaranya juga mampu kuliah secara gratis melalui beberapa beasiswa.

Skripsi merupakan sarana mengerti tentang dunia penelitian

Skripsi merupakan tahap awal bagi mahasiswa untuk mengerti terkait dunia penelitian. Skripsi dianalogikan dengan ‘apa’.  Misal penelitian terkait ‘apakah’ ada pengaruh pemberian jumlah pupuk NPK pada pertumbuhan tanaman kedelai. Jadi skripsi merupakan pembelajaran mahasiswa untuk mengerti di dunia penelitian. Sudah sepatutnya untuk diselesaikan tepat waktu karena pada hakikatnya skripsi menuntut untuk mencari jawaban dari ‘apa?’.  

Jka memang ingin mendalami lebih serius terkait apa yang diteliti bisa untuk melanjutkan studi S2 untuk mengerjakan thesis.  Thesis dapat menjawab pertanyaan ‘ Apa dan Mengapa?’. Dalam artian apa yang anda teliti dan mengapa hasil penelitiannya seperti itu.  Misal penelitian terkait ‘apakah’ ada pengaruh pemberian jumlah pupuk NPK pada pertumbuhan tanaman kedelai? dan ‘mengapa’ ada pengaruh pemberian jumlah pupuk NPK pada pertumbuhan tanaman kedelai?.

Jika ingin lebih serius lagi bisa melanjutkan studi S3 untuk mengerjakan disertasi. Disertasi akan menjawab pertanyaan ‘Apa, Mengapa, dan Bagaimana?’. Dalam artian apa yang anda teliti dan mengapa hasil penelitiannya seperti itu dan bagaimana penerapannya agar hasil penelitian bisa seperti itu. Misal penelitian terkait ‘apakah’ ada pengaruh pemberian jumlah pupuk NPK pada pertumbuhan tanaman kedelai?, ‘mengapa’ ada pengaruh pemberian jumlah pupuk NPK pada pertumbuhan tanaman kedelai?, dan ‘bagaimana’ pemberian jumlah pupuk NPK bisa mempengaruhi pertumbuhan tanaman kedelai?.

Lama studi saat kuliah menjadi pertimbangan di dunia kerja

Mahasiswa yang telah lulus kuliah secara umum akan mencari pekerjaan baik itu di Instansi milik Pemerintah maupun swasta. Meskipun beberapa mahasiswa yang telah lulus tidak selalu memutuskan untuk terjun di dunia kerja. Beberapa diantara mereka memilih untuk menjadi wirausawahan.

Disini yang saya tekankan bagi mereka yang memutuskan untuk mencari pekerjaan. Lama studi menjadi salah satu pertimbangan instansi tersebut untuk menerima atau tidaknya calon karyawan. Saya mendengar secara langsung dari teman yang mengikuti wawancara di perusahaan swasta. Pewawancara tersebut menanyai mengapa tingkat kelulusan dari teman saya tersebut cukup lama. Dan ternyata teman saya tidak lolos di tahap tersebut.

Memang tidak berarti yang lulusnya lama juga tidak diterima di suatu perusahaan. Karena banyak alasan mengapa si mahasiswa ini lulus dalam waktu yang lama. Namun, secara umum mereka yang lulus tepat waktu akan lebih dipertimbangkan.