Design n IT Support
3 bulan lalu · 727 view · 3 menit baca · Sosok 34584_80853.jpg
Tumpukan Corrugated Sheet (Dok. Pribadi)

Lelaki Kardus

Senin dan waktu sudah menunjukkan pukul 07.20 WIB.

Suhu udara pagi ini cukup dingin karena semalam turun hujan cukup lama. Karyawan shift pagi sudah mulai bersiap, berkumpul untuk briefing. Beberapa menit kemudian seorang pria tergesa-gesa menuju mesin absen. “Terima kasih”, begitu mesin absen berbunyi setelah jari jempolnya menyelesaikan kewajibannya pagi itu.

Dengan sedikit berlari pria ini langsung bergabung dalam barisan. “Maaf datangnya agak terlambat”, ucapnya. Bobi Hartanto, seorang karyawan bagian pengiriman PT Konverta Mitra Abadi, Paper and Packaging Products – APP Sinar Mas. Sehari-hari ia mengatur semua jadwal pengiriman kardus kepada customer.

Tidak banyak yang tahu kalau pria ini dahulu adalah karyawan harian lepas biasa, di bagian bongkar muat dan semua perjalanan kariernya bermula dari sini.

Awal yang Melelahkan

Semua dimulai pada pertengahan tahun 2010, ketika perusahaan membutuhkan karyawan harian lepas untuk ditempatkan pada bagian bongkar muat. Postur tubuhnya yang kecil tidak menyurutkan niatnya untuk tidak memilih pekerjaan itu. Pekerjaan yang menurut sebagian orang cukup berat.

Menurunkan ratusan bahkan ribuan lembar corrugated sheet dari truk ke atas conveyor dan menaikkan puluhan ikat kardus yang siap kirim ke dalam mobil ekspedisi setiap harinya. Dibalik tubuh kecilnya ternyata tersimpan tenaga yang cukup besar, bahkan melebihi tenaga pria yang jauh lebih besar darinya.

Aktifitas Bongkar Muat PT Konverta Mitra Abadi (Dok. Pribadi)


Banyak yang sudah mencoba pekerjaan ini. Ada yang bertahan, ada yang tidak. Paling lama hanya sanggup 2 atau 3 hari. Butuh tenaga, fisik, stamina yang kuat yang tidak semua orang mampu melakukannya.

Dalam satu hari, ia bersama keempat temannya membongkar 1 – 5 mobil truk, yang satunya bisa bermuatan 7 – 10 ton. Maksimal hanya 5 mobil yang mampu dibongkar dalam satu harinya dan tidak lebih dari itu. Jika ada mobil yang datang di atas jam 15.00 WIB, mau tidak mau harus dibongkar keesokan harinya karena tenaga mereka juga ada batasnya.


Hari demi hari telah dijalani pria ini. Senin - Sabtu, mulai dari jam 07.30 – 15.30 WIB. Terkadang di hari Minggu ia pun harus lembur. Semua tetap dikerjakannya dengan profesional demi kelancaran proses produksi.

“Hasilnya lumayan dan bisa ditabung, pasti ada gunanya nanti”, ungkapnya. Dapat dilihat dari kendaraan bermotor yang baru ia peroleh dari hasil jerih payahnya selama ini walaupun didapat dengan cara mengangsur.

Cukup lama ia bergelut dengan pekerjaan ini. Sangat melelahkan dan memiliki risiko kecelakaan yang cukup tinggi. Berada pada ketinggian saat memuat ataupun membongkar muatan. Cukup membuat darah terasa membeku sejenak dan wajah menjadi pucat pasi untuk yang belum terbiasa dengan ketinggian ini.

Sebuah kesempatan muncul pada 2011. Ia memberanikan diri mengambil risiko itu. Saat posisi bagian finishing sedang kosong karena ada karyawan yang baru saja mengundurkan diri. Tanpa pikir panjang posisi itu segera diambil begitu tawaran itu diberikan kepadanya, karena ia yakin bahwa peluang seperti itu tidak akan datang dua kali.

Sebuah Titik Balik

Bagian finishing tidak asing baginya. Ia sering melihatnya ketika ia masih di bagian bongkar muat. Bagian penyelesaian tahap akhir dari  proses produksi. Mulai dari pengerjaan lem, ikat, stitching hingga bungkus plastik untuk kardus sebelum diletakkan di atas palet kayu. 

Tenaga manusia masih tetap dibutuhkan pada bagian ini karena masih ada proses produksi lanjutan yang dikerjakan secara manual dengan tangan manusia

Pekerjaannya sudah tidak seberat dulu, yang penuh keringat dan debu yang menempel. Terlihat dari pakaian seragam yang ia kenakan setiap hari. Cukup rapi dan bersih. Terkadang hanya sedikit kotor terutama saat mengaduk lem tapioka sebelum dituangkan ke dalam tangki penampungan lem mesin semi auto glue.


Menghitung dan membuat laporan hasil finishing menjadi pengalaman baru buatnya. Berteman dengan pena, kertas laporan hingga kalkulator jauh terasa lebih mudah dibandingkan harus menguras tenaga yang seperti biasa ia lakukan. Tidak tampak lagi wajah lelah dan kusut saat jam istirahat ataupun saat jam kerjanya berakhir dan sepertinya ia menikmati itu.

Hasil Produksi Jadi yang Siap Kirim (Dok. Pribadi)

Akhir Penantian Panjang

Seiring perjalanan waktu, nasibnya pun kembali berubah. Tahun 2012, ia resmi diangkat menjadi karyawan tetap di tempatnya bekerja. Sebuah status yang telah lama diinginkannya selama ini. Sebagai karyawan tetap di bagian pengiriman yang masih ditempatinya hingga sekarang.


 Dok. Pribadi

Sedikit demi sedikit dari sisa gaji yang ia sisihkan selama ini telah membuahkan hasil. Hampir 9 tahun sudah ia bekerja dan sebuah rumah sederhana pun telah bisa dicicilnya. 

Sebuah pencapaian yang luar biasa untuk seorang yang berawal dari bukan siapa-siapa. Hanya pria biasa yang menggantungkan impian dan cita-citanya. Pada setiap lembar corrugated sheet dan puluhan ikat kardus yang ia angkat dengan tangan kecilnya, tangan lelaki kardus.

Artikel Terkait