Manusia merupakan makhluk sosial, yang hidupnya tidak pernah  lepas dari peran manusia lainnya. Setiap orang  akan selalu memiliki tantangan dalam hidupnya dan akan selalu ada manusia lain yang membantu dikarenakan manusia tidak bisa mengerjakan sesuatu hal seorang diri saja. Peran manusia dalam hidup pastinya saling menolong satu sama lain entah dari segi pekerjaan, kehidupan, mental dan lain sebagainya. 

Karena manusia diciptakan itu unik, yang selalu berbeda dari masing-masing karakter seperti halnya, anak kembar saja walau mereka kembar tapi pasti ada satu karakter mereka yang sangat berbeda.Begitu banyak juga manusia yang bisa menginspirasi kita dalam hidup ini untuk bersosialisasi dengan baik dan tidak hanya memikirkan ego sendiri tapi memikirkan orang lain juga .  Berikut, beberapa orang yang menginspirasi kita dari sisi kemanusiaanya .

Pastor Lee Jong Rak yang hidupnya berubah ketika putranya Eun Man dilahirkan dengan wajah yang sangat buruk pada pertengahan 1980-an. Beliau menjual rumahnya dan bisnis keluarganya untuk membayar tagihan medis putranya. Sayangnya, Eun Man hanya beberapa bulan hidup hingga usianya 29 tahun. Eun-man adalah salah satu dari banyak cacat yang Lee pedulikan di rumahnya di Seoul, Korea Selatan. 

Pengalaman Lee sebagai ayah bagi seorang anak yang cacat sungguh menginspirasi dia untuk menjadi ayah dari banyak orang. Dia adalah orang di belakang "kotak bayi," metode menyelamatkan anak-anak yang tidak diinginkan di Seoul, di mana ratusan bayi ditinggalkan di tempat sampah dan toilet umum dan di jalanan setiap tahun.

Ternyata, kotak bayi adalah harapan terakhir bagi banyak orang. Dalam beberapa tahun terakhir, Korea Selatan telah melihat peningkatan dalam pengabaian bayi, hasil dari budaya yang mempermalukan kelainan bentuk fisik dan ibu tunggal, serta konsekuensi yang tidak disengaja dari undang-undang yang disahkan pada tahun 2012 yang mengharuskan ibu untuk mendaftarkan kelahiran dan membatasi adopsi internasional . 

Sejak 2009, kotak bayi Lee telah menyelamatkan 600 anak-anak, beberapa di antaranya disimpan di sana hanya beberapa jam setelah kelahiran. Lee dan stafnya umumnya memiliki hingga 20 anak dalam perawatan mereka, dan dia dan istrinya telah mengadopsi sepuluh (jumlah maksimum anak-anak Korea Selatan dapat mengadopsi). 

Mereka menerima anak baru melaluui kotak setiap beberapa hati serta merawat anak-anak tersebut.Lalu, diserahkan pada polisi dan ada juga yang diberikan pada panti asuhan. "The Drop Box" mengingatkan kita bahwa keluar dari tempat terdalam rasa sakit akan selalu datang harapan, bahwa setiap kehidupan memiliki martabat, dan itu adalah apa yang kita buat dari momen-momen yang mengubah hidup yang menentukan bagaimana mereka membentuk kehidupan kita.

Megan Cofee ialah seorang dokter yang merawat pasien korban gempa bumi. Dia adalah seorang dokter klinis dan bekerja dengan pasien yang mempunyai penyakit infeksi, terutama HIV dan TB. Dia adalah seorang dokter,  yang tertarik dalam mengobati pasien dari penyakit menular. Megan Coffee bukan hanya dokter di Haiti, Beliau bekerja sekeras mungkin, membangun kepercayaan diri untuk menciptakan manfaat di bidang medis lainnya, dan merupakan inspirasi karena kemampuannya untuk menyelamatkan nyawa orang.

Kepribadian beliau mencakup banyak kepercayaan, di mana ia meningkatkan penggunaan banyak dokter dalam setiap layanan medis.Dalam artikel tersebut, "Braun: Dokter Sederhana Membuat Perbedaan Utama di Haiti", Braun B. mewawancarai Dr. Megan berdasarkan berapa banyak waktu yang dia gunakan untuk proyeknya: "'Saya tidak berencana meninggalkan proyek ini. Saya hanya ingin menjadi lebih berkelanjutan. Tidak ada orang yang dapat melakukan semua yang telah kami lakukan untuk program TB ini. Perlu ada banyak orang dan sistem di tempat untuk membuatnya terus bekerja, tidak peduli apa '"(Braun). 

Ketika dia keluar dari Haiti, dia tidak membiarkan apa pun menghalangi jalannya, sementara dia mendorong lebih banyak dokter dan layanan medis lainnya untuk membantu melanjutkan pekerjaannya. Di situs web Bora Munmi tentang Dr. Megan Coffee, ia mengumumkan bahwa, "Ia meninggalkan posisi penelitian di Berkeley dan bekerja di sana di Haiti tanpa bayaran apa pun" (Munmi). Karena dia sering bekerja untuk belajar, dia kemudian melepaskan mimpinya untuk mempertahankan "posisi di Berkley". 

Karena itu, dia mendapatkan keberanian dalam mengorbankan semua pekerjaannya yang sulit, dan menggunakan kembali mereka untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Dalam situs web penulis yang tidak dikenal, mereka menjelaskan bahwa "Dia adalah dokter yang bertanggung jawab untuk bangsal rumah sakit yang menyediakan layanan perawatan kritis untuk pasien TB di Port-Au-Prince selama 4 tahun setelah gempa". 

Setelah mendengar tentang gempa di Haiti, Beliau menjadi sukarelawan untuk terbang dan mendirikan "layanan perawatan kritis" setelah dia tiba disana. Dia juga mengambil tanggung jawab ini dengan merawat semua jenis pasien dan menyerah pada semua posisi belajarnya. Sebagai gantinya, ia menggabungkan mereka ke dalam pekerjaan medisnya di Haiti.

Bersama dengan kekuatan dan kelemahannya sendiri, kerja keras dan kepercayaan Dr. Megan Coffee berbeda dari dokter lain di seluruh dunia. Bergerak melalui karya-karyanya, Beliau menginspirasi banyak dokter, karena dia ingin orang tahu bahwa penduduk membutuhkan bantuan. 

Seorang penulis yang tidak dikenal pernah menyatakan, "Sebagai Dokter Penyakit Menular, pekerjaan kami adalah menyingkirkan pekerjaan, menghentikan penyebaran penyakit menular". Beliau menyajikan inspirasinya melalui kerja keras, tetapi ia mencoba menghentikan penyebaran penyakit menular. Bukan hanya pekerjaannya, tetapi kepercayaan dirinya juga membawa inspirasi. 

Menurut pendapat orang lain, Beliau adalah alasan mengapa ada banyak dokter di seluruh dunia saat ini. Di dalam bagian Haiti, setiap orang memiliki keinginan untuk mendapatkan bantuan dalam kesehatan mereka. Semuanya menjadi sulit ketika mereka sendirian dan tidak ada orang lain yang mendukung. 

Setelah mengamati semua orang yang terluka di Haiti, Dr. Megan Coffee akan terbang untuk membantu dan memperkuat setiap orang miskin di sana. Dari Beliau kita belajar bahwa bahwa seseorang  yang sakit, yang tidak berdaya akan selalu membutuhkan perawatan dan dipedulikan, bukan hanya didiamkan saja dan tidak dipedulikan. Karena dia manusia, sama seperti kita maka dia juga layak untuk hidup. Semuanya berubah ketika Dr. Megan Coffee memancarkan cahaya dengan merawat yang terluka.

Oleh karena itu, contoh ini dapat dijadikan inspirasi buat banyak orang dan dari kedua tokoh ini pun banyak orang yang terinspirasi dari jiwa kemanusiaanya, karena kita manusia tidak hidup sendiri dan membutuhkan orang lain juga dalam hidup. Maka, belajarlah untuk peduli pada orang- orang di sekitar kita. Walaupun banyak tantangan dalam pekerjaan kita dunia tapi tetaplah peduli  pada sesama kita yang membutuhkan kita. 

Bisa jadi, pekerjaan itulah yang sebenarnya diberikan untuk kita tanpa kita sadari. Jangan hanya menginginkan pekerjaan yang posisinya bagus  dan bergaji besar kalau hal kecil saja kita tidak bisa melakukannya.Jangan pernah meremehkan sekecil apapun pekerjaan yang kita lakukan tapi lakukanlah setiap pekerjaan itu dengan cinta.