Saat ini masih banyak anak millenial yang masih bingung mengenai tahapan proses rekrutmen perusahaan serta tidak mengetahui bahwa ada perbedaan tahapan interview HRD (Human Resources Development), user, dan direksi. Mereka hanya mengetahui bahwa tahapan proses rekrutmen hanya melalui dua tahapan yaitu seleksi berkas atau psikotes dan tes interview yang dilakukan oleh HRD. 

Padahal hal ini sangat penting lho untuk diketahui agar kamu lebih siap dalam menghadapi tahapan-tahapan tersebut yang akan dilalui saat melamar pekerjaan. Selain ditunjukkan untuk memudahkan perusahaan dalam mengenal karakter calon pekerja, Sobat akan banyak mendapatkan pertanyaan mulai dari data pribadi, pengalaman kerja sampai pertanyaan teknis. 

Maka dari itu supaya Sobat bisa lebih mengetahuinya dan nantinya Sobat bisa mempersiapkan lebih matang, yuk disimak baik-baik tahapan proses rekrutmen perusahaan. 


1. Tahap Seleksi Berkas 

Umumnya di setiap perusahaan akan melakukan proses penyaringan tahap awal terlebih dahulu seperti seleksi berkas sebelum pelamar kerja sampai ke tahap psikotes atau langsung ke tahap interview dengan HRD. Di tahap seleksi berkas ini, biasanya Sobat akan diminta untuk mengirimkan surat lamaran kerja beserta CV (Curriculum Vitae) dan berkas-berkas pendukung lainnya apabila diminta perusahaan. 

Setelah seluruh pelamar kerja mengirimkan berkas yang diperlukan, pihak perusahaan akan menyaring beberapa peserta yang lolos dan yang tereliminasi karena dianggap tidak memenuhi persyaratan dan kriteria perusahaan. Tujuannya untuk menjamin perusahaan memiliki karyawan yang tepat dalam suatu jabatan dan memastikan keuntungan investasi SDM perusahaan serta mengevaluasi dalam mempekerjakan dan penempatan pelamar sesuai minat. 


2. Tahap Psikotes 

Pada tahapan ini yang merupakan salah satu tahap seleksi kerja dimana tidak banyak perusahaan yang melakukan tahapan psikotes ini tergantung pada kebijakan pihak recruiter perusahaan. Di tahap ini pula Sobat akan diarahkan untuk mengerjakan soal-soal psikotes, dan perlu Sobat ketahui soal-soal psikotes ini merupakan soal yang sangat out of the box lho dan bukan soal terkait dengan ilmu dasar. 

Fungsinya untuk mengenal watak diri seseorang seperti attitude, personality, interest, dan juga intelegensi-nya sebelum HRD menggali lebih dalam mengenal sikap dan latar belakang kepribadian pelamar, ekspektasi jika diterima, serta menilai kecocokan antara pengalaman dan kemampuan yang dimiliki sesuai posisi yang dilamar, dan layak atau tidaknya untuk lanjut ke tahap interview dengan HRD atas persetujuan serta keinginan user dan direksi. 


3. Tahap Interview HRD 

Interview HRD merupakan tahapan dimana pelamar berinteraksi langsung dengan HRD. Tujuannya untuk menggali dan menilai secara detail bagaimana sikap dan kepribadian serta kemampuan Sobat untuk duduk di posisi yang perusahaan tawarkan. 

Di tahap ini pula HRD akan menanyakan kegiatan sehari-hari kamu sedang bekerja di perusahaan lain kah dan sedang berkuliah atau sekolah kah. Hal ini dikarenakan HRD akan memastikan kesanggupanmu jika nantinya kamu diterima perusahaan. Maka dari itu jawablah dengan sebaik dan sejujur mungkin, karena hasilnya kamu akan memiliki peluang untuk diterima perusahaan. 

Dan supaya membuahkan hasil yang maksimal dalam proses interview dengan HRD, kamu harus mempersiapkannya sematang mungkin dengan memahami latar belakang perusahaan dan posisi pekerjaan yang akan kamu lamar sebelum proses tahap interview dengan HRD berlangsung. 


4. Tahap Interview User 

Setelah Sobat dinyatakan lolos dari tahap interview HRD, tahap selanjutnya Sobat akan di interview oleh user. Jadi, user itu adalah calon atasanmu seperti senior, team lead, atau manajer, nantinya dialah yang akan bekerja langsung denganmu dan ingin lebih mengetahui apakah Sobat sesuai dengan kriteria teknis yang ia dan perusahaan butuhkan. 

Biasanya user akan menanyakan hal seputar technical maupun soft skills dan juga styling kamu dalam bekerja. Selain itu biasanya pertanyaan yang berkaitan dengan pengalaman sebelumnya, dikarenakan hal ini penting untuk melihat kesesuaian pengalaman Sobat dengan posisi yang dilamar. Atau pertanyaan mengenai studi kasus contohnya sebuah situasi permasalahan, dan nantinya Sobat akan diminta untuk menjabarkan cara menanganinya dengan baik dan benar. 

Tahap interview dengan user ini memanglah tahap interview dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang lebih mendalam dibanding pada tahap interview sebelumnya. Dan ini merupakan tahap interview akhir, karena tidak semua perusahaan melakukan proses interview sampai ke tahap ini. 

Ada sebagian perusahaan yang melakukan proses interview hanya sampai tahap interview HRD saja, ada juga yang melalui dua tahap interview HRD dan user, ada pula juga perusahaan yang melakukan proses interview melalui 3 tahapan yakni HRD, user, dan direksi. 


5. Tahap Interview Direksi 

Umumnya tahapan interview dengan direksi hanya dilakukan oleh sebagian perusahaan saja, tidak semua orang akan menghadapi tahapan ini tergantung pada kebijakan rekrutmen tiap perusahaan. Tahapan ini merupakan tahapan paling akhir yang menentukan layak atau tidaknya Sobat dengan posisi yang dilamar di perusahaan tersebut. 

Direksi itu adalah orang-orang inti atau petinggi dari perusahaan yang mengadakan recruiter. Dalam proses tahap interview ini biasanya dewan direksi akan langsung berinteraksi secara direct technical dengan pelamar yang lolos dari tahap interview HRD hingga user

Di tahap ini pula Sobat akan menemukan pertanyaan yang mirip pada saat interview dengan HRD dan user, tetapi pertanyaan yang akan diberikan dewan direksi akan lebih kritis. Biasanya akan diawali dengan pertanyaan interview inti mengenai tesis yang Sobat selesaikan selama menempuh pendidikan diploma atau sarjana, kemudian akan dikorelasikan dengan target kebutuhan recruiter dan target perusahaan secara realistis dan aplikatif. 

Tujuannya untuk memahami kepribadian, soft skill, komitmen, maupun pemahamanmu tentang perusahaan serta ingin mengetahui kompetensi skill yang Sobat miliki dan sedang perusahaan cari terutama tingkat proporsional dengan kebutuhan dan target perusahaan saat melakukan rekrutmen. 

Jadi, sekarang Sobat udah tau kan tahapan proses rekrutmen perusahaan dan juga bedanya tahap interview HRD, user, dan direksi. Tentunya semua ini kembali lagi pada kebijakan tiap perusahaan dalam tahapan proses rekrutmen. Tetapi dengan tahapan proses rekrutmen perusahaan yang saya jelaskan ini Sobat bisa paham dan lebih mempersiapkannya dengan matang.