Di dunia ini, kita senantiasa mencoba menjalani hidup dengan kebaikan. Tetapi, pada dasarnya ada saja manusia yang tidak peduli dengan masa depan kehidupannya. Masa depan kehidupannya sudah dianggap tidak berguna lagi bagi dirinya, sehingga ia mencoba untuk melakukan hal-hal yang tidak teladan. Salah satunya ialah dengan mengonsumsi barang yang sama sekali tidak berguna dan hukumnya dinilai haram oleh agama. Contoh barang tersebut adalah berupa “Narkoba”.

Katakan tidak pada narkoba atau “Say No To Drugs” adalah kata-kata yang sangat bijak dan mempunyai makna yang sangat dalam. Kata tersebut juga memiliki arti yang sangat teoritis. Mengatakan tidak pada narkoba, berarti Anda pun harus berjanji untuk menjauhi barang haram ini dan tidak pula sekali-kali berani mencobanya. 

Meskipun ada yang berusaha membujuk Anda, janganlah Anda terbujuk oleh ajakan mereka untuk menggunakan obat haram ini. Dengan tidak mengikuti ajakan mereka ini, maka Anda akan bebas dari pengaruh setan narkoba sehingga Anda bisa menjalani hidup di dunia ini dengan tenang dan tubuh yang sehat.

Perlu kita ketahui, narkoba adalah zat-zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, dan lain sebagainya.

Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika dan Obat/Bahan berbahaya yang telah beredar dimasyarakat perkotaan maupun di pedesaan, termasuk bagi aparat hukum. Selain Narkoba, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan RI adalah NAPZA, yaitu singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.

Jenis-jenis narkoba sangat beraneka ragam. Jenis-jenis yang cukup populer di masyarakat antara lain opium, morfin, heroin, ganja, LSD (lysergic acid), kokain, barbiturat, kodein, dan metadon. Narkoba bisa terbuat dari sejenis tanaman atau bahan buatan lain yang kemudian diracik hingga membentuk sejenis obat yang efeknya bisa berbahaya bagi tubuh. Mengapa demikian?

Karena, jika dikonsumsi berlebihan akan mengakibatkan kecanduan atau ketergantungan pada pemakainya. Selain itu, bisa menyebabkan perubahan kesadaran, hilangnya rasa sakit, bahkan ujung-ujungnya bisa mengakibatkan kematian. Ironisnya, korban pengguna narkoba saat ini lebih didominasi oleh kaum remaja yang masih muda dimana mereka terhasut oleh pihak lain untuk mengonsumsinya. Berikut faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan narkoba oleh generasi kalangan remaja saat ini.

Faktor yang pertama, hilangnya semangat untuk menjalani hidup. Mereka ingin selalu mengikuti trend serta gaya hidup lingkungan di mana tempat mereka bergaul, yang belum tentu lingkungan pergaulan mereka tersebut belum baik.  

Faktor yang kedua, kurangnya perhatian dan minimnya komunikasi di dalam keluarga mereka sendiri. Hal tersebut dikarenakan adanya hubungan antara orang tua dan anak yang tidak harmonis. Hubungan yang tidak harmonis itu akan melahirkan rasa sepi, menyendiri dan ketidaknyamanan di dalam keluarga tersebut.

Apabila ketidakharmonisan ini berlanjut terus-menerus akan berdampak buruk bagi perkembangan mental mereka. Dengan kondisi demikian, sudah dapat ditebak siapa yang akan terjerumus ke dalam perilaku negatif.

Faktor yang ketiga, munculnya rasa bosan menjalani hidup. Rasa bosan ini nantinya akan mengakibatkan kalangan remaja mengalami tekanan batin berupa rasa bosan. Pada akhirnya, rasa bosan ini membawa mereka untuk lari dari kenyataan hidup yang dihadapinya. Akibatnya, kalangan remaja akan mencoba hal-hal yang tidak teladan dan bisa saja mencoba-coba untuk mengonsumsi obat-obat terlarang.

Terlepas dari semua itu, upaya mencegah bahaya pengaruh narkoba/obat-obat terlarang, ada beberapa cara ampuh yang harus dilakukan, diantaranya sebagai berikut :

1. Dekatkan diri pada Tuhan

Perbanyaklah beribadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Tak lupa tingkatkan juga iman dan taqwa kepada Allah S.W.T. Niatkan dalam hati, bahwa Anda tidak akan mendekati, menyentuh, apalagi memakai narkoba walau apa pun yang terjadi.

2. Mempererat hubungan dengan keluarga

Yang menjadi salah satu faktor penyebab terjerumus ke dalam pemakaian narkoba yaitu broken home.  Untuk itu, ada baiknya jika hubungan keharmonisan keluarga ditingkatkan lagi. Jika ada masalah segera curhat ke orang tua atau orang yang Anda anggap mampu menyelesaikan masalah Anda. Dengan demikian, masalah tersebut akan segera selesai dan membuat Anda lebih lega.

3. Pandai-pandailah dalam memilih teman

Seringkali seseorang terjerumus ke dalam narkoba karena ajakan temannya. Itu karena dia memilih teman yang salah. Jika sudah memilih teman yang salah, maka lingkungan pergaulannya juga salah. Jika ada seorang teman yang menawarkan obat-obatan terlarang itu kepadamu, katakan tidak dan jauhilah teman seperti itu.

Mengapa Anda jangan memilih teman seperti itu? Karena, teman seperti itu hanya akan membuat masa depan Anda menjadi rusak. Sebaiknya, pilihlah teman pergaulan yang baik dan sholeh. Nah, teman pergaulan seperti itulah justru  tidak akan merusak masa depan temannya sendiri.  Oleh karena itu, mulai sekarang pilihlah teman yang bijak untuk bergaul dengan Anda.

4. Pendidikan atau penyuluhan tentang narkoba

Jika Anda tidak ingin terjerumus ke dalam narkoba, Anda harus mengetahui tentang apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba, bentuk narkoba dan akibat yang ditimbulkan akibat pemakaian narkoba. Untuk mengetahuinya, tidak hanya dari ucapan orang saja, tetapi bisa juga mendapatkan informasi dari berbagai media.

Contohnya, melalui baca buku atau majalah, ataupun bisa mencari di internet. Maka dari itu, lebih baik datang jika ada sosialisasi atau penyuluhan tentang bahaya narkoba, baik di sekolah Anda atau pun di lingkungan masyarakat sekitar Anda.

5. Jangan pernah mencoba atau pun mengedar, karena hukumannya cukup berat

Kecuali atas perintah dokter atau demi pengobatan, obat-obat khusus terpaksa digunakan oleh dokter demi kesembuhan pasiennya.  Selain itu, hukuman terhadap pemakai narkoba cukup berat, seperti dipidana penjara selama beberapa tahun dan pidana denda. Oleh sebab itu, hindarilah penggunaan narkoba dengan cara tidak memakai atau pun mengedarnya.

6. Hindari pintu masuk narkoba yaitu rokok

Perlu Anda ketahui bahwa kebanyakan orang memakai narkoba berawal dari merokok. Perokok memiliki kecenderungan untuk mengumpul ke sesama orang merokok. Diantara mereka kemungkinan sudah ada yang memakai narkoba dan dapat memengaruhi yang lainnya untuk memakai narkoba.

7. Pilihlah kegiatan yang bermanfaat dan tidak merugikan diri sendiri

Anda dapat menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan positif yaitu mengikuti beberapa ekstrakurikuler yang disediakan di sekolah Anda, seperti Pramuka, PMR (Palang Merah Remaja), tari, melukis, Remaja Musholla, bahkan Anda mengikuti les privat pada lembaga-lembaga tertentu di lingkungan sekitar Anda.

Selain itu untuk mengisi waktu luang, Anda dapat membaca buku, membuat kerajinan, menulis karangan esai, mendengarkan musik, menonton televisi, bermain komputer, dan lain sebagainya. Itu semua adalah kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat untuk mengisi waktu luang agar Anda tidak terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan negatif.

8. Selalu katakan “TIDAK” pada narkoba

Bagi semua orang, narkoba hanya akan membuat Anda rugi, berdosa, masuk neraka, membuat kita cepat mati, dan apalagi akan ada hukuman bagi orang yang memakainya. Jadi, katakan tidak pada narkoba adalah kata-kata yang sangat inspiratif dan selalu mengingatkan anda agar tetap waspada, serta menjaga diri Anda dan keluarga Anda dari bahaya narkoba.

Dari penjelasan di atas, masalah penyalahgunaan narkoba / NAPZA khususnya bagi remaja adalah ancaman yang mencemaskan bagi suatu bangsa. Dampak yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba sangatlah buruk, baik dari segi kesehatannya maupun dampak sosial yang ditimbulkannya.

Masalah pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya tugas sekelompok orang saja, melainkan tugas kita bersama. Upaya pencegahannya dapat dimulai dari usia dini sangatlah baik, karena tentunya dengan diberi pengetahuan yang cukup tentang penanggulangan tersebut. Peran orang tua dalam keluarga serta peran pendidik di sekolah sangatlah besar bagi pencegahan bahaya narkoba.

Maka dari itu, janganlah kita pernah coba-coba untuk mengonsumsi narkoba sekalipun. Jika ada teman-teman kita yang terlanjur masuk dalam jerat lingkungan narkoba, marilah kita bantu teman-teman kita untuk bangkit keluar dari jerat narkoba. Kita sebagai generasi pemuda penerus bangsa harus dapat memberikan suri tauladan yang baik dan sanggup untuk menggapai cita-cita bangsa agar bangsa kita lebih sejahtera serta terbebas dari ancaman masalah narkoba. 

#LombaEsaiKemanusiaan