Suami rewel ? Bukan hanya anak-anak yang mempunyai situasi rewel. Seorang suamipun dapat menjadi rewel. Perlu dimengerti terlebih dahulu kenapa seseorang suami menjadi rewel, biasanya dikarenakan kondisi yang tidak nyaman. Entah itu karena kelelahan, banyak pikiran  dan  karena tidak enak badan atau sakit.

Sebagai seorang kepala keluarga wajar, apabila terkadang suami kita bersikap rewel atau uring-uringan. Mungkin karena tekanan pekerjaan atau banyaknya masalah dalam kehidupan yang harus dia pikirkan. Maka sebagai istri, kita harus mempunyai kiat atau cara untuk mengatasi suami kita yang sedang rewel itu.

Ada 6 cara mengatasi suami yang rewel  yaitu sebagai berikut:

1. Dipijat / urut

Biasanya orang yang capek atau kelelahan itu suka uring-uringan, untuk melemaskan otot-otot yang tegang atau lelah, pijat adalah solusi utama. Agar terasa seperti di spa, selain disediakan minuman hangat dan lampu diredupkan, juga bisa dipasangkan aroma terapi yang membuat nyaman.

Untuk mengurut pergunakan minyak yang licin dan tak berbau, misalnya baby oil. Jadi sebagai istri, perlu juga tahu sedikit tentang memijat, agar kita bisa memijat suami apabila kelelahan.

2. Dimanjakan

Setelah lelah bekerja, tentu suami akan senang kalau dimanjakan oleh istrinya. Memanjakan tidak harus dengan membelikan sesuatu. Tapi memanjakan bisa hanya dengan cara memandikan suami dengan air hangat. 

Setelah itu pada saat makan, istri menyuapi suami. Hal ini bisa  dilakukan sambil nonton tv atau mengobrol. Dengan dimanjakan maka diharapkan suami menjadi lebih tenang.

3. Diajak bercumbu

Bagi seorang laki-laki berhubungan badan adalah hal yang sangat menarik atau disukai. Apabila suami rewel, maka istri bisa mengambil inisiatif untuk mengajak bercumbu.

Selain suasana dibuat remang-remang, istri mengenakan pakaian yang sexy misalnya lingerie, berdandan juga memakai minyak wangi, agar terlihat cantik dan menarik. Berhubungan badan membuat suami menjadi lebih santai dan tidak uring-uringan lagi.

4. Dibiarkan tidur

Rewel mungkin disebabkan karena kelelahan yang sangat. Dengan  dibiarkan tidur, membuat suami bisa beristirahat dengan baik. Sehingga pada saat bangun, perasaan dan tubuhnya terasa lebih sehat.

Jika sudah mempunyai anak, apabila suami tidur, anak diajari untuk lebih tenang atau bermain di kamarnya sendiri agar tidak mengganggu bapaknya yang beristirahat.

5. Diajak berdiskusi

Terkadang suami mungkin membutuhkan teman bicara. Pada saat suami rewel atau suntuk, istri dapat menawarkan diri untuk jadi teman bicara atau tempat berkeluh kesah bagi suami.

Tentunya apabila diberi kesempatan mendengarkan masalahnya, sebagai seorang istri, kita harus bijak dengan tidak menghakimi atau malah marah-marah setelah tahu permasalahan yang sedang menjadi beban suami. Sebagai istri justru harus mengajak suami untuk sabar dan tenang dalam menghadapi masalahnya.

6. Diajak nonton film kesukaan

Nonton film bisa jadi solusi untuk menghilangkan kejenuhan. Dan nonton film tidak harus ke bioskop, bisa di rumah dengan nyetel dvd bajakan atau nonton Netflix bila berlangganan.

Supaya lebih seru nonton filmnya ditemani brondong jagung atau kacang dan minuman. Jadi di rumah sebagai istri, kita harus punya simpanan makanan atau minuman untuk acara nonton bareng di rumah. Juga istri harus tahu film-film apa yang menjadi kesukaan suaminya.

Keenam cara ini sudah pernah saya praktekkan pada suami saya.  Apabila dia terlihat lelah dari pulang kerja atau perjalanan tugas keluar kota. Setelah mandi dan makan, suami saya pijat, mulai dari kaki, badan, tangan dan kepala. Juga saya sediakan minuman jahe hangat. Biasanya setelah dipijat suami tertidur, dan pada saat bangun kondisinya sudah lebih segar, ga suntuk lagi.

Atau kalo suami saya terlihat banyak diam, saya ajak nonton film bareng, kebetulan suami saya gemar nonton film. Atau terkadang suami saya biarkan tidur saja, karena tidur adalah istirahat terbaik. Jadi banyak hal yang bisa kita lakukan bila suami rewel atau uring-uringan.

Yang jelas suami yang rewel pastilah lebih mudah kita atasi, dibandingkan anak yang rewel. sebab suami masih bisa kita tanya atau ajak bicara tentang apa yang dia mau. Oleh sebab itu, disela kesibukan kita mengurus rumah dan anak-anak, harus tetap ada waktu untuk berduaan dengan suami, agar rumah tangga bisa rukun dan langgeng.

Karena sebagai seorang kepala keluarga, suami mempunyai tanggung jawab yang berat. Maka sebagai istri, kita perlu memperhatikan keperluan dan kebutuhan suami kita. Dan selalu berusaha menjaga kebersihan dan kerapihan rumah terutama pada saat suami ada di rumah.

Serta sebagai istri, kita harus banyak mempunyai ide, yang membuat suasana di rumah nyaman  dan tidak membosankan bagi suami. Banyaklah membaca buku dan artikel-artikel tentang keluarga, agar selalu berkembang pengetahuan kita tentang menjadi istri dan ibu yang baik. Jadi suami betah di rumah dan tidak rewel lagi.


Jakarta, Oktober 2021