“Waktu adalah nilai lebih dari uang. Anda bisa mendapat lebih banyak uang, tetapi Anda tidak bisa mendapat lebih banyak waktu.”

Seutas kalimat yang dikatakan oleh Emanuel James Rohn atau sering dikenal dengan Jim Rohn. Beliau seorang pengusaha, penulis, dan pembicara motivasi. Seorang anak petani yang lahir pada 17 September 1930, yang kemudian menjadi seorang pengusaha pada usia 31 tahun. Kepribadian yang tangguh dan pekerja keras itulah yang mampu mengubah dirinya.

Budaya ngaret di Indonesia tentu bukan hal yang aneh lagi. Banyak orang akan datang melebihi dari waktu yang ditentukan atau dijanjikan, datang 30 menit atau satu jam lebih dari waktu yang sudah dijanjikan. Hal itu sudah biasa disini, mungkin akan terlihat aneh apabila datang tepat waktu, yang tentunya akan ditanya oleh sebagian orang “cepat sekali kamu datang” atau “rajin sekali kamu datang sesuai jam.”

Alasan yang sering membuat ngaret adalah tidak adanya patokan waktu yang jelas. Kita juga sering bilang saat memutuskan waktu, “selepas dzuhur” atau “sesudah isya.” Hal tersebut sudah menjadi turun temurun atau kebiasaan yang sudah mendarah daging. Ingin merubahnya pun sulit, jika tidak dari kemauan sendiri.

Ngaret sendiri akan berimbas pada pekerjaan yang kita lakukan, seperti suka menunda-nunda pekerjaan dan hasil pekerjaan menjadi tidak maksimal. Jika kita melihat ke negara lain sebut saja Jepang, mereka sangat mengahargai waktu, orang-orang disana akan mengeluh apabila transportasi umum terlambat 5 detik saja. Anggapan mereka, waktu itu uang. Perbedaan yang sangat terlihat sekali, orang Jepang sangat menghargai waktu sedangkan kita malah membiarkan waktu terbuang sia-sia karena budaya ngaret yang menjadi kebiasaan.

Waktu bisa menentukan orang tersebut dapat sukses atau tidak. Sebuah usaha memerlukan proses dan proses membutuhkan waktu yang cukup menguras tenaga. Kesuksesan akan datang kepada kita apabila kita menghargai waktu. Mungkin cukup sulit untuk dilakukan, tetapi dengan kemauan untuk mengubah budaya ngaret tersebut kita akan mendapat hasil yang sesuai. Manfaat yang akan didapat sendiri apabila kita dapat menghargai waktu sebagai berikut.

Pertama, memiliki quality time yang baik. Quality time dapat membuat kita sadar akan hubungan terhadap orang-orang di sekitar kita, yang tanpa sadar kita akan membangun sebuah relasi hanya dengan menghabiskan waktu dengan orang lain walaupun sebentar. Bahkan untuk diri sendiri atau disebut me time, kita bisa melihat apa yang diri kita mau dan potensi apa yang terpendam di dalam diri yang mungkin selama ini belum kita ketahui.

Kedua, membuat rencana yang ingin dicapai tersusun dengan rapi. Secara tidak langsung, kita akan membuat rencana yang berisi apa yang ingin dicapai, bagaimana mencapainya, dan jika gagal apa yang harus kita perbuat untuk memperbaikinya. Semua rencana tersebut akan tersusun dengan rapi dan tujuan yang dicapai akan jelas untuk dicapai. Hal itu memang tergolong sepele, tetapi akan mempermudah kita dalam melaksanakan dan akan selalu mengingatkan kita tentang tujuan yang ingin dicapainya sebenarnya. Hal ini sangat membantu, karena kita biasanya akan lupa dengan tujuan utama kita ketika menemukan sesuatu yang lebih menarik di tengah jalan dalam mencapainya.

Ketiga, setiap kesempatan yang didapat akan dihargai. Sebuah kesempatan memunculkan sebuah momen. Momen itulah yang akan menjadi pengalaman yang berharga bagi kita. Entah itu momen menyenangkan ataupun menyedihkan. Kesempatan tidak akan datang dua kali dalam hidup, jadi memanfaatkan kesempatan adalah hal yang penting untuk dilakukan karena hanya waktu yang bisa menentukan kapan kesempatan akan datang kepada kita.

Terakhir, menjadi orang yang disiplin akan waktu. Kita akan datang tepat waktu saat memiliki janji kepada orang lain karena kita tidak ingin membuat orang tersebut menunggu. Mungkin itu sepele bagi sebagian orang, mereka akan berfikir “ah, terlambat sedikit tidak apa-apa.” Akan tetapi, itu akan menjadi sebuah kebiasaan yang akan sulit hilang jika kita selalu membiasakannya. Orang yang menghargai waktu akan selalu datang tepat waktu atau bahkan sebelum waktunya dimulai, mereka tidak mau orang yang ingin bertemu dengannya menunggu, tetapi tidak masalah jika ia yang menunggu orang tersebut. Kebiasaan itulah yang akan membuat kita disipilin dalam waktu.

Kesimpulan dari manfaat yang dijabarkan diatas yaitu waktu akan berharga apabila dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebagian orang akan memanfaatkan waktunya dengan cara yang berbeda, baik dengan keinginannya sendiri maupun rekomendasi orang tertentu. Manfaat yang akan didapat tentu akan berbeda sesuai entah itu manfaat yang baik atau kurang baik, sesuai dengan cara mereka menghabiskan waktu tersebut.

“Jika anda sudah berhasil memanfaatkan waktu, anda akan memahami fakta bahwa kebanyakan orang salah menilai hal-hal yang bisa mereka selesaikan dalam waktu 1 tahun – dan menyepelekan apa yang bisa mereka peroleh dalam waktu 10 tahun.” - Anthony Robbins -