Sepi itu..

Sepi atau kesepian merupakan suatu keadaan dimana mental dan emosional seseorang mengalami perasaan yang hampa, sunyi, dan tidak adanya koneksi dengan orang orang.  Menurut pendapat Bruno (2000), kesepian adalah suatu keadaan mental dan emosional yang terutama dicirikan dengan adanya perasaan-perasaan terasingkan dan kurangnya hubungan yang bermakna dengan orang lain.

Seseorang yang merasa kesepian akan selalu merasa bahwa dirinya selalu sendirian, tanpa memiliki teman atau orang lain di sisinya. Terdapat dua bentuk kesepian berdasarkan kondisi sosial, yaitu;

Emotional loneliness, atau kesepian emosional adalah bentuk kesepian yang muncul saat seseorang tidak memiliki ikatan hubungan yang intim dengan orang lain.

Social loneliness,atau kesepian sosial adalah bentuk kesepian yang muncul saat seseorang tidak memiliki adanya keterlibatan yang intens pada dirinya dengan kelompok atau keramaian yang ada.

Pada umumnya rasa kesepian akan muncul ketika seseorang merasa tidak ada yang bisa memahami perasaannya atau keinginannya. Tak jarang orang yang kesepian juga akan merasa cemas dan panik. Bahkan kesepian bisa dirasakan saat berada di sekitar banyak orang. Terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab munculnya rasa kesepian yaitu; kurang eratnya hubungan dengan seseorang, pemalu yang sulit untuk memulai percakapan atau berkenalan dengan orang lain, terasingkan atau dijauhi oleh orang orang di sekitarnya, dan masih banyak lagi.

Perasaan  kesepian juga memiliki dampak bagi seseorang, bukan dampak positif melainkan dampak negatif. Dampak buruk yang dapat berakibat fatal untuk orang tersebut. Misalnya munculnya rasa sedih yang berkepanjangan, yang dapat membuat keseharian tidak produktivitas. Selain perasaan sedih dampak dari munculnya rasa kesepian sangatlah banyak, mulai dari stress dan keinginan untuk melukai diri sendiri. 

Kesepian juga bisa menjadi gejala gangguan psikologis. Hal tersebut dapat diperkuat dengan penelitian Hidayati pada tahun 2015 yang menyatakan bahwa beberapa situasi yang dirasa mendukung dalam melukai diri adalah kesepian dan merasa mendapat diskriminasi dari lingkungan serta perasaan tidak dianggap.

Sendiri

Sendiri, menurut KBBI sendiri adalah tidak dibantu atau dipengaruhi orang lain. Berbeda dengan kesepian, sendiri merupakan keadaan dimana orang tersebut sendiri tanpa orang orang namun tanpa membuat munculnya perasaan kesepian. Kesendirian bisa menyebabkan kesadaran diri. 

Percaya atau tidak menyendiri itu suatu kebutuhan dalam setiap hidup seseorang. Karena dengan menyendiri kita dapat menenangkan atau mengistirahatkan pikiran dari kesibukan-kesibukan dengan banyak orang. Juga bisa mengisi ulang energi dengan baik. keinginan untuk menyendiri juga dapat diartikan terisolasi, tetapi memiliki hubungan dengan diri sendiri dan biasanya adalah kesempatan untuk refleksi. 

Refleksi merupakan cara untuk memahami apa pun yang ada pada diri sendiri. Banyak orang yang menganggap dengan kesendirian bisa dijadikan suatu motivasi untuk melangkah maju. Sendiri bisa berarti seseorang tersebut bebas untuk bangkit dan menentukan tujuan hidup sesuai keingginannya. Pada intinya kesendirian adalah menyenangi waktu untuk sendiri. 

Namun sama halnya dengan kesepian, sendirian juga pasti memiliki dampak buruk. Saat seseorang terlalu sering sendiri, itu akan dapat memicu munculnya sifat individualisme, kurang bersosialisasi dengan orang orang, dan biasanya skillnya dalam bekerja sama secara berkelompok kurang bagus.

Kesepian dan sendiri

Kesepian dan sendiri, banyak yang menganggap keduannya merupakan hal yang sama, padahal keduanya merupakan dua hal yang berbeda. Sendiri adalah situasi sedangkan kesepian adalah perasaan. Dilansir dari Verry Well Mind, para ahli mengatakan bahwa perasaan kesepian tidak selalu berarti orang tersebut sendirian. Keramaian dan banyak kumpulan orang tidak bisa menjadi obat untuk kesepian. 

Sedangkan sendiri? Bahkan jika hanya ada satu orang saja yang menemani situasi sendiri itu akan hilang. Meski merasa sendirian, orang yang kesepian belum tentu hanya seorang diri. Bisa saja mereka berada dikeramaian namun merasa terasingkan atau terisolasi dari keramaian tersebut. Beberapa perbedaan antara kesepian dan kesendirian yang lain, yaitu;

•Kesepian cenderung tidak akan nyaman ketika terlalu lama sendiri, sedangkan kesendirian cenderung menyukainnya.

•Orang yang kesepian sangat berharap tinggi dengan kehadiran seseorang, sedangkan kesendirian biasanya tidak terlalu menginginkan kehadiran orang lain.

•Kesepian lebih sering ditandakan dengan hal yang membahayakan diri sendiri, sedangan kesendirian lebih sering ditandakan dengan hal yang membuat diri sendiri tenang.

Karena keduannya merupakan hal yang berbeda tentu cara mengatasinya berbeda dong. Seperti pada dasarnya kesendirian adalah kesenangan seseorang untuk menghabiskan waktu sendiri. Jadi cara paling ampuh untuk mengatasinya adalah dengan meluangkan waktu untuk menghabiskan waktu sendiri untuk melakukan hal yang disenangi, kalau bahasa gaulnya sih me time ya.

Sementara itu untuk kesepian, menurut penelitian para ahli semakin banyak waktu yang dihabiskan oleh orang kesepian dengan berada di lingkungan sosial maka rasa depresi yang mereka rasakan akan semakin sedikit. Dengan demikian cara paling ampuh untuk mengatasi kesepian adalah dengan membuka komunikasi dengan orang orang di sekitar maupun teman lama.