Sebuah pertemuan akan meninggalkan kesan indah  apabila kedua orang saling meninggalkan senyuman manis. Senyum adalah refleksi dari kepuasan batin dengan apa yang telah di lakukan, senyuman sebagai penanda sebuah pertemuan, pekerjaan, dan apa yang telah kita lakukan memiliki makna kepuasan yang berujung kebahagiaan.

Aku pernah terbayang-bayang seorang wanita begitu lama karena senyuman yang dia lampiaskan ketika berjumpa dengan-ku. Terkadang aku tersenyum sendiri karenanya apalagi saat aku mengingatnya, kalu guyonan orang " senyum-senyum sendiri kayak orang gila loo". 

Aku pernah berjumpa seorang wanita, dia melangkah sekejap di depan saya dengan senyuman manis dari bibirnya kemudian dia menghilang dari pandanganku layaknya kilat, akan tetapi senyumannya telah merasuk ke alam bawah sadar ku. 

Sehingga pada malamnya senyuman wanita tersebut menari-nari indah dalam mimpiku dia menjadi mutiara di singgasana alam mimpi, dan tidak lama aku bangun teringat sebuah celotehan dari seorang penyair "Sebuah senyum adalah make up Terbaik yang dapat digunakan oleh seorang wanita" Celoteh sang penyair  Marilyn Monroe. Lalu aku tersenyum karenanya.

Seorang wanita akan tampak sangat menarik, indah, menyenangkan apabila dia tersenyum. Bagaimanapun mahal make-up yang digunakan, mahal dan mewah gaun yang dikenakan serta merah gincu yang menempel di bibirnya bila dia murung atau marah hal tersebut tidaklah berguna adanya, beda dengan dia tersenyum dunia dengan seisinya akan merespon bahagia karenanya walaupun hiasan bibir tiada yang menyertainya, gaun nan mewah mahal tidak dikenakannya. Sebab senyuman adalah sebuah makeup terbaik bagi seorang wanita.

Di lain waktu, aku pernah berjumpa seorang wanita. Gaun nan menawan melapisi tubuhnya, dari merah bibirnya tampak gincunya mahal harganya, di kedua pipinya terlihat indah dengan make-up yang menghiasinya. Banyak orang yang terpana, tergoda pertama kali berjumpa dengannya akan tetapi ketika seorang teman menyapanya " Assalamualaikum, manis " sapa seorang kawan. Dia cuek begitu saja, tidak menoleh apalagi tersenyum, dia hanya melepaskan wajah sinis lalu pergi

Tidak lama dari kepergiannya sang teman berceloteh tidak keruan " Kampret kau! Sungguh terlalu banyak wanita seperti kamu di pasaran" dia marah. Aku hanya memilih tersenyum " heeeeemmmm heem heem" mendengar kawan berceloteh. 

Pada sejatinya Penampilan luar adalah keindahan yang semu, layaknya fatamorgana tampak ada tetapi sejatinya tidak ada.  Keindahan yang sebenarnya ada pada moral dan etika yang refleksinya dari senyuman.

Bila kita mencari senyuman yang memiliki makna dan ikhlas coba carilah pada anak kecil, dia tersenyum tanpa sebuah kepentingan ekspresi yang diungkapkan adalah spontanitas dari rasa bahagia. Beda halnya orang dewasa terkadang tersenyum penuh kepentingan dengan sebuah tujuan, mereka pandai merekayasa senyuman sebagai senjata untuk penipuan ataupun melakukan kejahatan yang tidak kemanusiaan.

Seorang penyair besar dari bumi Nusantara pernah berpesan dalam tulisannya" Ikhlas dan sejati akan bertemu di dalam senyuman anak kecil, senyum yang sebenarnya senyum, senyum yang tidak disertai apa-apa". Pesan Buya Hamka kepada para pencari

Senyuman pada sejatinya adalah sebuah ekspresi jiwa yang bahagia, senyuman akan menenangkan hati menstabilkan pikiran yang pada akhirnya rasa bahagia menghampiri jiwa-jiwa yang menghiasi hari-harinya dengan senyuman

hal ini sesuai dengan ungkapan seorang tokoh besar "Senyum adalah refleksi jiwa" bay Pierre Dac. Akan tetapi pada lika-liku kehidupan senyuman bukan hanya sebuah refleksi dari jiwa yang bahagia namun, dia senjata untuk para penipu.

Tersenyumlah dengan ikhlas maka namamu akan ada di hati orang banyak. tersenyumlah dengan itu masalahmu akan terasa mudah. Bila Anda merasa sedih cobalah tersenyum dengan itu mood Anda akan lebih baik

"Sebab senyuman yang hangat adalah bahasa yang universal dari kebaikan" ungkapan Wiliam Arthur  Ward.

Tutupi kelelah dengan senyuman, tutupi kesedihan dengan senyuman, dan apabila kita stres tutupi dengan senyuman karena wajah adalah cerminan dari sebuah rasa yang kita rasakan. Ketika hal itu menghampiri jiwa cepatlah tersenyum, sehingga kita tidak tertelan dalam penjara itu. Dan apabila jiwa telah rileks sebuah energi akan menghampiri jiwa, karenanya jiwa akan kuat.

Cobalah tersenyum lalu pikiran sesuatu yang negatif. Sudah pasti itu suatu yang sulit adanya, sebab ketidak mungkinkan hal baik berbarengan dengan hal yang buruk. Ketika kita tersenyum otak pun harus mengirimkan pesan " hidup itu indah" ke seluruh jiwa. Hilangkan depresi, stres, dan rasa khawatir dengan senyuman. Sebuah keburukan dan kebaikan tidak akan bisa ada di diri yang sama dengan waktu yang sama.

Hal paling terpenting yang mesti kita ingat senyum adalah ibadah. Senyuman mu memberikan orang bahagia, membantu dia melupakan masalah walaupun hanya semenit. Tampakkan senyuman di hadapan kawan mu yang lagi bersedih dengan itu dia akan menaruh mu dalam hatinya.