Indonesia sangat terkenal dengan berbagai tempat destinasi wisata yang sangat luar biasa dan membuat decak kagum para pengunjung. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya tempat destinasi wisata di Indonesia yang menjadi sorotan publik baik dari Indonesia maupun dari mancanegara.

Salah satu tempat destinasi wisata di Indonesia yang rekomended adalah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kabupaten Kuningan memiliki luas wilayah 1.178 km2 dan terbagi menjadi 29 kecamatan. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Cirebon disebelah utara, Kabupaten Ciamis di sebelah selatan, Kabupaten Majalengka di sebelah barat, provinsi Jawa Tengah di sebelah timur.

Hal yang membuat menarik hati para pengunjung adalah lingkungan yang berada di kawasan pegunungan yang bernuansa sejuk nan asri. Kota berhawa sejuk tempat terselenggaranya perundingan Linggarjati yang bersejarah ini menawarkan banyak hal yang mengundang perhatian.

Kabupaten Kuningan yang juga memiliki julukan Kota Kuda memiliki banyak potensi tempat destinasi wisata seperti Palutungan, Talaga Remis, Waduk Darma Kebun Raya Kuningan, dan lain-lain. Tempwat wisata yang sangat indah membuat hati enggan meninggalkan kota kuda ini.

Berwisata tidak lengkap rasanya jika belum berkuliner mencicipi makanan khas daerah sekitar. Kuningan memiliki makanan kuliner favorit yang dapat membuat kerinduan bagi para pengunjung. Makanan kuliner tersebut di antaranya Hucap, singkatan dari Tahu Kecap. Hucap terdiri dari ketupat, tahu, bumbu kacang dan kecap. Ketupat untuk hucap berbeda dengan ketupat lebaran pada umumnya.

Ketupat sedikit berwarna kecoklatan, dan agak kenyal. Harga hucap sangat terjangkau yakni hanya Rp. 10.000. Lalu ada Tahu Kopeci. Tahu ini adalah khas kota Kuningan. Jika dibandingkan tahu Sumedang, tahu kopeci lebih berisi, tidak kopong. Lalu Nasi Kasreng yang merupakan salah satu hidangan favorit yang murah meriah. Mirip seperti makan di warung nasi yang menjual rupa-rupa masakan dan sayuran.

Kasreng memiliki aneka menu seperti pepes ikan sambal, pepes ati ampela, tumis jamur, sayur lodeh, ikan parai goreng, rebon, aneka gorengan serta sop buntut yang menjadi favorit warga Kuningan tersedia dan sungguh sangat menggugah selera makan. Nasi kasreng dapat dinikmati dengan harga Rp. 5.000 sampai dengan Rp. 20.000 bergantung menu yang dipilih.

Kemudian makanan lainnya yang biasa dibawa untuk oleh-oleh seperti ketempling, peuyeum, rengginang, keripik necak, dan lain sebagainya. Selain itu untuk Kuningan juga memiliki minuman khas, seperti Jeniper atau jeruk nipis peras, dan juga Jenisa atau jeruk nipis saring. Jeniper ataupun jenisa biasa dipasarkan dengan harga Rp. 27.000.

Salah satu jajanan kuliner khas Kuningan yang patut dicoba adalah rujak kangkung. Rujak ini merupakan rujak yang tidak pada umumnya. Di mana pada umumnya rujak identik dengan buah-buahan dan baluran sambal rujak dengan sensasi rasa pedas. Namun berbeda di Kuningan, Jawa Barat, rujak tidak hanya menggunakan buah-buahan sebagai bahan utamanya, tapi kali ini menggunakan daun kangkung yang sudah direbus.

Rujak kangkung merupakan makanan tadisional Kota Kuningan yang menjadi salah satu jajanan kuliner favorit baik bagi pendatang dari luar kota Kuningan maupun bagi masayarakat Kuningan itu sendiri.

Jika berlibur ke Kota Kuningan menjadi tidak lengkap rasanya jika melewatkan jajanan kuliner ini yang sungguh menggoda dan memberikan jaminan rasa nikmat nan puas dengan sensasi pedasnya yang khas. Jajanan kuliner ini sangat bisa memanjakan lidah, rasa asam pedas dari bumbu sambal rujak sangat kentara di lidah. Selain itu aroma terasi bumbu rujak juga menambah selera santap jajanan kuliner ini. Cabe merah dari sambal membuat mata terbelalak hingga mata berkaca. Begitu kentara rasa pedas yang mengundang rasa ketagihan. Sensasi pedas asam yang luar biasa.

Sesuai dengan namanya rujak kangkung terbuat dari bahan dasar kangkung. Kangkung dipotong-potong kemudian direbus sampai matang lalu disajikan dengan siraman bumbu rujak yang mirip dengan sambal yang biasa digunakan untuk baluran rujak buah.

Bumbu rujaknya menggunakan perpaduan gula merah, tomat merah, terasi, asam jawa dan cabe rawit sehingga rasanya sangat pedas sekaligus menyegarkan. Mencicipi jajanan khas kuliner Kota Kuningan ini akan menimbulkan rasa puas dan ingin menikmatinya lagi dan lagi.

Rujak kangkung ini sangat cocok dinikmati siang hari dan cuaca panas. Terlebih lagi ditemani bersama kerupuk juga es kelapa muda. Satu porsi rujak kangkung biasa dijual dengan harga Rp. 5.000. Harga fantastis yang merakyat dengan rasa yang sungguh dashyat.

Jika Anda tak sempat ke Kuningan untuk merasakan sensasi pedas ujak kangkung khas kuningan yang maknyus ini, Anda juga dapat membuatnya di rumah dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Pertama-tama sediakan bahan-bahan untuk membuat rujak kangkung. Bahan-bahan yang digunakan adalah 4 ikat kangkung, cabe merah 50 gr, cabe rawit 20 gr, tomat merah 50 gr, asam jawa 20 gr, gula merah 100 gr, terasi 15 gr, 1/4 sendok teh garam, 25 ml air.

Cara membuat Rujak Kangkung terbilang mudah. Pertama-tama, bahan sambal seperti cabe merah, cabe rawit, tomat mera, dan terasi dikukus terlebih dahulu, kemudian dihaluskan. Lalu masukan gula merah, asam jawa, garam. Diulek hingga rata, masukan sedikit air. Ratakan lalu sisihkan. Kedua, rebus kangkung hingga matang, lalu tiriskan. Ketiga sediakan sebuah piring untuk wadah kangkung. Siramkan sambal yang sudah dibuat sebelumnya diatasnya. Rujak kangkung siap disajikan.

Jika berkunjung ke Kuningan tidak ada salahnya untuk mencoba rujak kangkung langsung di daerah asalnya ini. Dijamin akan membuat ketagihan. Jika belum sempat ke sana Anda pun dapat berksperimen menciptakan duplikat rujak kangkung khas kuningan ini di rumah sendiri. Selamat mencoba!