Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Meskipun memiliki jumlah penduduk terbanyak, ternyata minat menulis di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara lain. Rendahnya minat menulis ini akibat dari rendahnya minat membaca. Padahal kedua kegiatan ini saling memengaruhi. 

Membaca itu referensi untuk menulis, bagaimana bisa seorang penulis tidak suka membaca. Berbicara mengenai membaca dan menulis, kedua kegiatan tersebut ternyata juga jarang dijadikan sebagai hobi seseorang ketika stress atau lelah mental. Padahal ketika stress atau mental sedang down kita perlu sekali melakukan kegiatan penyembuhan atau self healing. Mayoritas orang justru lari ke alam terbuka untuk self healing daripada mencurahkan sedikit saja ke dalam tulisan.

Self healing dilakukan untuk menyembuhkan diri sendiri akibat gangguan psikologis, trauma, stress, luka batin, dan semacamnya. Setiap orang memiliki ketahanan yang berbeda-beda, baik ketahanan fisik maupun ketahanan jiwa. Jika fisik terasa lelah, kita  bisa beristirahat. Namun, jika jiwa yang lelah hingga membuat luka itu justru yang akan berdampak besar bagi kita. 

Self  healing bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti rekreasi, menonton film, menulis, membaca, mendengarkan musik, berolahraga, tidur yang cukup, dan hal-hal semacamnya selagi itu positif. Dengan adanya self healing ini, kita diajarkan agar lebih bisa memahami diri sendiri, menerima segala kekurangan yang ada, dan membentuk pikiran positif dari apa yang telah terjadi. Ketika kita berhasil melakukan self healing, maka kita akan menjadi pribadi yang lebih tegar dalam menghadapi kegagalan.

Menulis merupakan bentuk terapi jiwa dan self healing dari gangguan psikologis. Untuk beberapa orang yang tidak suka dengan keramaian, menulis merupakan cara paling ampuh untuk self healing. Kita cenderung menyimpan energi-energi negatif dalam diri kita. Namun, ketika kita mencoba menuliskannya maka secara tidak langsung hal tersebut justru menyembuhkan. 

Mayoritas orang enggan menulis dengan berbagai macam alasan, seperti kesulitan merangkai kata, tidak mempunyai ide, tidak mempunyai laptop,  dan semacamnya. Padahal menulis tidak harus di laptop, bisa di handphone, bahkan pada selembar kertas. Menulis tidak perlu mengangkat topik yang berat, cukup dimulai dari hal-hal kecil yang terjadi di sekitar kita. Kita bisa memulainya dengan menulis pengalaman yang telah kita alami atau bisa juga dengan menulis kejadian hari ini yang menarik. 

Mendokumentasikan hal-hal tersebut dalam bentuk tulisan agar kita bisa membuka kenangan itu di kemudian hari. Dengan demikian, perasaan-perasaan yang tidak bisa tersampaikan lewat lisan justru bisa tersampaikan lewat tulisan dan membuat kita menjadi lebih lega. Terkadang hal-hal kecil yang kita anggap remeh, justru mampu membawa dampak besar bagi kita. Hal-hal tersebut adalah bentuk dari self healing.

Seperti saya yang suka menulis pada aplikasi Wattpad untuk mencurahkan semua hal yang saya rasakan dan isi pikiran saya yang terkadang membingungkan, tetapi tidak bisa diungkapkan lewat lisan. Saya mulai menulis sejak kelas lima SD, tetapi itu hanya menulis di selembar kertas saja. 

Ketika kelas sembilan SMP, teman saya memberitahu tentang aplikasi bernama Wattpad yang bisa digunakan untuk membaca karya-karya kepenulisan online dari orang-orang di seluruh dunia sebagai referensi dan bisa juga menuangkan karya kita di sana. Saya memberanikan diri untuk memulai menulis di aplikasi tersebut. 

Awalnya saya ragu karena sebelumnya belum pernah memublikasikan karya saya. Berbekal pengetahuan dan pengalaman menulis yang minim, saya tetap mencoba menuliskan karya saya pada aplikasi tersebut. Karena jika kita tidak memulai hal-hal positif yang bermanfaat, maka selamanya kita tidak akan pernah maju. 

Saya masih menekuni kepenulisan tersebut sampai sekarang, meskipun sudah mulai jarang memublikasikan karya karena kesibukan tugas kuliah. Saya selalu menyempatkan waktu untuk setidaknya menulis satu bab pada karya saya di aplikasi tersebut. Selain saya bisa mencurahkan hal yang saya rasakan dan isi pikiran saya, tulisan saya juga dapat dibaca oleh publik yang mungkin mengalami permasalahan yang sama dengan saya atau mungkin justru bisa menginspirasi orang-orang yang membacanya.

Ternyata self healing tidak harus melakukan hal yang berat dan mengeluarkan uang, tetapi bisa dilakukan dengan menulis. Kegiatan tersebut sangat ringan dan mudah untuk dilakukan. Sebagian orang mungkin sudah terbiasa dengan menulis, seperti menulis puisi, cerita, esai, artikel, dan semacamnya. Namun, ada juga yang belum terbiasa dan itu tidak menjadi hambatan dalam menulis. Karena pada hakikatnya kita semua terlahir sebagai penulis. 

Dalam jangka panjang, menulis mampu mengurangi kadar stress, meningkatkan imun tubuh, meningkatkan mood, dan mengurangi trauma. Selain itu, jika bidang kepenulisan ini lebih ditekuni maka bisa menghasilkan uang. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berhasil melahirkan karya-karya inovatif di bidang kepenulisan yang mampu menginspirasi orang lain.