Ibu adalah seseorang yang sangat berjasa dalam hidup kita, karena ibulah yang telah banyak berkorban untuk keberlangsungan hidup kita. Dimulai dari beliau rela mengandung selama 9 bulan lamanya, lalu pengorbanan beliau ketika melahirkan kita, serta waktu yang beliau  habiskan untuk merawat kita hingga dewasa.

Kalian tau kenapa sih harus ibu yang berperan dalam hal itu? Jawabannya yaitu karena memang hanya seorang ibu yang mampu melakukan peran tersebut. Mungkin ada beberapa sosok ayah yang dapat berperan layaknya seorang ibu, namun peran ayah sebagai seorang ibu tak dapat seutuhnya berperan sebagai seorang ibu karena hanya ibu yang memiliki peran untuk mengandung dan melahirkan.

Seorang ibu senantiasa ingin membahagiakan anaknya. Dengan mencurahkan segala kasih sayangnya untuk anaknya merupakan salah satu cara beliau untuk membahagiakan kita sebagai anaknya. Seluruh kasih sayang yang diberikan oleh seorang ibu kepada anaknya membuat semakin kuatnya ikatan batin di antara mereka.

Ikatan batin sendiri merupakan hubungan keterikatan batin atau perasaan seseorang dengan orang lain. Contohnya yaitu ikatan batin antara ibu dan anaknya. Seorang ibu dan anak memiliki ikatan batin yang sangat kuat.

Menurut medis ikatan batin antara seorang ibu dan anaknya terbentuk ketika seorang anak masih berada dalam kandungan. Ikatan batin tersebut terbentuk secara alamiah, yang mana ketika sang anak masih berada dalam kandungan membuat seorang ibu merasakan kebahagiaan tersendiri. Namun, ketika sang buah hati sudah terlahir seorang ibu akan merasa lebih bahagia.

Kebahagiaan yang dirasakan sang ibu membuat dihasilkannya hormon dopamin dalam tubuh. Banyaknya hormon dopamin yang dihasilkan oleh tubuh membuat semakin kuatnya ikatan batin antara seorang ibu dan anaknya.

Kalian percaya nggak kalau ikatan batin antara ibu dan anak memang sangatlah kuat? Atau mungkin kalian pernah merasakan bahwa ikatan batin antara ibu kalian dengan diri kalian itu kuat?

Sebenarnya untuk percaya atau tidak terhadap kuatnya ikatan batin antara ibu dan anak itu optional, tergantung diri kita masing-masing. Namun, pada kenyataannya kuatnya ikatan batin antara ibu dan anak memanglah benar.

 Mungkin, untuk kalian yang belum percaya akan kuatnya ikatan batin antara ibu dan anak belum pernah secara langsung merasakan pada diri kalian sendiri pengalaman kuatnya ikatan batin tersebut. Namun, bagi yang pernah merasakan kuatnya ikatan batin antara ibu dan anak pasti akan percaya hal tersebut.

Dari pengalaman yang pernah aku alami yang mana menurutku hal ini adalah salah satu contoh kuatnya ikatan batin antara ibu dan anak. Suatu ketika kakakku sedang pergi, yang mana ketika meminta ijin kepada orang tua dia mengatakan bahwa dia akan pergi kegiatan sekolah selama beberapa hari.

Setelah satu hari pergi, kakakku ini memberikan kabar dirinya yang sedang mengikuti kegiatan sekolah tersebut. Namun ibuku merasa kabar yang diberikan kurang sesuai dengan kegiatannya.

 Setelah kejadian tersebut ibu saya merasakan ada sesuatu yang tidak benar pada kakakku, lalu ibuku menghubungi ayahku dan langsung mencari info tentang kakakku ke teman-teman kakakku  maupun pihak sekolah.

Dan benar pihak sekolah mengatakan bahwa kakakku tidak mengikuti kegiatan sekolah yang dia katakan ketika meminta ijin. Pada akhirnya ada seorang teman kakakku yang mengatakan bahwa kakakku tidak sedang liburan pada acara sekolah, melainkan sedang mendaki gunung bersama temannya.

Cerita pengalaman tersebut dapat dikatakan bahwa memang benar felling seorang ibu kepada anaknya atau ikatan batin antara ibu dan anak sangatlah kuat. Jika sekarang kita sebagai anak belum merasakan hal tersebut mungkin suatu saat ketika kita sudah memiliki anak maupun istri bisa merasakan kebenaran tentang kuatnya ikatan batin antara ibu dan anaknnya.

Jadi, sedikit pesan untuk kalian jangan pernah melakukan kebohongan sekecil apapun atau menyembunyikan hal sekecil apapun pada orang tua kalian, terutama pada ibu. Karena mungkin sebenarnya seorang ibu sudah mengetahui kebenaran yang atas sesuatu yang terjadi, namun beliau tetap diam sampai kalian mengatakan yang sejujurnya.

Kekuatan ikatan batin antara ibu dan anaknya sangatlah kuat. Kekuatan ikatan batin antara ibu dan anak terbentuk karena kebahagiaan seorang ibu atas hadirnya seorang anak serta kasih sayang seorang ibu kepada anaknya membuat semakin kuatnya ikatan batin di antara keduanya.

Oleh karena itu kita harus selalu bersikap jujur dan terbuka kepada ibu, karena sekecil apapun kebohongan kita ibu pasti tahu yang apa yang sebenarnya maupun apa yang kita sembunyikan, namun mereka hanya diam menunggu hingga kita mau terbuka kepadanya.

Dan kita harus senantiasa menghormati dan menyayangi ibu, karena sebesar apapun kasih sayang yang kita berikan kepada ibu tak akan lebih besar jika dibandingkan dengan kasih sayang yang ibu berikan kepada kita. Berusahalah untuk selalu membahagiakan ibu karena kebahagiaan ibu merupakan sebuah cara untuk mempermudah segala urusan kita.