Remaja atau anak muda adalah seorang yang berada dalam masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa, pada masa ini terdapat perubahan baik fisik, emosi, intelektual, dan sosial. Usia remaja terjadi di antara umur 10-24 tahun, masa remaja ini dibagi menjadi tiga yaitu, masa remaja awal ( usia 10-13 tahun ), masa remaja pertengahan ( usia  14-17 tahun ), dan masa remaja akhir atau dewasa muda ( usia 18-24 tahun ).

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa dalam peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa akan terjadi perubahan secara fisik, emosi, intelektual, dan sosial. Perubahan fisik primer dan sekunder, misalnya terjadi menstruasi pada perempuan, dan terjadi mimpi basah pada laki-laki. Selain itu, munculnya tanda sekunder seperti payudara dan pinggul membesar, serta  timbul jerawat, pada perempuan. Sedangkan pada laki-laki, mulai tumbuh jakun dan kumis, suara semakin berat, dan juga muncul jerawat.

Perubahan yang lain adalah perubahan emosional. Pada masa remaja ini emosional seseorang cenderung belum stabil. Misalnya saja, ketika terjadi perubahan fisik dalam dirinya, membuat sebagian remaja merasa insecure, memikirkan dirinya sendiri, dan juga cenderung membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain. Contoh lainnya adalah remaja akan lebih sering membawa perasaannya dalam bersosialisasi, mereka cenderung lebih sensitif, suka marah, dan mudah stress karena memikirkan nilai ujian dan hubungannya dengan teman sebaya atau bahkan pacar.  

Masa remaja adalah masa yang paling indah, masa di mana seseorang akan mencari jati dirinya. Oleh karena itu masa remaja atau muda sangatlah penting dalam membentuk pribadi seseorang menuju kedewasaan. Namun, ada juga seseorang yang akan cenderung mengikuti arus sehingga terkadang kepribadian pada dirinya tidak sesuai dengan aslinya karena cenderung ikut-ikutan, proses tersebut dipengaruhi oleh adanya pola pikir yang berbeda-beda. 

Seiring berjalannya waktu remaja akan dituntut untuk menyelesaikan permasalahan, membuat rencana di masa yang akan datang, bersosialisasi dengan orang lain dan tentunya adalah mengenali minat dan bakatnya.

Terlepas dari banyaknya perubahan dan proses dalam peralihan remaja menuju kedewasaan, masa muda atau remaja merupakan masa yang pasti dilalui semua orang. Maka hal yang perlu dilakukan adalah memanfaatkan masa muda sebagai sebuah proses pembentukan kepribadian diri yang mana sangat penting untuk masa depan kelak.

Pernahkah mendengar kalimat “Muda Berkarya” ? yap, memang betul pada usia muda seseorang memiliki potensi fisik yang bagus, pikiran yang fresh dan lebih kreatif serta semangat yang membara. Oleh karena itu, masa muda adalah masa yang sangat cocok untuk berkarya dan keluar dari zona nyaman, seperti menjadi berprestasi, menciptakan teknologi alternatif dan juga anak muda yang dapat berkembang sesuai dengan era globalisasi dan digital saat ini.

Masa muda adalah saatnya berproses, membentuk diri untuk masa depan yang lebih cerah. Mempunyai cita-cita yang tinggi misalnya, suatu tekad untuk mengubah diri menjadi lebih baik atau menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga, serta terlebih lagi bagi sebagian dari anak muda yang berjuang untuk merubah perekonomian keluarga. 

Ketika berproses  terkadang membuat remaja menjadi stress. Faktornya mungkin terjadi karena merasa takut akan apa yang terjadi nantinya, misalnya saja, takut tidak bisa mencapai apa yang diimpikan, apalagi jika terdapat masalah ekonomi finansial dalam proses menggapai cita-cita dan omongan orang lain disekitar yang mengatakan bahwa “kamu tidak usah bermimpi terlalu tinggi, karena itu sulit” , hal-hal tersebut merupakan penyebab tekanan batin yang terjadi pada diri remaja.

Sebagai anak muda tidak boleh menyerah begitu saja, anak muda harus menjadikan anggapan dari orang lain itu sebagai motivasi untuk diri dalam mewujudkan cita-cita dan impian. Tindakan yang perlu dilakukan adalah pembuktian dengan sungguh-sungguh dan dengan pencapaian yang baik dengan begitu kita sebagai anak muda bisa merubah asumsi dari orang-orang disekitar kita.   

Tidak salah untuk bermimpi tinggi, seperti yang dikatakan oleh Bung Karno “Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh engkau akan jatuh di antara bintang-bintang”. Berarti tidak salahkan jika kita bermimpi?. Masa muda adalah masanya untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu, sekarang ini kita mulai atau tidak sama sekali. Jangan sampai masa-masa indah remaja sia-sia tanpa adanya pengalaman berproses.

Pengalaman itu perlu, mencoba hal baru, mengeksplor kemampuan diri, menemukan bakat, dan hal lain yang menjadi bermanfaat di masa tua nanti. Ada nih quotes yang cocok untuk anak muda, “Lakukanlah! Tidak peduli bagaimana akhirnya, itu adalah sebuah pengalaman”. Selagi masih muda, cari pengalaman sebanyak-banyaknya, pengalaman itu menjadi guru terbaik yang nantinya bermanfaat di masa depan kelak.

Anak muda menjadi agent of change, hal ini berarti bahwa anak muda menjadi pembawa perubahan bagi lingkungan sekitarnya. Perubahan yang terjadi bisa perubahan yang positif maupun negatif. Tentunya agent of change yang baik adalah pembawa perubahan yang positif.

Seperti wejangan dari Bung Karno “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”. Makna dari kalimat ini sangat menggambarkan bahwa anak muda merupakan potensi dan generasi penerus bagi masyarakat dan negara, apalagi disaat pandemi covid-19 peran anak muda sangat dibutuhkan seperti melakukan kampanye perilaku hidup sehat, memberi semangat terhadap orang-orang di sekitar dalam menghadapi pandemi, serta menjadi pelopor pemanfaatan teknologi digital dalam keadaan physical distancing dan dirumah saja.

Berarti anak muda sangat punya potensi bukan? Generasi yang harus berkembang demi kemajuan dan kelanjutan hidup bersosial. Masa muda hanya datang sekali, kita tidak pernah tahu usia kita kedepannya. 

Produktif di usia muda adalah hal yang bisa dilakukan agar masa keemasan tidak terbuang sia-sia. Mumpung masih muda cari banyak pengalaman, mempelajari hal-hal baru untuk memperluas wawasan, menjadi berprestasi, belajar investasi dan menabung untuk masa depan nantinya.

Hal-hal yang bermanfaat harus dilakukan disaat potensi di usia muda yang masih kuat fisik dan pikiran yang masih fresh. Anak muda akan mempunyai dua pilihan menghabiskan masa mudanya dengan bermalas-malasan atau dengan produktif dan hal-hal yang bermanfaat. 

Sekarang produktif atau tidak sama sekali, karena masa muda hanya datang sekali sebelum masa tua. Lebih baik susah dulu di usia muda, esok di usia tua dapat menikmati hasil dari proses yang sudah dilewati.