Freelancer
2 bulan lalu · 75 view · 5 min baca menit baca · Pendidikan 39041_72920.jpg
Republika

Sejuta Manfaat Kertas

Kertas adalah kebutuhan bagi kita. Tanpa kertas, maka tidak akan ada buku untuk dibaca dan juga ditulis. Dalam bidang pendidikan kertas begitu dibutuhkan. Tanpa ada kertas bagaimana anak didik atau peserta didik akan pintar dan mampu bersaing di tengah persaingan global yang ketat saat ini?

Kertas adalah bagian penting yang tak bisa kita hindarkan, meski kadang pembuatan kertas dapat merusak hutan kita, tetapi perilaku itu dapat kita cegah. 

Terpenting, lakukan saja sosialisasi kepada pihak perusahaan kertas untuk mampu membuat kertas dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Dengan begitu, kertas dapat sangat bermanfaat bagi kehidupan.

Di dalam proses pendidikan saat ini, kita sudah melihat bahwasannya peserta didik memiliki banyak buku di dalam tas mereka. Pernah saya melihat peserta didik di salah satu sekolah ternama di kota Medan memakai tas begitu besar dan isinya semua adalah buku.

Baik itu buku pelajaran maupun buku tulis. Semua itu berbahan kertas. Kertas memberikan manfaat bagi pendidikan. Kertas menjadi tempat sumber pengetahuan yang dapat menunjang wawasan kita dalam memajukan negeri ini.

Para profesor, doktor, magister maupun sarjana mempergunakan kertas sebagai alat mereka belajar yang sudah diolah menjadi buku. Buku adalah jendela ilmu pengetahuan yang dapat membuka wawasan kita mengetahui tentang semua ilmu pengetahuan. Jadi, perlu juga kita bersahabat dengan kertas karena sejuta manfaatnya.

Hargai kertas

Nah, saya ingin memaparkan hasil pemikiran, pengamatan dan pengetahuan saya tentang kertas ini. Pertama, tak dapat kita pungkiri bahwa kertas adalah bahan membuat buku. Buku yang kita baca saat ini bahannya adalah dari kertas. Tanpa kertas, tentu tidak ada buku. Tak mungkin buku kita dari bahan lainnya selain kertas bukan?.


Begitupun bagi seorang penulis dan masyarakat tentunya, kertas sebagai alat kita untuk mulai menulis. Dengan memakai pulpen atau alat tulis lainnya, maka kita pakai kertas sebagai pendukungnya. 

Lihatlah, kalau kita belajar selalu ada rangkuman hasil belajar mengajar oleh guru yang kita tulis di dalam buku tulis sebagai pendukung belajar di rumah.

Bagi seorang penulis handal pun begitu, mereka menuangkan tulisan dalam sebuah kertas ataupun buku. Jadi, tanpa kertas apakah akan ada buku?. Tanpa kertas, apakah akan ada seorang penulis?. Tentu tidak!.

Kedua, saya juga ingin memaparkan bahwa kertas sebagai bahan informasi atau berita. Mengapa informasi atau berita?. Coba kita lihat koran, majalah dan media cetak lainnya, fungsinya adalah sebagai penyalur atau pemberi informasi atau berita kepada masyarakat bukan?.

Koran, majalah, tabloid maupun media cetak lainnya selalu memakai kertas sebagai bahan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Tanpa kertas, tentu tidak ada koran, majalah dan media cetak lainnya. Jadi, kalau begitu, bagaimana masyarakat kalangan bawah khususnya,  bisa mendapat informasi mengenai berita daerah, nasional maupun internasional tanpa media cetak?.

Saat ini saja media cetak seperti koran masih sangat dibutuhkan, meski ada media daring atau online. Akan tetapi, apakah masyarakat kalangan bawah mengerti menggunakan media daring atau online?. Tentu tidak semuanya mampu dan mau menggunakan media daring dalam membaca informasi atau berita saat ini.

Karena itu, tanpa koran dan media cetak lainnya, maka budaya literasi terutama membaca akan luntur dan kita akan semakin sering terbawa berita hoaks dan wawasan yang minim.

Media cetak bahannya adalah kertas. Kertas, selain mempunyai fungsi dan manfaat dalam bidang pendidikan, ternyata berfungsi juga sebagai penyalur berita atau informasi kepada masyarakat. Kertas tak bisa dipandang remeh oleh siapapun. Kertas sangatlah berguna, maka kita dukung terus perusahaan kertas saat ini.

Salah satu perusahaan kertas yang kita kenal adalah Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas. Maka, kita himbau dan dorong agar perusahaan tersebut terus berdiri kokoh dan tetap memperhatikan keselamatan dan kelestarian lingkungan sekitar.

Karena bagaimanapun, lingkungan yang sehat dan lestari akan menunjang proses kehidupan yang lebih baik dan dapat mencegah bencana alam dan dampak buruk lainnya.


Dalam kesempatan ini pula, saya ingin menyampaikan bahwa kertas harus kita hargai karena sejuta manfaatnya. Tanpa kita sadari bahwa kadangkala kita menyia-nyiakan kertas.

Mari kita perhatikan dan lihat anak-anak kita di rumah, bagaimana menggunakan kertas dengan baik. Zaman saya sekolah dulu, sering disaksikan bagaimana kertas terbuang dengan sia-sia. Masih satu coretan saja, kertas dikoyak dan dibuang sembarangan.

Padahal, masih banyak ruang yang dapat digunakan agar kertas itu dapat dimanfaatkan dengan baik tanpa harus membuangnya.

Dan, saya pernah ditegur juga oleh orangtua untuk selalu menghargai kertas, terutama buku tulis. Kami sebagai anak-anaknya sering menyia-nyiakan kertas begitu saja. Buku tulis yang kami pakai dalam proses belajar mengajar sering terbuang sia-sia.

Terbuangnya begini, banyak sisa buku tulis milik kami yang masih banyak halaman kosong, tetapi tidak kami pakai ketika masa tahun ajaran baru tiba. Jika masa tahun ajaran baru, selalu kami meminta buku tulis baru karena memang ajaran baru.

Jadi, sering kami selaku anak-anak dimarahi oleh orangtua karena masih banyak buku tulis yang halamannya kosong atau tidak terpakai, tetapi terbuang begitu saja. Kami meminta buku yang baru lagi karena sudah tahun ajaran baru.

Karena itu, sebagai anak, kami habis diomelin oleh orangtua dan tidak akan diberikan buku yang baru dan berusaha memakai buku tulis yang lama, yang tentunya masih bisa dipergunakan dalam proses belajar mengajar.

Itu adalah pendidikan yang baik buat kami dan bagi kita semua. Sering kita alami dan lihat tentunya, dimana kertas terbuang sia-sia tanpa dimanfaatkan dengan baik, padahal sejuta manfaatnya. Sebab itu, maka kita telah mengerti bahwa kertas memiliki sejuta manfaat yang sebenarnya tak terpikirkan oleh kita saat ini.

Kita abai dan sepele dengan kertas karena bentuknya yang tipis dan ukuran pun tidak terlalu lebar serta bisa di beli di warung-warung dan tempat perbelanjaan lainnya, dimana harga juga terjangkau.

Pembuatan kertas begitu banyak prosesnya dan bahannya dari kayu begitu sulit didapat, kadangkala harus mengorbankan lingkungan. Maka, dengan demikian, kita harus menyayangi kertas dan menganggapnya sebagai barang yang mewah dan berguna bagi kehidupan kita.

Kertas bukan untuk dibuang maupun disia-siakan, tetapi dipergunakan dengan baik sesuai kebutuhan masing-masing.


Kertas itu juga dapat kita pergunakan membuat inovasi baru untuk negeri ini. Tinggal, bagaimana kita memikirkan hal-hal positif mempergunakannya. Lebih dari  itu, kertas adalah alat untuk kita menjadi orang yang pintar, cerdas dan berdaya saing.

Jadi, jangan pernah membuang kertas, tetapi manfaatkanlah dia sebaik mungkin. Sejuta manfaatnya akan kita rasakan sebagaiamana telah diuraikan sebelumnya.

Pertanyaannya sekarang, apakah kita akan masih tetap menganggap sepele, abai dan menyia-nyiakan kertas dengan sejuta manfaatnya?. Saya yakin tidak!. Kita sudah dapat edukasi yang baik tentang kertas.

Mungkin masih banyak sesuatu yang menakjubkan kita dapat dari kertas. Mari kita berikan dan share bagi teman, sesama, saudara dan keluarga agar kertas lebih dihargai.

Artikel Terkait