Percaya diri (Self Confidence) adalah meyakinkan kepada kemampuan dan penilaian (judgement) diri sendiri dalam melakukan tugas dan memilih pendekatan yang efektif. Hal ini termasuk kepercayaan atas kemampuannya menghadapi lingkungan yang semakin menantang dan kepercayaaan atas keputusan atau pendapatnya. Serta tidak terpengaruh dengan orang lain.

Menurut Hakim rasa percaya diri adalah suatu keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimiliki oleh seseorang dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampuuntuk bisa mencapai tujuan dalam hidupnya.

Menurut Lauster kepercayaan diri merupakan suatu siap atau keyakinan atas kemampuan diri sendiri sehingga dalam Tindakan-tindakannya tidak terlalu cemas, merasa bebas untuk melakukan hal-hal yang sesuai keinginan dan tanggung jawab atas perbuatannya, sopan dalam berinteraksi dengan orang lain serta memiliki dorongan prestasi dan dapat mengenal kelebihan dan kekuarangan diri sendiri.

Adapun kebalikan dari lawan kata rasa percaya diri adalah rasa tidak percaya diri, atau biasanya orang-orang banyak yang menyebut sebagai rasa insecure, self doubt, minder, ragu dan lain sebagainya

Rasa tidak percaya diri adalah istilah dalam dunia kesehatan mental yang menjadi perhatian banyak kalangan biasanya rasa tidak percaya diri sering disebut dengan rasa insecure jadi sering diucapkan oleh orang yang sedang merasakan kecemasan terhadap suatu hal. Tidak hanya itu, insecure juga kerap diucapkan ketika seseorang tidak nyaman dengan dirinya sendiri atau suatu situasi.

Dapat dikatakan jika semua orang pasti penah merasa tidak percaya diri. Bahkan disebutkan jika rasa tidak percaya diri adalah perasaan yang normal terjadi pada setiap orang. Namun, selama perasaan insecure tersebut dalam kadar normal atau tidak berlebihan, maka tidak perlu dikhawatirkan. Sayangnya, jika perasaan tidak percaya diri hingga berlarut-larut dan mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan hingga kondisi mengganggu kondisi kesehatan, maka hal ini tidak bisa diabaikan

Begitu saja. Ada baiknya untuk meminta bantuan psikolog yang bisa memberi kepastian, apakah orang tersebut berada dalam kesehatan mental yang baik atau sedang terganggu.

Terkadang banyak suara-suara negatif yang bermunculan setiap kamu hendak melakukan sesuatu, hal seperti ini kerap membuatmu menjadi ragu dan tidak percaya diri akan kemampuan dirimu sendiri. Hal ini sering disebut dengan istilah Self Doubt yang menurut pijak psikologi adalah perasaan ragu akan kemampuan serta tidak merasa yakin pada diri sendiri yang terjadi di bawah alam sadar kita.

Dalam situasi tertentu, perasaan ragu akan diri sendiri yang berlebihan dapat mengakibatkan hilangnya rasa percaya diri, ketakutan yang berlebihan akan kegagalan yang membuatmu akhirnya semakin tenggelam dalam lautan keputusasaan dan melarikan diri dari tanggung jawab adalah solusi andalan.

Self doubt dapat terjadi akibat dua faktor yaitu faktor yang pertama adalah inner voice negative seperti Setiap orang pasti memiliki suara-suara yang muncul di dalam dirinya (inner voice) yang dimana terkadang suara ini dapat bermakna positif tapi tak jarang juga bermakna negatif. Suara yang bersifat negatif ini memiliki ragam bentuk yang berbeda-beda dapat berupa ingatan yang membawa kita pada kesalahan, kesedihan, dan kekecewaan di masa lalu.

Kata-kata yang mengingatkan kita pada kegalalan setiap kita ingin melakukan sesuatu, dan kritik-kritik yang sifatnya destruktif. Semakin sering suara-suara ini muncul dikepala mu maka kamu akan terus meragukan diri mu, hal ini bisa berimbas pada keyakinan kamu dalam memandang masa depan menjadi semakin khawatir serta takut dan bisa membuat potensi yang sebenarnya kamu miliki menjadi hilang karena kamu tidak cukup kuat untuk berjuang akibat keragu-raguan.

Suara-suara negatif yang berputar-putar dikepalamu ini sering muncul bisa jadi diakibatkan oleh suara di masa kecil atau bahkan pada lingkungan mu yang toxic seperti, teman yang selalu merendahkan dirimu, guru di sekolahanmu yang mungkin tidak pernah supportif, atau bahkan itu suara orang tua yang sering marah-marah dirumah. Setiap orang memiliki latar belakang yang berbeda-beda, kamu tidak bisa memilih dilahirkan di kondisi seperti apa tapi kamu bisa memilih masa depanmu ingin seperti apa, karena aku yakin setiap manusia memiliki kemampuannya masing-masing, aku harap kamu juga yakin akan kemampuanmu.

Sedangkan faktor yang kedua adalah Perasaan dan sikap yang “tidak cukup baik” seperti sikap keeragu-raguan ini dapat menenggelamkan seseorang kedalam lautan ketidak percayaan diri, kamu akan sering merasa selalu kurang beruntung, kurang pintar, kurang memiliki peluang, dan perasaan kurang baik lainnya. Hal ini bisa membuat hidupmu tertekan sehingga kamu akan terus menerus meragukan kapasitas dan kemampuan dirimu sendiri.

Masalah tersebut akan mengakibatkan hilangnya semangat dalam menggapai mimpi-mimpi mu sampai kamu berkesimpulan bahwa dirimu tidak mampu dan kompeten dalam melakukan sesuatu, bukan karena kamu tidak cukup baik tetapi karena pikiran mu terus memaksa mu untuk berpikir seperti itu. Padahal bisa jadi potensi dan kemampuan dirimu bisa membuatmu menjadi jauh lebih percaya diri, dimana hal itu yang nantinya bisa melawan pikiran serta sikap yang tidak cukup baik diawal tadi.