Pernah enggak sih kalian mendengar kalimat “tidak ada yang kebetulan di dunia ini”? Nah, kalian tim yang percaya kebetulan atau tim yang percaya kalau kebetulan itu takdir dari Tuhan?

Dilansir dari KBBI, kebetulan adalah sebuah keadaan yang terjadi secara tidak terduga atau tidak dengan sengaja terjadi.

Tapi kalian pernah merasa enggak kalau setiap kebetulan yang terjadi dalam hidup kalian seakan-akan sudah diatur dan sudah disesuaikan dengan keadaan kita.

Beberapa hari lalu saya mengikuti ujian tes masuk sekolah kedinasan. Namun, saya juga merupakan seorang mahasiswa yang saat ini berada di semester 2.  

Jadi, saya selalu berpikir “bagaimana kalau tes nya bersamaan dengan jadwal Ujian Akhir Semester (UAS)?”, “bagaimana kalau saya tidak bisa mengikuti salah satu antara UAS atau ujian tes kedinasan?”.

Pertanyaan itu hampir setiap hari mampir di pikiran saya tiap malam. Sampai di hari di mana pengumuman jadwal ujian, dengan kebetulannya saya mendapatkan jadwal di hari Senin, yang mana di hari itu hanya ada satu mata kuliah dan belum ada jadwal untuk Ujian Akhir Semester.

Kebetulannya lagi saya mendapat jadwal tes jam 3 sore sedangkan jadwal kuliah saya hanya sampai jam 10 pagi. Lebih kebetulannya lagi, tiba-tiba dosen di hari Senin itu ternyata tidak bisa mengajar, sehingga tidak ada kelas untuk hari Senin.

Jadi, di hari Senin tersebut saya bisa lebih tenang, karena saya juga harus berangkat lebih awal sebelum jadwal ujian. Hal tersebut dikarenakan jarak rumah saya dan lokasi ujian yang cukup jauh.

Tidak hanya itu, kebetulan lain yang sering saya alami adalah saat ada beberapa rapat kepanitiaan yang dilaksanakan di waktu yang sama. Tapi entah bagaimana bisa, selalu saja ada hal yang mengizinkan saya untuk bisa mengikuti semua rapat itu

Misalnya, saat itu saya harus mengikuti tiga rapat sekaligus, yang dilaksanakan secara online di waktu yang hampir sama.

Rapat pertama di sore hari, rapat kedua dan ketiga sama-sama dilaksanakan di malam hari. Tapi kebetulan tiba-tiba salah satu rapat di malam hari itu dibatalkan dan diganti keesokan harinya dikarenakan beberapa hal.

Selain dari dua kejadian itu, ada sebuah kebetulan lagi yang sering terjadi, yaitu ketika kelas pagi. Saya merupakan orang yang hampir setiap hari begadang. Hal itu karena tugas yang cukup banyak dan kegiatan di organisasi yang membuat saya harus mengerjakan tugas di malam hari.

Biasanya setelah menjalankan ibadah sholat shubuh saya kembali tidur karena rasa kantuk yang sangat amat tidak bisa ditahan.

Beberapa kali saya bangun kesiangan, jadwal kelas pagi saya adalah jam setengah 8, tapi saya bangun jam 8 atau bahkan lebih siang. Biasanya saya langsung panik menyalakan laptop tanpa membuka ponsel saya.

Tetapi begitu saya sudah masuk zoom untuk mengikuti kelas, ternyata tidak ada siapapun partisipan di zoom tersebut. Pada saat itu, barulah saya membuka ponsel untuk bertanya terkait kelas di hari itu.

Entah bagaimana, setiap saya bangun kesiangan selalu saja ada pengumuman di grup whatsapp, bahwa kelas dihari itu dibatalkan atau diundur menjadi siang. Seolah-olah Tuhan tau saya lelah dan ingin saya untuk tidur serta istirahat sedikit lebih lama.

Tidak hanya itu, masih banyak lagi “kebetulan-kebetulan” lain dalam hidup saya. Dari situ saya menyadari bahwa itu semua bukan hanya sebuah kebetulan.

Beberapa dari kalian pasti juga pernah mengalami “kebetulan-kebetulan” dalam hidup. Terkadang ada juga kebetulan yang tidak bisa kita pahami, kok bisa hal tersebut terjadi.

Kalian sadari atau tidak, semua kejadian atau peristiwa-peristiwa dalam hidup kalian sebenarnya tidak ada yang namanya kebetulan. Semuanya sudah diatur oleh Tuhan. Oleh karena itu, beberapa kejadian tidak bisa kita pahami, itu semua terjadi karena kuasa Tuhan.

Dari banyaknya “kebetulan” yang terjadi tersebut, saya juga menyadari bahwa saya tidak perlu khawatir akan apa yang terjadi nanti. Lakukan saja yang terbaik untuk yang ada saat ini. Percayalah bahwa Tuhan sudah mengatur segalanya.

Tetapi bukan berarti karena Tuhan telah mengatur segalanya, malah menjadikan kita hanya berdiam diri, tidak melakukan apa-apa, dan tidak mau berusaha.

Usahakan semaksimal mungkin, sebisa yang kalian lakukan, jika memang sudah tidak bisa maka barulah kita pasrahkan kepada Tuhan.

Begitupun dengan kalian yang bimbang akan masa depan, kalian tidak perlu risau atau khawatir. Jalani saja kegiatan kalian saat ini dengan selalu berusaha semaksimal mungkin dan tidak pernah lelah dalam belajar.

Suatu saat, kalian akan bertemu dengan “kebetulan” yang menjadi jawaban atas segala usaha yang kalian lakukan.

Ingatlah bahwa segala sesuatu yang memang ditakdirkan untuk kita, tetap akan menjadi milik kita.

Jangan khawatir jika sesuatu terjadi tidak sesuai dengan kehendak kita, bisa jadi di depan sana ada sebuah “kebetulan” yang indah yang sedang menanti kita.