Gizi seimbang ibu hamil merupakan hal penting yang harus dipenuhi selama kehamilan. Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari – hari yang memperhatikan prinsip variasi makanan dan mengandung banyak zat gizi sesuai dengan kebutuhan tubuh, aktivitas fisik, serta berat badan yang ideal.

Selama kehamilan ibu harus memperhatikan makanan sehari – hari dan mengonsumsi makanan lebih banyak dari porsi biasanya. Hal ini dikarenakan janin yang ada dalam perut tumbuh dengan mengambil zat gizi dari makanan yang dikonsumsi oleh ibu, sehingga ibu harus memenuhi kebutuhan zat gizi untuk dirinya dan janin.

Pada setiap tahap kehamilan ibu memiliki kebutuhan zat gizi yang berbeda – beda. Selain dipengaruhi oleh usia kehamilan, perbedaan kebutuhan zat gizi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya, berat badan, usia, status kesehatan, kebiasaan dan pandangan ibu terhadap makanan serta status ekonomi.

Meskipun terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kebutuhan zat gizi, ternyata ada juga zat gizi utama yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil. Zat gizi itu antara lain makanan yang mengandung, kalori, karbohidrat, protein, kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin, C serta asam folat.

Selain itu, pemenuhan zat gizi seimbang pada kehamilan trimester pertama juga tidak kalah penting. Trimester pertama merupakan proses awal kehamilan yang dimulai dari hari pertama haid terakhir dan berlangsung hingga akhir minggu ke-13.

Pada trimester pertama ini ibu akan mengalami banyak perubahan tubuh. Perubahan tubuh ini merupakan upaya penolakan oleh tubuh sebagai bentuk adaptasi pada kehamilan yang dialami. Namun ibu tidak perlu khawatir, karena hal ini merupakan hal yang wajar dialami pada saat awal kehamilan.

Perubahan tubuh yang dialami dapat berupa, yang pertama yaitu perubahan pada kulit yang dipengaruhi oleh hormon yang berkenaan dengan kehamilan, sehingga dapat merangsang produksi minyak secara berlebih dan menyebabkan kulit menjadi lembap.

Kedua, perubahan ukuran perut yang semakin membesar. Ketiga, berat badan yang semakin bertambah seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

Keempat, nyeri yang dirasakan oleh ibu pada bagian payudara. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon untuk persiapan ASI.

Terakhir, mual dan mutah atau morning sickness yaitu, perubahan tubuh yang umumnya dialami oleh semua ibu hamil ditrimester pertama. Mual dan mutah atau morning sickness ini disebabkan oleh terjadinya peningkatan suasana asam pada mulut, sehingga mengakibatkan berkurangnya nafsu makan.

Namun selain itu, berkurangnya nafsu makan juga dapat disebabkan oleh perubahan hormon pada saat kehamilan. Oleh sebab itu, pemenuhan zat gizi yang seimbang pada ibu hamil trimester pertama sangat diperlukan agar kondisi ibu dan janin tetap terjaga.

Meskipun mendapat keluhan tersebut, ibu harus tetap makan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi tetapi memiliki porsi yang kecil.

Ibu dapat makan dengan menerapkan sistem makan porsi sedikit – sedikit tetapi dalam jangka waktu yang sering, untuk mengurangi risiko mual dan mutah.

Secara spesifik terdapat beberapa zat gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester pertama. Yang pertama, asam folat untuk pembentukan sistem saraf pusat dan juga otak.

Kedua, asam lemak tak jenuh untuk pertumbuhan serta perkembangan sistem saraf pusat dan juga otak. Ketiga, vitamin B12 untuk membantu perkembangan sel janin. Terakhir, vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium dan mineral dalam darah.

Ibu dianjurkan untuk memilih makanan dengan berbagai variasi menu makanan yang mudah dicerna. Makanan yang dapat dikonsumsi ibu hamil pada trimester pertama antara lain, sayur – sayuran hijau, tempe, dan kacang – kacangan yang mengandung banyak asam folat.

Berbagai jenis ikan seperti ikan tengiri, ikan laut, ikan tongkol, ikan tuna, dan lain – lain yang mengandung asam lemak tak jenuh. Olahan hasil ternak dan kacang kedelai seperti keju, susu, tempe, dan tahu yang mengandung vitamin B12, serta ikan salmon dan bahan makan lainnya yang mengandung vitamin D.

Ibu juga dianjurkan untuk menghindari makanan yang diawetkan, banyak mengonsumsi air putih, membatasi makanan dengan kandungan garam yang tinggi, menghindari daging, ikan, dan telur yang dimasak kurang matang, serta membatasi ibu untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.

Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi seimbang pada ibu hamil trimester pertama dapat memberikan berbagai manfaat yang sangat penting bagi ibu dan janin.

Manfaat yang didapat antara lain, sebagai sumber tenaga bagi ibu dan janin selama masa kehamilan, membantu proses tumbuh kembangan janin, mengurangi risiko komplikasi pada ibu, mencegah terjadinya berat badan lahir rendah pada janin setelah lahir, dan mencegah terjadinya infeksi pada ibu saat persalinan.


Daftar Pustaka

Almatsier, S. 2003, Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Anonimous, 2002. Buku Penilaian Status Gizi. EGC, WHO. Jakarta

Azizah, A., & Adriani, M. 2017.Tingkat kecukupan energi protein pada ibu hamil trimester pertama dan kejadian kekurangan energi kronis. Media Gizi Indonesia, 12(1), 21-26.

Banudi, L. 2012. Gizi Kesehatan Reproduksi. EGC. Jakarta

Merryana Adriani, S. K. M. 2016. Pengantar gizi masyarakat. Prenada Media.

Pane, H. W., Tasnim, T., Sulfianti, S., Hasnidar, H., Puspita, R., Hastuti, P., ... & Hulu, V. T. 2020. Gizi dan Kesehatan. Yayasan Kita Menulis.