Siapa sih yang tak suka diskon saat membeli barang? Promosi dalam bentuk diskon sekian persen, cashback sekian persen, beli dua gratis satu, beli tiga bayar dua, atau beli satu gratis dua, semuanya itu sangat memikat mata. Lalu mengaduk-aduk hasrat berbelanja.

Namun, gencarnya promo diskonan tersebut sebaiknya tetap disikapi dengan akal sehat. Jangan sampai yang awalnya dilakukan dengan niat pengiritan, malah akhirnya jadi pemborosan.

Bagi konsumen belanja online, tentu hafal bahwa marketplace sering sekali menggelar promo diskonan, di samping segala macam promo tentunya. Seperti promo gratis ongkir yang sebenarnya nggak gratis-gratis amat itu. 

Gencarnya promosi tak hanya muncul di layar hape, tetapi juga ditayangkan di layar televisi. Tak tanggung tanggung, bahkan tak jarang  girlband atau boyband Korea disewa untuk meramaikan.

Benar-benar menggoda. Yang awalnya tak tertarik sedikit pun, lalu iseng membuka aplikasi marketplace. Deretan flash sale terpampang nyata. Belum lagi banyaknya daftar produk yang dilabeli diskon besar besaran, yang kadang sampai 90%.

Tentu saja kita boleh punya keinginan untuk membeli atau memborongnya. Namun, untuk mengeksekusi keinginan tersebut alias membayarnya dengan sejumlah uang, tentu saja harus ditimbang dan dipikirkan terlebih dulu. Yah, kecuali situ bangsawan tajir yang duitnya turah-turah.

Membeli barang, jika hanya didasari lapar mata bukan karena kebutuhan, sering kali berbuah penyesalan. Sudah telanjur beli, eh ternyata nggak butuh-butuh amat. Telanjur memborong, eh ternyata malah pemborosan.

Padahal tak ada ruginya menahan keinginan belanja, meski diskon barang terlihat sangat menggoda. Ketinggalan promo rasanya bukan sesuatu hal yang menyakitkan. Kalau ketinggalan, tunggu saja promo berikutnya. Marketplace sering kali menggelar promo-promo serupa, kok.

Misalnya, jika tak kebagian di promo 9/9, kalian bisa nunggu nanti di 10/10, 11/11, atau 11/12. Nyaris di setiap bulan ada, di tanggal dan bulan yang kombinasi angkanya semacam itu. Bahkan jika tak tertarik belanja di marketplace yang satu, masih bisa belanja di marketplace lainnya. Toh, setiap marketplace punya event promo tersendiri. Dan semuanya terlihat menarik.

Promo belanja, terutama diskon, memang menggoda. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli atau memborongnya.

Sesuaikan dengan kebutuhan

Membeli barang tanpa didasari kebutuhan rasanya hanya sebuah kesia-siaan. Pastikan kalian tahu manfaat dan cara memanfaatkan barang tersebut. Jangan sampai hanya tergoda membeli tetapi setelah barangnya sampai malah kalian bingung mau ngapain.

Sekali lagi, ini terkait optimalisasi pengiritan. Belanja barang yang tak bermanfaat sama saja dengan menghamburkan uang. Lagi pula masih ada hobi yang lebih unfaedah dan jelas sebuah kesia-siaan tetapi tanpa harus keluar uang. Stalking mantan, misalnya.

Cek harga

Tergiur label diskon yang angkanya fantastis itu wajar saja. Tetapi alangkah baiknya jika cek dan ricek terlebih dahulu. Teliti harga sebelum diskon, wajar atau tidak. Ada kemungkinan harga yang dicantumkan juga fantastis alias sudah dilipatgandakan.

Nah, waktunya mengaplikasikan pelajaran Matematika saat SD, tentang pecahan. Misalnya, diskon 90 persen untuk barang yang sudah dinaikkan harganya sebanyak 10 kali. Harga akhirnya ya sama saja, kan?

Lagi pula, promo diskon terus-menerus untuk barang tertentu, rasanya jadi mencurigakan. Jangan-jangan harganya memang segitu.

Cek harga untuk barang serupa bisa dilakukan dengan mengetikkan kata kunci pencarian barang yang sama di marketplace tersebut. Marketplace tuh kayak deretan toko di pasar atau pusat perbelanjaan. Banyak penjual. Barang yang dijual juga rupa-rupa. Beda penjual bisa beda harga meski barangnya sama.

Kalau masih belum yakin, bisa cek marketplace sebelah, Kakaak. Atau, bisa juga dengan bantuan Google, maka referensi harga barang tertentu bisa didapatkan. Gampang, kan?

Perhatikan review produk

Membaca review atau ulasan produk dari pembeli-pembeli sebelumnya adalah salah satu tips aman belanja di marketplace. Tak terkecuali membeli di saat promo diskon. Membaca review ibarat mengumpulkan berbagai masukan dan pertimbangan untuk membuat keputusan, jadi membeli atau tidak.

Ulasan pembeli ini kurang lebih juga bisa digunakan untuk menilai performa penjual. Meskipun barang diskonan tentu saja pengennya dilayani dengan baik dan maksimal.

Pastikan ada duitnya

Berbelanja di marketplace jelas butuh duit, apa pun metode pembayarannya. Cash ataupun kredit, ya sama aja butuh duit. Semurah-murahnya harga diskonan, bisa terasa kepuasannya setelah berhasil didapatkan. Tentu saja ditebus dengan duit. Mau duit sendiri atau dibayarin teman, yang penting ada duitnya.

Kecuali jika deretan harga diskonan hanya jadi kepuasan mata memandang. Ini sih lain cerita. Anggap saja seperti cuci mata di mal sambil mengamati harga-harga barang.