Ketika di tengah kesunyian malam ini 

kau datang, lalu mengetuk-ngetukku

Aku bisa apa untuk tidak membiarkanmu masuk dan 

memporak-porandakan pikiranku!

Dengan lantang, kau teriakkan arti kebebasan 

membuat pikiranku semakin riuh bergemuruh

lagi dan lagi kau terus berkata tanpa henti

lewat ribuan aksara yang bergelayut mesrah

katamu : "Kebebasan adalah nilai yang tertinggi, manusia takkan bisa lari

darinya karena ia telah dikutuk untuk menjalani kebebasan."

Sungguh, kini aku menyadari bahwa aku tengah rindu, rindu akan kebebasan yang nyata!