Daripada sakit hati, lebih baik sakit gigi ini, biar tak mengapa” pastinya lirik lagu ini tidak asing ditelinga kalian, ya ini adalah lagu dangdut yang berjudul “Sakit Gigi” yang diciptakan oleh Obbie Mesakh dan dipopulerkan oleh Meggy Z pada tahun 90-an, lagu ini menceritakan tentang betapa perihnya sakit hati. Pada artikel kali ini tidak membahas tentang lirik lagu tersebut tetapi hal-hal yang berkaitan dengan sakit gigi dan sakit hati.

Pernahkah kalian merasakan betapa perihnya jika gigi anda merasa sakit? tentu perihnya bukan main kan? hampir semua orang tentunya pernah merasakannya yang namanya sakit gigi, karena sakit gigi merupakan salah satu penyakit “pasaran” yang hampir dirasakan orang pada umumnya seperti flu dan batuk. 

Sakit gigi juga tidak memandang umur, penderitanya bisa anak kecil, remaja, dan orang dewasa. Sakit gigi memang terlihat hanya sekedar penyakit biasa, tapi jika penyakit itu menimpa seseorang maka hal itu sangat mengganggu, memang sakitnya hanya di gigi tapi yang merasakan seakan-akan seluruh badan. Semuanya menjadi tidak karuan, kata orang : makan pun tak enak tidur pun tak nyenyak, bahkan sampai terbaring dan mengeluarkan air mata.

Umumnya rasa sakit itu berasal dari gigi yang berlubang, gigi yang lubangnya masih kecil biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit itu umumnya baru muncul ketika lubang pada gigi semakin membesar, mempengaruhi saraf, atau menyebabkan gigi patah. Sakit gigi berlubang juga bisa terjadi usai mengonsumsi makanan atau minuman yang dingin atau panas. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dokter untuk mengatasi rasa sakit gigi berlubang, antara lain:

Memberikan flouride

Jika lubang pada gigi masih dalam taraf permulaan alias sangat kecil, fluoride mungkin bisa dijadikan solusi untuk membantu memulihkan enamel gigi yang mengalami kerusakan. Caranya dengan menggosok fluoride berjenis cair, busa, gel, atau pernis ke gigi selama beberapa menit. Kini hampir seluruh pasta gigi telah mengandung fluoride, sehingga penanganan ini menjadi makin praktis.

Menambal gigi

Dokter biasanya akan menambal gigi berlubang yang telah melampaui pembusukan tahap awal. Caranya, gigi harus dibor untuk membuang bagian yang telah rusak. Setelah itu, gigi akan ditambal menggunakan zat seperti perak, emas, resin komposit atau por

Membuat crown gigi 

Untuk kerusakan gigi yang lebih parah atau gigi rapuh, dokter kemungkinan akan membuatkan crown gigi untuk menggantikan seluruh crown (mahkota) alami gigi. Crown buatan ini dapat terbuat dari emas, porselen, resin, porselin logam lebur, atau bahan lainnya.

Perawatan saluran akar gigi 

Perawatan saluran akar gigi diperlukan apabila pembusukan sudah mencapai bagian dalam gigi (pulpa) atau saraf yang sudah mati. Perawatan ini dilakukan dengan membuang jaringan saraf, jaringan pembuluh darah, dan setiap daerah yang busuk pada Setelah bersih, dokter gigi dapat melakukan tambalan atau memberikan crown, sehingga gigi tidak perlu dicabut.

Cabut gigi

Cabut gigi dilakukan jika pembusukan di gigi sudah begitu parah, hingga tidak dapat dipulihkan dan harus dibuang. Gigi yang dicabut akan meninggalkan ruang atau celah yang memungkinkan gigi lainnya bergeser. Oleh karena itu, jika memungkinkan, disarankan untuk membuat bridge atau rangkaian gigi palsu untuk menggantikan gigi yang dicabut.

Untuk mencegah sakit gigi berlubang, penting untuk merawat kesehatan gigidengan membiasakan membersihkan gigi setelah makan, mengonsumsi makanan sehat, dan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin.

Dalam Islam ada juga yang dinamakan dengan bersiwak, sama halnya dengan menggosok gigi bersiwak juga menggosokkan kayu keseluruh bagian gigi dan kayu yang dipakai biasanya kayu arak. Kegiatan bersiwak pertama kali bukanlah dari peradaban Islam, melainkan peradaban Babilonia di Irak. Namun begitu, pengaruh Islam dalam menyebarkan penggunaan siwak di seluruh dunia adalah signifikan. Bersiwak merupakan  pekerjaan yang ringan namun memiliki faedah yang banyak baik bersifat keduniaan yaitu berupa kebersihan mulut, sehat dan putihnya gigi, serta menghilangkan bau mulut, maupun faedah yang bersifat akhirat seperti mendapatkan keridhoan dari Allah Swt. sebagaimana hadis Nabi : “ siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhoan bagi Rabb” (HR. Ahmad) dalam hadis lain juga dikatakan : “ seandainya tidak memberatkan akan umatku sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak setiap kali berwudhu dalam riwayat lain setiap kali hendak shalat (HR. Bukhari). Sayangnya kebiasaan bersiwak ini kurang diminati orang lain sebagaimana halnya kebiasaan bersikat gigi. 

Setelah membahas tentang sakitnya gigi selanjutnya akan dibahas tentang sakit hati, jika sakit gigi merupakan sakit yang ada pada anggota badan yang nampak/jasmani, maka sakit hati merupakan sakit pada anggota badan yang tidak terlihat/batin (perasaan), karena sakit hati yang dimaksud disini bukan hati yang berbentuk seperti terkena penyakit liver atau hipertensi, lebih lanjut akan dijelaskan pembagian hati menurut al-Qur’an.

Ada empat istilah yang digunakan Al-Quran dalam menunjukkan makna hati, yaitu, shard, Qolb, Fuad atau afidah, dan albab. Istilah-istilah inimengambarkan lapisan-lapisan hati manusia dan kecenderungannya, baik ataupun buruk. Kalau seseorang menggunakan hatinya dalam arti shard, qalb dan fuadnya, maka ia bias baik dan bias juga buruk. Tetapi kalau ia menggunakan albab, maka orang itu sudah pasti baik.

Shadr berarti hati bagian luar Karena pengertiannya sebagai hati bagian luar, maka istilah sadr biasa pula diartikan sebagai dada. Hanya dada disini tidak hanya berarti fisik, tetapi juga non fisik, seperti aqal dan hati.

Qalb berarti hati bagian dalam, yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai kalbu atau hati. Hubungan antara Qolb dengan Shadr ialah bahwa Qolb merupakan sumber mata air, sedangkan Shadr diibaratkan sebagai danaunya, atau shadr merupakan lapangan bagi Qolb.

Fuad atau afidah berarti hati yang lebih dalam, Qolb dan fuad berkaitan erat dan pada waktu tertentu hampir tidak dapat dibedakan. Qalb mengetahui, sedangkan fuad melihat. Mereka saling melengkapi, seperti halnya pengetahuan dan penglihatan. Jika pengetahun dan penglihatan dipadukan, maka yang gaib manjadi nyata dan keyakinan kita akan menjadi kuat.

Albab berarti hati yang paling dalam atau hati sanubari atau hati nurani, dalam tasawwuf istilah “lubb” berarti hati terdalam atau hatinya hati Kalau ada orang hanya menggunakan shadr, Qalb, dan fuad, orang itu bisa baik dan bisa juga buruk, tapi kalau ia menggunakan albabnya, maka ia pasti baik.

Dalam KBBI, sakit hati dapat dipahami sebagai sebuah keadaan dimana seseorang merasa tidak senang karena dilukai hatinya, penyebabnya bermacam-macam, diantaranya karena dikhiantai, ditipu, dihina, putus cinta, penolakan sosial, atau bahkan kehialangan orang yang disayang, dsb. Pada saat sakit hatipun tubuh juga terkadang merasakan sakit, dikarenakan rasa sakit yag diterima reseptor opioid itu akan diproses dan diubah menjadi aktivitas sistem saraf sehingga akan memunculkan perasaan tidak nyaman dan nyeri pada tubuh secara fisik, inilah mengapa dada terasa sesak maupun perut terasa sakit ketika sakit hati. Sakit hati bisa diibaratkan seperti kaca yang pecah, mungkin bisa disatukan kembali tetapi tidak bisa utuh seperti semula. 

Banyak sekali ayat-ayat maupun hadis yang melarang tentang menyakiti hati orang lain, diantaranya : “dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata (QS. al-Ahzab : 58). Menyakiti hati orang lain, selain berdosa kepada Tuhan juga bersalah kepada sesama makhluk, oleh karena itu si pelaku, selain harus bertaubat kepada Tuhan juga harus meminta maaf kepada orang yang telah ia sakiti hatinya.

Maraknya kasus-kasus pembunuhan yang selalu terjadi berulang diantaranya akibat sakit hati, seperti, seorang lelaki membunuh mantan pacarnya akibat tidak rela melihat mantannya mempunyai pacar selain dirinya, kasus lain, suami yang membunuh tetangganya karena melihat istrinya berselingkuh dengan tetangganya tersebut, ini salah satu contoh patah hati akibat dikhianati. Ada juga kasus sakit hati akibat ditipu, misalkan seseorang meminjam uang atau benda lainnya seperti motor kepada orang lain tetapi akhirnya dibawa kabur atau tidak mengembalikan ketika sampai waktu yang sudah dijanjikan, tidak sedikit kasus pembunuhan akibat masalah hutang.

Selain itu ada juga sakit hati akibat penghinaan, penghinaan bisa langsung lewat ucapan lisan maupun cuitan, tulisan, dan perbuatan di sosial media. Ada beberapa kasus orang kena pasal UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) karena memperbuat hal-hal yang dianggap menghina orang lain dan akhirnya masuk penjara, ada juga artis yang kehilangan pekerjaannya akibat salah dalam berkata di suatu acara TV yang dibintanginya. 

Benar apa kata orang, mulutmu harimaumu, dalam pepatah arab juga dikatakan bahwa lidah lebih tajam/berbahaya daripada pedang. Seorang guru masyhur yang berasal dari barabai yang kita kenal dengan guru bakhiet berkata : penyesalan karena diam, tidak seberapa berat dari penyesalan karena salah bicara. oleh karena itu penting sekali menjaga mulut ini agar tidak menghina orang lain yang nantinya akan menimbulkan sakit hati bahkan dendam pada hati orang lain. 

Sekian sekelumit tulisan dari saya, maka daripada itu jagalah kebersihan diri dan gigi serta jangan lupa sikat gigi dua kali sehari agar setidaknya mengurangi resiko terkena sakit gigi, dan yang terpenting ialah jagalah akhlah baik berupa perbuatan, perkataan, maupun tulisan agar jangan sampai menyakiti orang lain dan jangan lupa berhati-hati menjaga diri sendiri agar tidak disakiti orang lain.