Arsiparis
2 tahun lalu · 135 view · 1 menit baca · Puisi heart-1925828_1280.jpg

Sajak Cinta Tak Abadi

Saat kunikmati pahit kopi
Di genanganya ada wajahmu, sendu
Kuhirup rindu untukmu
Menguap menjadi jelaga

Kau pergi namun tak hilang
Ku menanti tapi tak kepayang

Menaburi kamu dengan rayu
Saat hatimu penuh haus cumbu
Bagai deras hujan pada tanah
Yang retak di hantam mentari
Itulah saat waktu begitu berarti

Di sudut jalanan kota
Kuberjalan sendiri
Ada kenanganmu menggayut di punggungku

Cinta ini kita akhiri
Karena memang tak kita jadikan
Menjadi abadi
Tak perlu keabadian ini
Karena didunia yang utama
Bukan abadi tapi berart

Artikel Terkait