Guru
1 tahun lalu · 83 view · 1 menit baca · Puisi 66627.jpg

Sabda Semesta

Tatapan bola mata telanjang

Seolah siap menggeranyangi sang bidadari dari langit

Tak peduli bisingnya suara angin

Apatah lagi kicauan burung-burung perkutut

Antara muka tidak lagi saling sapa

Angkaramurka semakin merajalela

Ah sudahlah semuanya hanya sandiwara

Hasrat dan selengkangan sudah menggerogoti akal sehat

Kewarasan sudah dibunuh secara perlahan

Mereka berlagak hebat tampil bak sang Rajawali yang siap menerkam musuh

Tapi sebenarnya mereka tidak lebih hanya sebatas musuh ghaib bersorbankan sutra

Mereka titahkan kepada panji-panji setianya

Harus segera menghunuskan pedang dengan mengatasnamakan keadilan

Percayalah...

Semesta tidak buta,

Semesta tidak tuli,

Ada saatnya semesta bersabda