Bagaimana kehidupan dimasa depan nanti sudah banyak diproyeksikan oleh para peneliti. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi akan menjadi sumber daya yang dibutuhkan oleh semua umat manusia. Pada masa majunya teknologi seperti saat ini, pengetahuan dibidang teknologi dan informasi sangatlah penting. Dengan adanya pengetahuan tersebut, manusia jadi lebih siap untuk menghadapi era baru teknologi yang akan ada dimasa depan.

Perkembangan teknologi sangatlah cepat. Sudah banyak penemuan baru dibidang teknologi yang bermunculan sekarang. Semakin canggihnya teknologi, maka suatu hal yang mungkin sebuah robot mempunyai kecerdasan yang mirip dengan manusia bahkan menggantikan pekerjaan manusia. Lalu, apakah dimasa depan nanti semua pekerjaan manusia akan digantikan oleh robot?

Pada beberapa tahun lalu, muncul teknologi yang bernama Artificial Intellegence (AI). Pernahkah Anda mendengar kata Artificial Intellegence (AI) atau dalam Bahasa Indonesia sering disebut dengan kecerdasan buatan? Atau malah pernah menggunakannya? Mungkin Anda pernah menggunakannya namun Anda tidak tahu bahwa itu merupakan AI.

Pengertian Artificial Intellegence (AI)

Artificial Intellegence (AI) merupakan kemampuan sistem untuk menafsirkan data eksternal dengan benar, untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakan pembelajaran tersebut guna mencapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi yang fleksibel (Andreas Kaplan dan Michael Haenlein, 2019).

Singkatnya, Artificial Intellegence (AI) merupakan program yang dibuat oleh manusia untuk menjalankan suatu pekerjaan yang telah ditentukan, guna untuk membantu pekerjaan manusia.

Sejak abad 20 istilah Artificial Intellegence (AI) sudah mulai bermunculan baik dalam penelitian maupun dalam film genre fantasy. Kehadiran Atanasoff Berry Computer (ABC) pada tahun 1940 membangkitkan semangat para ilmuwan untuk mengembangkan ide pembuatan “electronic brain” yang kemudian terus berkembang dan menjadi Artificial Intellegence (AI) yang kita kenal sekarang ini (Claureina Diana, 2021).

Contoh Produk Artificial Intellegence (AI)

Di masa sekarang, sudah banyak teknologi yang menerapkan teknologi Artificial Intellegence (AI) didalamnya. Yang pertama ada virtual assisstant, seperti Google Assisstant dan Siri. Secara singkat, virtual assisstant membantu memudahkan kita untuk menemukan informasi dengan menggunakan suara kita. Anda dapat bertanya, “Di mana restoran terdekat?” atau “Bagaimana cuaca hari ini?” pada asisten virtual dari platform yang kamu miliki dan system akan langsung memberikan jawabannya.

Yang kedua ada mobil otonom. Mobil ini memanfaatkan teknologi GPS, sensor dan pengelihatan komputer dalam penggunaannya.  Dengan mobil ini pengguna bisa membiarkan mobilnya berjalan secara otomatis. Teknologi ini tentunya bisa bermanfaat bagi beberapa orang yang membutuhkan.

Yang ketiga ada pelayan konsumen virtual. Kamu dapat menemukan situs-situs belanja daring yang menerapkan fitur chatbot untuk merespons masukan atau pertanyaan kamu secara otomatis. Fitur berbasis teknologi AI ini dapat memahami bahasa dan pilihan kata yang kamu gunakan untuk menemukan keinginan kamu.

Yang keempat ada iklan produk daring. Pernah menemukan iklan-iklan dari barang yang Anda cari atau lihat sebelumnya di situs belanja daring? Iklan-iklan tersebut muncul berkat teknologi AI dan algoritma khusus yang menganalisis produk yang mungkin kamu beli berdasarkan kata kunci yang Anda masukkan atau produk terakhir yang dilihat di situs belanja.

Kelebihan dan Kekurangan Artificial Intellegence (AI)

Dibalik suatu program yang canggih, tentu memiliki kekurangan dan kelebihan dalam penggunaannya. Ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Artificial Intellegence (AI). Yang pertama adalah meminimalisir kesalahan. Robot lebih baik dan efisien dalam melakukan suatu pekerjaan yang berulang dan dapat menghasilkan hasil yang sama setiap masa.

Kelebihan yang kedua adalah ketersediaan sepanjang masa. Mesin tidak bosan, mesin dapat berfungsi tanpa rehat dan menghasilkan hasil yang tepat berulang kali. Kelebihan yang ketiga adalah mesin dapat memproses data dan menghasilkan hasil yang lebih cepat. AI dapat mempertimbangkan berbagai faktor dan membantu pengguna membuat keputusan yang tepat.

Selain dari kelebihan – kelebihan Artificial Intellegence (AI) yang telah disebutkan diatas, masih terdapat juga beberapa kekurangan yang dimiliki AI. Yang pertama adalah biaya pembuatan yang besar. Untuk membuatnya dibutuhkan alat untuk memproses program yang kompleks dan dalam penggunaannya juga dibutuhkan biaya yang besar.

Kekurangan yang kedua, teknologi Artificial Intellegence (AI) tidak memiliki emosi seperti manusia. Ini bermakna mereka tidak dapat menjalin hubungan dengan manusia atau mesin lain untuk menyelesaikan masalah tertentu. Yang ketiga adalah pemikiran yang terbatas. Mesin hanya dapat melakukan tugas yang sudah dirancang, apa pun yang melebihi haknya akan mengakibatkan kerusakan, baik kerusakan sistem, atau menghasilkan output yang tidak relevan.

Kesimpulan

Artificial Intellegence (AI) merupakan salah satu inovasi teknologi yang bisa membawa banyak manfaat bagi kelangsungan hidup manusia. Bagaimana perkembangan teknologi Artificial Intellegence (AI) dimasa depan ada ditangan manusia. Manusia juga harus lebih memikirkan kegunaan dari barang penemuannya, jangan sampai menjadi ancaman untuk keberlangsungan hidup manusia itu sendiri.

Teknologi yang sudah dilengkapi kecerdasan buatan pun masih memiliki banyak kekurangan dibandingkan dengan manusia. Beberapa pekerjaan mungkin akan digantikan oleh robot dimasa depan, namun tidak menutup kemungkinan akan adanya lapangan pekerjaan baru yang muncul. Maka dari itu, kita perlu tahu akan perkembangan teknologi yang terjadi dengan memperbanyak literasi, sehingga kita bisa mempersiapkan segala sesuatu hal menjadi lebih baik.

Daftar Pustaka

Gunadi, Widyanto. 2021. 4 Produk AI Ini Ada Dalam Kehidupan Sehari-Hari, Sadarkah Kamu?. EKRUT: https://www.ekrut.com/media/4-produk-ai-ini-ada-dalam-kehidupan-sehari-hari-sadarkah-anda, diakses pada 24 November 2021 pukul 20.12.