bangku-bangku kosong menunggu
di ruang tamu bisu

di dinding-dinding batu, topeng kayu tersenyum beku

lalu mengapa ranjang tua jadi cemburu?

ah rindu, engkau memang asu!

di liang tubuhmu aku seperti tamu dungu

berpura-pura lugu seperti tak pernah mencumbu

bukankah langit-langit kamar berdebu, ranjang tua berderit ngilu,

mereka tak pernah palsu?

jelujuri tubuhmu satu-satu

saat dulu kelaminku adalah kamu

2015