Akhir-akhir ini, produsen otomotif, khususnya mobil, berlomba-lomba untuk membuat mesin bensin dengan turbo. Apalagi dengan hadirnya Wuling Motors Indonesia yang pemain baru di dunia otomotif Indonesia menawarkan mesin bensin turbo dengan harga yang murah meriah.

Selama ini, mesin bensin turbo selalu ada pada mobil-mobil yang mewah dan mahal. Kebanyakan mesin turbo terdapat di mobil SUV bukan MPV. Tetapi dengan adanya Wuling motor, mesin turbo bensin dapat dibeli dengan harga yang cukup terjangkau. Salah satu mobil bermesin turbo bensin yakni Wuling Cortez.

Dengan adanya mesin turbo bensin, semua bahan bakar diwajibkan untuk menggunakan nilai oktan yang cukup tinggi. Menurut pabrikan mesin turbo bensin disarankan untuk menggunakan nilai oktan minimal 92. Dalam hal ini, nilai oktan 92 harganya cukup mahal bila dibanding dengan nilai oktan yang lain.

Selain bahan bakar yang digunakan harus tinggi, mesin turbo ternyata menjanjikan. Betapa tidak, dengan mesin turbo, daya yang dihasilkan lebih besar daripada mesin yang nonturbo. Artinya, turbo seakan menjadi mesin yang menjanjikan walau harga bahan bakarnya cukup mahal.

Di balik performa yang dihasilkan mesin turbo itu baik, perawatan mesin turbo ternyata cukuplah mahal dan sulit. Walaupun mahal dan sulit, banyak konsumen yang tertarik dengan mesin turbo bensin.

Saya berasumsi, dengan langkah seperti ini, pemerintah mulai menekan subsidi bahan bakar bensin. Selama ini, masyarakat lebih memilih bahan bakar yang jelek dengan harga murah, yang penting mobilnya jalan dan baik-baik saja. Sekarang, dengan hadirnya mesin turbo bensin, pemerintah dapat mengontrol masyarakat untuk tidak membeli bensin dengan harga yang murah.

Hal ini diperkuat dengan produsen mobil tidak akan memberikan garansi kepada pemilik mobil mesin turbo bensin karena kesalahan mengisi bahan bakar dengan oktan yang rendah. Saya kira tidak hanya mesin bensin, mesin diesel juga demikian.

Baik mesin bensin maupun mesin diesel, saat ini juga diberikan turbo agar mereka dapat berlari dengan kencang dan performa yang baik. Apalagi pada mesin diesel turbo, sangat dilarang untuk meminum solar busuk yang disubsidi pemerintah.

Lalu, dengan adanya fenomena ini, pada akhirnya semua kendaraan mobil akan semua dibekali mesin turbo. Tujuannya, mendukung kebijakan pemerintah agar makin tepat sasaran untuk masyarakat Indonesia yang tidak mampu dapat membeli bensin atau solar dengan harga subsidi.

Saya pribadi sebenarnya setuju. Karena, dengan begini, pemerintah dapat mengubah pikiran masyarakat, khususnya yang berekonomi tinggi, untuk meninggalkan bahan bakar yang murah dan membeli bahan bakar yang harganya cukup mahal. Sejujurnya, hal ini baik untuk kepentingan bersama.

Selain produsen mobil sudah memulai memproduksi mesin turbo, produsen juga mulai memproduksi mesin yang ramah lingkungan dengan dibekali hybrid. Mesin hybrid adalah mesin dengan perpaduan mesin besin dan motor listrik. Mesin hybrid dianggap lebih efisien dan ramah lingkungan karena 50% menggunakan penggerak listrik.

Untuk menghasilkan listrik, mesin hybrid mendapat pasokan listrik dari gerak kinetik. Contoh gerak kinetik, yakni mobil sedang mengerem, mobil sedang berjalan. Energi tersebut diubah dari energi gerak menjadi energi listrik yang nantinya disimpan dalam aki atau baterai mobil.

Selain itu, ada beberapa mesin hybrid menggunakan panel surya yang mengubah energi panas menjadi energi listrik. Itulah sebabnya mesin ini merupakan mesin di masa depan yang akan diproduksi secara massal. Sejauh ini, mesin hybrid ada pada mobil-mobil mewah seperti Lexus.

Dari fenomena tersebut, jelas bahwa ke depan semua orang akan memakai kendaraan yang ramah lingkungan. Mesin turbo juga diklaim sebagai mesin yang ramah lingkungan, tetapi ia masih 100% menggunakan minyak. Berbeda dengan mesin hybrid yang 50% menggunakan listrik, mesin hybrid biasanya juga dibekali turbo yang seakan-akan untuk memberikan performa yang lebih.

Dengan demikian, baik produsen maupun pemerintah sejatinya ingin mengubah pola pikir masyarakat. Jika dahulu membeli mobil itu diperkenankan untuk membeli bensin yang murah meriah, sekarang, dengan adanya mobil turbo, baik itu bensin maupun diesel, masyarakat diminta untuk membeli bahan bakar yang harganya mahal.

Selain itu, apalagi dengan mesin hybrid pasti menggunakan bahan bakar yang setara dengan mesin turbo karena mesin ini ada turbonya juga. Dengan begitu, pemerintah akan berhasil mengatasi permasalahan bahan bakar yang selalu salah sasaran.

Masyarakat dengan ekonomi yang tinggi selalu mengambil gampangnya dengan membeli bahan bakar yang murah, tetapi kini tidak bisa. Apalagi sebagian besar mobil mahal itu sudah dibekali mesin turbo untuk menekan kelangkaan minyak subsidi. Hingga saat ini, bahan bakar subsidi dibatasi karena hanya diperuntukkan untuk masyarakat tidak mampu.

Akhirnya, entah kapan itu, masyarakat pelan-pelan akan diubah cara pikirnya. Dengan hadirnya mesin turbo dan mesin hybrid, orang akan makin peduli dengan sesamanya untuk dapat membeli bahan bakar yang bersubsidi, agar dapat terwujud kebaikan bersama.