Jagad sepak bola Inggris raya saat ini dipenuhi dengan investor-investor asing yang mencoba mengambil alih kepemilikan klub dengan menggelontorkan dana triliyunan rupiah demi mendapatkan status kepemilikan penuh.

Sebut saja Chelsea, tim yang berasal dari London barat ini dengan warna khas biru akhirnya berhasil dibeli oleh Raja Minyak dari Russia yang bernama Roman Abramovich. Gelontoran dana 7 triliyun membuat manajemen The Blues julukan Chelsea bersedia untuk menyerahkan kepemilikannya kepada sang Raja Minyak.

Chelsea sendiri mulai dibeli oleh Abramovich pada tahun 2003, dan semenjak itu Chelsea melakukan perombakan total di seluruh manajeman, pemain dan skuad Tim. Abramovich pun tak main-main, dengan gelontoran dana yang sangat besar Raja Minyak tersebut juga mendatangkan pelatih yang sedang berprestasi pada waktu itu yakni Jose Mourinho, Mourinho diboyong dari FC Porto yang pada tahun 2004 berhasil membawa Porto menjadi juara liga champions dengan menundukan As Monaco 3:0.

Setelah menandatangani kontrak dan menjadi maneger baru bagi Chelsea Mourinho pun dengan cepat melakukan terobosan tim, target juara liga inggris pun menjadi bidikan utama Mou, untuk melengkapi skuatnya Mou memboyong dua anak asuhnya di Porto yakni Paulo Ferreira dan Ricardo Carvalho serta menambah amunisi di penjaga gawang dengan membeli Peter Cech dari Rennes.

Chelsea tampil dengan kekuatan baru mereka, wajah-wajah baru seperti Arjen Robben, Mateza Kezman dan Didier Drogba menjadi kekuatan utama Mou di lini depan, dan The Blues pun siap menyongsong musim 2004/2005 dengan optimisme tinggi.

Melalui tangan dingin Mou dan pengalamannya membawa Porto juara di liga domestik dan eropa membuat Mou ingin segera membuktikan kemampuannya di depan sang raja minyak, dengan kerja keras dan kematangan dalam memompa semangat pemainnya akhirnya The Blues mampu merengkuh title gelar Premier League dibawah asuhan Jose Mourinho.

Chelsea ditangan Mourinho kini tidak dapat lagi dipandang sebelah mata, mereka menjadi kekuatan baru yang sangat diperhitungkan dijajaran papan atas tim premier league dan menjadi empat tim teratas di liga inggris bersama Manchester United, Arsenal dan Liverpool.

Di musim berikutnya Abramovich kembali membeli pemain-pemain hebat untuk terus melengkapi skuad The Blues, nama-nama seperti Michael Essien, Lassana Diara, Maniche dan Shaun Wright-Phillipps berhasil di datangkan ke Stamford Bridge, dan terang saja Chelsea pun mampu mempertahankan gelar liga inggris di musim 2005/2006.

Mencoba untuk mempertahankan tittle juara yang ketiga kalinya secara berturut-turut, Abramovich pun tidak henti-hentinya membeli pemain, memang Abramovich tidak pernah setengah hati dalam pembelian pemain untuk The Blues, nama-nama seperti Michael Ballack, Andrey Shevchenko, Salomon Kalaou, John Obi Mikel dan Ashley Cole didatangkan Abramovich ke Stamford Bridge, sayang pada musim ini Chelsea gagal mempertahankan gelarnya, dan gelar Liga Inggris berhasil direbut oleh Machester United pada musim 2006/2007.

Musim 2007/2008 menjadi musim terakhir Mou menukangi The Blues, tidak konsisten nya permainan Chelsea dan persoalan internal di tim membuat manajemen Chelsea mendepak Mou di pertengahan musim, dan chelsea pun akhirnya diasuh sementara oleh Avram Grant sebagai pengganti Mou hingga akhir musim.

Status sebagai pengganti Mou jelas tidak mudah bagi Grant, mengingat Chelsea saat ini tengah dirundung banyak persoalan, jelas saja gelar liga Inggris lepas dengan mudahnya, namun hal yang mengejutkan adalah Grant mampu membawa Chelsea kepuncak final liga Champions tahun 2008, sayang The Blues harus mengakui keunggulan tim asal Inggris lainnya yakni Manchester United melalui adu penalti.

Di musim berikutnya musim 2008/2009 Abrmovich mendatangkan eks pelatih timnas Brazil tahun 2002 yakni luis Felipe Scolari, sayang Scolari juga tidak mampu mengangkat prestasi tim dan harus digantikan Guus Hiddink pada musim itu juga.

Hiddink juga tidak mampu berbuat apa-apa meski Abramovich juga mendatangkan pemain baru seperti Deco, Jose Bosingwa dan Ricardo Quaresma. Pada masa-masa sulit dan tanpa gelar Abramovich kembali memberikan kejutan kepada publik inggris, melalui gelontoran dana yang besar Abramovich berhasil mendatangkan Carlo Anceloti ke Stamford Bridge, tugas utama Anceloti adalah kembali membawa The Blues ke jalur juara.

Anceloti sebagai pelatih yang berpengalaman menukangi tim-tim besar di Italia akhirnya mampu memberikan gelar juara bagi Chelesa dimusim 2009/2010. Sayang Anceloti hanya bertahan 2 musim untuk menukangi tim london barat tersebut.

Musim-musim berikutnya Chelsea coba mendatangkan pelatih muda Andre Villas Boas, sayang Villas Boas tidak mampu berbuat apa-apa dan hanya mampu bertahan setengah musim, dan kemudian digantikan oleh Roberto Di Matteo pada musim itu juga, namun yang mengejutkan, Matteo mampu membawa Chelsea merengkuh Juara Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Musim ini Chelsea di asuh kembali oleh Guus Hiddink, sempat terpuruk diawal musim kini Chelsea perlahan-lahan mulai bangkit untuk kembali ke jalur juara, meski sulit mengingat musim ini tinggal menyisahkan 10 laga lagi di liga domestik, namun untuk finish di empat besar di akhir musim masih terbuka lebar bagi The Blues.

Kini kita tinggal menunggu kejutan apa lagi yang akan diberikan oleh Abramovich untuk tim London Barat tersebut demi memuaskan hasratnya terhadap sepak bola.