Republik Mahasiswa Rebahan merupakan sebuah komunitas tidak resmi yang didirikan oleh saya sendiri, Maulana, Lucky, Tomi, Hilmi, Atqi. Sejak berdirinya pada tanggal 24 Februari 2021 sampai sekarang anggotanya masih sama yaitu kami berenam. Alasan kami membuat komunitas ini karena senasib dan sepenanggungan yaitu sama sama mahasiswa rebahan yang kesepian.

Ditinjau dari segi asmara kami juga memiliki kesamaan, bisa dikatakan kami gagal dalam hal cinta. Saat ini kami selalu ditolak terus ketika mengungkapkan perasaan kepada gebetan, dengan kata lain ditolak terus.

Seperti Maulana yang menjabat sebagai Presiden Republik Mahasiswa Rebahan, dulu beberapa tahun yang lalu ia dikenal sebagai lelaki Playboy. Namun kini ia selalu ditolak sebelum pendekatan. Belum lama ia sedang berusaha untuk mendekati perempuan asal Bandung. Namun kandas juga, yang lebih menyakitkan lagi perempuan tersebut malah memilih yang lain.

Saya pun berusaha untuk menasehatinya "Lah kamu itu kan jabatannya Presiden Republik Mahasiswa Rebahan, ya jelas gebetan kamu itu lebih memilih Presiden Mahasiswa." Yang mengherankan lagi Maulana masih setia menunggu loh, bahkan ia dengan sukarela sering dicurhati oleh gebetan yang telah menolaknya. Untung saja Maulana ini rajin membaca, suka menulis. Jadi bukan hanya bucin saja yang ada pada dirinya.

Lalu berikutnya adalah Lucky dalam hal percintaan tidak jauh berbeda dengan Maulana. Meskipun Lucky ahli dalam menggombal, namun itu tidak menjamin Lucky berhasil dalam menjalin asmaranya. Kini Lucky disamping aktif di Republik Mahasiswa Rebahan, dan di tengah kesibukannya kuliah ia juga berwirausaha. Meskipun ia kini berwirausaha tetapi ia sekarang masih jomblo sih.

Berikutnya adalah Tomi, saya tidak tahu persis bagaimana kisah percintaan Tomi. Tetapi saat ini saya menjamin ia jomblo. Mengapa saya berkata demikian karena syarat untuk masuk ke Republik Mahasiswa Rebahan itu jomblo. Ia juga aktif di Remaja Masjid, mengajar ngaji, ahli dalam beladiri pencak silat, ahli dalam berpuisi.

Selanjutnya adalah Hilmi ia biasa dipanggil dengan nama Choi. Panggilan tersebut disebabkan karena ia suka sekali dengan K-Pop. Bahkan ia lebih bangga dipanggil dengan nama Choi dibandingkan dengan nama Hilmi. Tidak banyak kisa cinta yang bisa saya gali dari Choi ini, ia begitu tertutup perihal cinta. Karena ia anggota Republik Mahasiswa Rebahan bisa dipastikan jomblo. Choi ini jagonya dalam hal koreografi.

Kemudian Atqi ia juga saat ini jomblo katanya sih ia bingung bagaimana cara mengungkapkan perasaan kepada gebetannya. Saking gabutnya ia selalu ngechat "P" berulang kali kepada saya. Bukan hanya itu saja ia sering kali menelepon saya saat kuliah online, hadeeeeh. Kini ia selain kuliah juga sibuk sebagai seorang Barista.

Sementara itu saya dalam hal cinta untuk saat ini tidak jauh berbeda dari anggota Republik Mahasiswa Rebahan. Pernah saya mengungkapkan perasaan kepada perempuan yang saya sukai, tapi penolakan yang saya dapatkan. Ia beralasan tidak mau pacaran karena belum bisa move on. Lalu dua minggu kemudian saya dapat info kalau ia baru saja pacaran. Tetapi saya harus bersyukur gara gara patah hati itulah saya jadi konsisten dalam menulis.

Atas kesamaan nasib dalam asmara itulah Republik Mahasiswa Rebahan berdiri, selain itu juga kami sama-sama memiliki hobi rebahan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Republik Mahasiswa Rebahan adalah kegiatan positif yaitu diskusi, mulai dari diskusi soal kepenulisan, wirausaha, bedah buku, bedah film, dan lain sebagainya.

Kini Republik Mahasiswa Rebahan makin menunjukkan taringnya, anggotanya pun mulai bertambah satu demi satu. Meskipun tidak sampai ratusan atau ribuan. Untuk saat ini sih anggotanya sekitaran 15 orang.

Sang Presiden Republik Mahasiswa Rebahan lah yang paling berperan besar dalam perekrutan tersebut. Katanya ia mempromosikan Republik Mahasiswa Rebahan melalui Telegram, ia banyak mengenal kawan kawan dari Telegram. Ia jug memanfaatkan Telegram untuk mencari gebetan.

Cara yang ia lakukan masih dalam batas wajar sih hanya mencari gebetan menggunakan Telegram, tidak sampai ia pergi ke dukun untuk meminta ajian. Meskipun begitu sang Presiden Republik Mahasiswa Rebahan tak kunjung juga mendapatkan pacar dari Telegram.

Seandainya ia berhasil mendapatkan pacar menggunakan Telegram, maka saya akan mengikuti jejaknya. Ia pernah berkata bahwa ia hampir saja mempunyai pacar dari Telegram. Katanya perempuan yang ditemuinya di Telegram komunikasi dengan dirinya begitu intens, bahkan dalam satu hari saja bisa telponan  hingga 4 jam. Namun ternyata usut punya usut gebetan Maulana ini sudah punya pacar. Aduh kasihan sekali asmara sang Presiden Republik Mahasiswa Rebahan.

Bagi yang mau bergabung di Republik Mahasiswa Rebahan silahkan saja, siapapun bisa bergabung syaratnya harus Jomblo. Bagi yang sudah punya pacar dilarang untuk gabung dengan Republik Mahasiswa Rebahan.