Di musim lebaran, bagi orang-orang muslim yang masih dalam golongan anak-anak, belum berkeluarga, atau belum berpenghasilan, biasanya akan mendapatkan jatah uang saku lebaran. Jumlah uang saku lebaran ini pun beragam. Ada yang bernilai sekitar 5.000-an, sampai ada pula yang nilainya hingga jutaan.

Wuuiihhh, siapa pula kira-kira orang bisa seberuntung itu? Ya, misalnya saja Rafatar putranya Raffi Gigi itu.

Dan bagi mereka yang mendapatkan jatah saku lebaran dengan nilai yang tidak terlalu besar, maka tidak perlu berkecil hati. Sebab uang atau materi bukanlah segalanya yang menentukan tingkat kebahagiaan seseorang. Ceileee.

Buktinya, masih banyak orang-orang yang dilabeli misqueen oleh orang lain itu, namun hidupnya malah tampak bahagia karena sedikitnya beban moral kehidupan yang mereka panggul. Dan sebaliknya.

Siapa saja yang telah mengumpulkan uang saku lebaran ini, baik dalam jumlah yang sedikit maupun berjumlah banyak, biasanya akan dihadapkan dengan kegamangan, untuk apa sebaiknya uang lebaran itu akan dialokasikan? 

Di sini, saya akan menawarkan ragam alternatif yang bisa dijadikan pertimbangan untuk memanfaatkan ataupun menghabiskan uang saku lebaran tersebut.

Uang jajan

Yupz, kapan lagi kita bisa jajan yang enak-enak kalau tidak di musim lebaran? Mumpung kita sudah tak lagi berpuasa ditambah banyak orang yang ngasih uang lebaran, maka tidak ada salahnya bagi kita yang memperoleh uang saku ini dengan mengalokasikannya pada perihal yang membuat kita berbahagia, seperti membeli jajan, membeli es krim viennetta, atau mencicipi oreo supreme.

Atau kalau nilainya kecil, minimal bisa dibeliin snack chicki. Pokoknya gaspuuoool sampai habis itu uang saku.

Beli kebutuhan

Jika alokasi anggaran uang saku kita untuk jajan masih ada banyak sisa, maka kita dapat menggunakannya untuk hal-hal yang lebih berfaedah. Misalnya, beli paket data untuk keperluan pendidikan yang sekarang serba daring itu.

Atau juga bisa untuk digunakan beli suplemen demi menjaga kebugaran tubuh di tengah-tengah padatnya tugas belajar dan beraktivitas, meskipun semuanya dilakukan dari rumah.

Beli barang kesayangan

Jika untuk penggunaan alternatif kedua kita masih menyisakan cukup dana, maka kita dapat menggunakannya untuk membeli barang-barang yang kita senangi yang sesuai dengan passion kita. Misalnya untuk koleksi gundam plastik, beli kucing persia, beli baju, koleksi bunga anggrek, beli bonsai, koleksi novel, dan seterusnya.

Jalan-jalan

Bagi yang memiliki hobi travelling, tentu uang saku lebaran ini ibarat tiket menuju surga dunia. Melalui uang ini, kita bisa memilih destinasi wisata mana saja yang kita inginkan sesuai dengan budget saku lebaran kita.

Tapi sungguh amatlah disayangkan, sebab sekarang sedang musimnya pandemi, sebaiknya keinginan kita yang satu ini ditunda dulu. Kecuali kamu adalah kelompok pendukung aliran teori konspirasi yang anti terhadap persebaran virus covid-19.

Tabungan

Sebab niatan kamu untuk pergi jalan-jalan banyak yang terganggu gara-gara pandemi, maka untuk sementara waktu kamu bisa menyimpan baik-baik uang saku lebaran itu dulu, siapa tahu nanti bisa lebih bermanfaat. Apalagi kalau kamu disiplin menabung selama puluhan tahun didukung dengan pendapatan uang saku lebaran kamu yang konsisten atau kian bertambah setiap tahunnya, auto gampang untuk daftar berangkat haji. 

Jelas, itu akan bermanfaat sekali jika kita mampu me-manage uang saku lebaran kita dengan cara yang seperti ini, dari sekadar melancong yang minim faedah menjadi wisata religi yang penuh makna.

Diberikan pada orang tua

Kamu yang tidak punya bakat menabung, maka tidak ada salahnya kamu ngasih uang saku itu ke orang tua kamu. Hitung-hitung sebagai balas budi pada orang tuamu dalam bentuk materi. Yah, kapan lagi kita mau melaksanakannya kalau tidak sekarang? 

Usut-usut punya usut, biasanya sebagian orang tua yang kita beri uang itu tidaklah menggunakan uang hasil pemberian kita, namun mereka akan menyimpannya untuk keperluan kita suatu saat nanti. Namun, jika ternyata mereka menggunakannya untuk kepentingan mereka sendiri, ya tetap tidak masalah. Hitung-hitung kita nyicil balas budi pada mereka atas hutang materi, waktu, tenaga, pikiran dari mereka yang tak ternilai harganya itu.

Modal usaha

Bagi kamu yang punya bakat bisnis atau setidaknya punya rasa penasaran untuk membuka usaha, maka kamu juga bisa manfaatin uang saku lebaran yang sudah terkumpul itu sebagai kesempatan untuk tambah-tambah penghasilan. Antara lain untuk jualan pulsa, dagang sayuran keliling, beli gerobak makanan, jualan onlen, dan sebagainya.

Dana sosial

Dan yang terakhir, untuk yang masih bingung, kira-kira mau dipakai buat apa uang lebaran yang telah dikumpulkan itu, bisa juga tuh digunakan untuk kegiatan sosial. Misalnya untuk menyantuni tetangga, saudara, atau kawan kita yang mengalami masalah sosial akibat dari pandemi.

Tentunya uang santunan kita itu akan sangat bermanfaat bagi mereka. Dan kita pun tidak akan lagi galau, sebab telah menyalurkan dana kita itu untuk orang yang tepat dan benar-benar membutuhkan.

Namun harap dipastikan, bahwa sebelum kita memberikan sumbangan itu, kita harus telah menyiapkan cukup dana untuk diri kita sendiri. Jangan sampai karena kitanya yang terlalu loyal menyumbang, kita sendiri pada akhirnya malah serba kekurangan. Kan nggak lucu?

Demikian tadi di antara alternatif yang bisa kita pakai untuk mengalokasikan uang saku lebaran kita, baik yang penuh makna maupun yang nir-faedah. Silakan, barangkali ada yang kepingin untuk menambah alternatif yang lainnya!