Semua orang yang ada di dunia ini-dengan kapasitasnya telah memahami dan memaknai sesuatu secara jelas akan bisa punya pikiran dan pernyataan atau ucapan-ucapan yang kemudian dijadikan sebagai refrensi, bahan, inspirasi, dan semacamnya yang bermanfaat. Pikiran-pikiran yang selanjutnya diucapkan seseorang biasanya disebut sebagai kutipan.

Defenisi dari kutipan (inggris: quote) adalah adalah suatu kalimat atau ucapan yang dianggap menarik yang berisikan ide, pendapat atau gagasan seseorang. Dalam bentuknya yang jamak disebut kutipan-kutipan (inggris: quotes).

Berikut ini adalah beberapa quotes yang saya punya sendiri. Yang tentunya kutipan-kutipan ini dari hasil pemikiran, refleksi, dan renungan-renungan. Tidak dengan tujuan apa-apa, apalagi mencari popularitas. Hal ini dilakukan hanya bentuk berbagi pengetahuan kepada sesama. Kumpulan qoutes dengan berbagai tema, dari cinta sampai ke politik, antara lain:

Cinta

"Segala yang terjadi harus beralasan, termasuk juga cemburu"

Penjelasan: Pada dasarnya ada yang namanya prinsip kausalitas bahwa suatu akibat pasti bersebab. Cemburu itu persoalan perasaan seseorang yang bisa saja disebabkan rasa takut kita karena sesuatu yang dicintai ingin diambil yang lain. Cemburu itu akibat, sebabnya rasa takut.


"Mana yang lebih sakit, luka di fisik atau luka di hati?"

Penjelasan: Bahwa setiap luka itu pasti sakit dan tentunya menyiksa diri. Luka fisik bikin sakit dan menyiksa diri secara jasmaniah. Sedangkan luka yang di hati bikin sakit dan menyiksa batin atau rohani seseorang. Parah sekali ya, kalau sakit hati.


"Cinta tak pernah pergi pada sesuatu atau orang yang salah"

Penjelasan: Bagi saya cinta itu sebuah rasa yang muncul dari hati (qalbu) pemiliknya. Ia didasarkan dengan ketulusan, keikhlasan, kejujuran, kebenaran, bahkan kesucian. Karena cinta itu sang pemilik Maha Cinta. Karenanya cinta tak boleh pergi untuk sesuatu yang salah-apalagi orang yang salah.

Filsafat

"Menerima sesuatu itu harus ragu terhadapnya, supaya ada timbul pertanyaan. Itu syarat pengetahuan."

Penjelasan: Sebagai makhluk yang berpikir, manusia dituntut memiliki keraguan dalam menerima sesuatu. Agar dari keraguan itu kita dapat melakukan refleksi dan berpikir secara mendalam untuk memastikan sesuatu ada nilai kebenaran atau tidak.


"Peradaban adalah bergesernya pengetahuan manusia dan sifatnya untuk menjadi baik"

Penjelasan: Peradaban yang terjadi ini karena manusia menjadikan ilmu pengetahuan sebagai alat untuk mencari kebenaran. Dari situlah akan terjadi perubahan di mana manusia yang memiliki pengetahuan yang tinggi akan semakin beradab dalam hidupnya. Peradaban kemudian akan tercipta.


"Membentuk basis epistemik itu modal untuk melihat realitas"

Penjelasan: Untuk melihat realitas yang terjadi di sekitaran kita, sehingga manusia membutuhkan pengetahuan. Pengetahuan itulah yang akan membentuk dasar epistemik atau pola pikir; kecerdasan intelektual; dan kognifitas manusia.

Agama

"Manusia yang beragama adalah manusia yang berupaya menghindari diri dari kekacauan"

Penjelasan: Pada dasarnya manusia selalu cenderung kepada kebenaran sebagaimana ia diciptakan sebagai hamba Tuhan. Ingin melakukan hal-hal baik, dan bermanfaat. Oleh karena itu, manusia beragama untuk memilih jalan kedamaian dalam kehidupannya dan alam. Agama hadir untuk mendamaikan kekacauan.


"Seseorang yang beragama adalah seseorang yang sedang mengaktifkan kebebasan dirinya sebagai manusia"

Penjelasan: Agama itu suatu ajaran yang turun secara langsung dari Tuhan. Menerimanya harus dengan akal, rasio agar gampang terkoneksi. Beragama itu pilihan kita mencari kebenaran tanpa paksaan. Tuhan sendiri pun memberi kebebasan manusia untuk beragama, memilih agama apa untuk diyakini sebagai kebenaran.

Sosial

"Moral publik akan terbentuk-bahkan dengan sendirinya kalau moral individu sudah terbentuk dari sejak awal"

Penjelasan: Kehidupan sosial kita akhir-akhir ini banyak yang tidak enak untuk dipandang, dikaji dan dibahas akibat begitu banyaknya masalah sosial yang terjadi dengan berbagai variannya. Hal ini sangat disebabkan kurangnya etika dan moral individu kita dan berdampak pada kualitas kehidupan kita di ranah publik.


"Seseorang yang suka menyendiri dan tidak mau berinteraksi dengan orang lain berarti telah hilang kemanusiaannya"

Penjelasan: Manusia pada dasarnya adalah makhluk individu dan sosial. Makhluk sosial karena dia mempunyai kewajiban untuk membangun hubungan dengan manusia atau individu yang lain. Membangun hubungan dengan saling berbagi, memberi, menerima, dalam rangka menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaannya. 

Sejarah

"Sejarah itu panjang, karena sepanjang kehidupan kita itu adalah sejarah."

Penjelasan: Perjalanan hidup manusia adalah proses pencarian, dari pencarian itulah berbagai macam peristiwa akan terjadi. Setiap peristiwa akan tercatat sebagai sesuatu yang pernah ada di masa lalu, hari ini, dan untuk masa depan. Itulah proses dialektika sejarah: masa lalu, masa kini, dan masa depan.


"Masa lalu harus menjadi inspirasi untuk melangkah menuju masa depan-bukan dijadikan batu sandungan untuk tidak pernah pernah bergerak ke depan"

Penjelasan: Kita harus belajar dari apa yang pernah terjadi di waktu yang lalu agar bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap perjalanan hidup kita. Entah itu masa lalu yang baik maupun buruk. Yang baik kita tetap pegang teguh, yang buruk diperbaiki. Jangan pernah kita terjebak dengan yang buruk dan romantisme masa lalu.

Pendidikan

"Kecerdasan kita harus terbentuk dari proses yang mendidik"

Penjelasan: Semua orang pastinya ingin menjadi cerdas, memiliki kecerdasan. Yang tidak ingin itu adalah yang merugi. Dan kecerdasan seseorang tidak datang dengan sendirinya, ia harus melalui proses. Proses itu baiknya melalui pendidikan untuk mendidik kita.


"Pendidikan itu investasi paling bernilai dalam hidup kita"

Penjelasan: Dalam hidup kita harus investasi atau proyek hidup yang kita buat agar bisa bahagia. Investasi itu haruslah berjangka panjang dan bermanfaat bagi kita dan orang lain. Dan pendidikan adalah alternatifnya.

Politik

"Semua orang punya kepentingan dalam menjalani hidupnya, tapi dalam politik tidak ada yang namanya kepentingan pribadi"

Penjelasan: Politik itu berbicara kepentingan. Kepentingan untuk membuat kebijakan, menyelesaikan urusan, dan mengatur banyak orang. Semua hal itu adalah untuk kepentingan bersama atau kemaslahatan rakyat, baik itu kebijakan, urusan, dan lainnya.


"Suara pemerintah atau pemimpin dalam ranah politik adalah suara rakyat"

Penjelasan: Apa yang disampaikan sekaligus dikerjakan oleh pemimpin rakyat/pemerintah mesti berdasarkan aspirasi dan kemauan rakyat. Suara rakyat harus selalu didengar pemerintah demi mencapai kesejahteraan.


Kumpulan quotes di atas semoga bermanfaat buat kita semua. Terutama bagi pembaca qureta yang budiman. Terima kasih. Salam.