Sebenarnya siapa sih Tuhan itu?? Sering kali terbesit kata kata seperti itu di pikiran kita karena terkadang kita sendiri ragu akan keberadaan Tuhan. Nah, sebenarnya konsep keTuhanan itu cukup simple. Tuhan adalah sosok yang membuat kita merasakan indahnya dunia ini. Tuhan itu adalah yang awal dan yang akhir, Dia yang selalu mengerti kondisi dan keadaan kita.

Banyak diantara kita yang hanya mengerti dan tahu siapa itu Tuhan, namun kita tidak mengenal bagaimana kepribadian dari Tuhan yang sesungguhnya. Sebenarnya gimana sih cara kita agar mengerti dan mengenal kepribadian Allah yang sesungguhnya??

Cara agar kita mengenal dan mengerti kepribadian dari Allah adalah kita cukup merasakan keintiman dengan Dia, kita harus percaya penuh akan kehadiran Dia sebagai penolong dan juru selamat kita, dan kita harus tinggal di dalam Dia.

Banyak diantara kita yang mengeluh akan kerasnya hidup ini dan terkadang kita pun merasa putus asa. Sebenarnya hal ini membuktikan bahwa kita tidak memiliki kepercayaan mengenai hadirnya Kristus yang selalu menolong dan membantu kita dikala kondisi terpuruk.

Cara agar kita dapat mampu terus bertahan dalam kerasnya hidup ini adalah tetap berpegang teguh pada keimanan Kristus. Hal itu dapat kita capai dengan cara yang pertama percaya, Kita harus percaya bahwa Dia selalu berdiam di dalam hati kita. Kita harus mengerti bahwa seorang Bapa tidak akan memberikan ular beracun pada anak Nya yang minta roti.

Yang kedua, kita harus berserah penuh kepada Dia dalam keadaan apapun. Sebagai orang beriman kita harus tahu bahwa rencana Allah lebih dari rancangan manusia dan selama kita yakin dan percaya kepada Dia maka tidak ada kesukaran apapun yang dapat menghambat kita.

Yang ketiga, kita harus sadar dan mengerti bahwa masalah yang diberikan kepada kita adalah salah satu bentuk pendewasaan diri kita agar kita memiliki iman yang selalu berpegang teguh pada Dia. Karena barangsiapa yang dikasihi oleh Dia pasti akan dihajar dan diperingati dengan keras.

Yang keempat, serahkanlah semua permasalahan hidupmu ke dalam tangan Tuhan dan datanglah ke dalam Dia. Karena sudah tertulis bahwa semua yang letih lesu dan berbeban berat datanglah kepada Dia maka akan diberikan kelegaan.

Yang kelima, Libatkanlah Tuhan dalam segala perkara, karena dengan melibatkan Tuhan dalam segala perkara kita maka Tuhan akan ikut serta dalam masalah yang kita lalui

Teringat saat masa masa dulu saya terjebak dalam suatu masalah yang besar. Secara akal manusia saya merasa tidak mampu dan saya terus mengeluh bahkan mulai berjalan jauh daripada Tuhan.

Difase itu saya sudah bingunng dan kehilangan akal bahkan saya pun mulai menyalahkan Tuhan. Akhirnya saya mencari pelarian dan saya mulai bersekutu dengan setan. Hal ini dapat terjadi dikarenakan di samping saya memiliki kemampuan indigo, saya merasa bahwa teman teman tak kasat mata lah yang selalu hadir dan membantu saya

Namun semua hal itu berubah ketika saya bermeditasi pada suatu malam. Ketika saya bermeditasi saya mendengar suara "Kembalilah kepada Ku." Disitu saya merasa ketenangan dan saya pun bertanya "siapakah Engkau?? Apakah Engkau yang dinamakan Tuhan??"

Di situ saya mulai merasa semua beban saya seolah olah hilang dan tanpa tersadar saya pun mulai menangis. Di tengah tangisan saya, saya mendengarkan suara "Akulah yang awal dan yang akhir, Serahkanlah semuanya kepada Ku dan Aku akan memberikan kelegaan kepadamu."

Ntah kenapa di saat seperti itu saya hanya bisa menangis dan meminta ampun. Di saat itulah saya mulai berkata "Terimakasih ya Tuhan, saat ini juga aku berkata didalam nama Mu aku akan melepaskan semuanya dan akan kuserahkan didalam Engkau."

Di saat itu juga saya mulai merasakan kedamaian dan ketenangan. Di situ saya mulai melepaskan semua ilmu ilmu yang saya punya. 

Setelah melalui hal tersebut saya mulai yakin akan hadirnya Tuhan di kehidupan saya. Saya mulai mendekatkan diri saya kepada Tuhan dan saya pun yakin dalam segala perkara Tuhan selalu hadir dan membantu saya dalam melangkah.

Pengalaman tersebut membuat saya yakin bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan dan Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang melebihi kekuatan manusia.

Satu hal yang bisa saya petik melalui pengalaman pribadi saya adalah hidup akan terasa berat jika kita tidak bersyukur.

Terkadang manusia hanya fokus terhadap masalah yang dihadapinya dan mereka condong untuk menyalahkan Tuhan ketika masalah yang dihadapi dirasa berat. Namun, ketika mereka merasakan kesenangan dan mendapatkan berkat mereka condong untuk lupa dari siapa dan dari mana kebahagiaan tersebut datang.

Buat temen temen pembaca semua marilah kita tetap hidup berlandaskan pada keimanan kita masing masing. Memang masalah rasanya tidak ada habisnya dan cobaan selalu datang silih berganti, tapi percayalah bahwa Tuhan selalu ada dan  hadir di hidup kita. Dan jangan sampai kita terhasut oleh hal hal duniawi melainkan tetap hidup dan terus bertumbuh layaknya orang beriman