Proyek jalan tol merupakan salah satu usaha pemerintah dalam mempermudah masyarakat untuk melakukan mobilitas mereka dalam hal ekonomi maupun sosial dengan baik dan cepat. Pembangunan jalan tol dengan skala besar membutuhkan modal yang besar sehingga perencanaan yang matang sangat diperlukan. 

Jalan tol adalah proyek yang digadang-gadang pemerintah dapat mengurai kemacetan dan menjadi sumber pemasukan kas negara karena setiap kendaraan yang melewati jalan tol akan dikenakan biaya sesuai tarif yang berlaku. Penggunaan jalan tol hanya dikhususkan bagi kendaraan bersumbu dua atau lebih seperti mobil, bus dan truk.

Jalan Tol Solo-Jogja-Bawen merupakan salah satu jalan tol yang rencananya akan segera dibangun. Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja rencananya akan melewati 20 desa, salah satunya adalah desaku.

Kalian pasti tahu dong, pembangunan jalan tol biasanya melewati daerah pemukiman dan pertanian. Dalam pembangunan tol kali ini, desaku termasuk yang terdampak terutama pada lahan pertanian yang letaknya tak jauh dari pemukiman warga.

Proyek tol memang selalu menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat. Masyarakat yang pro terhadap pembangunan jalan tol tentunya karena lahan meraka yang terdapak jalan tol akan dibayar dengan harga yang lebih tinggi daripada harga lahan di sekitarnya sehingga secara otomatis mereka akan menerima banyak keuntungan istilahnya mendadak jadi OKB atau orang kaya baru. 

Adapun masyarakat yang kontra biasanya pada kalangan masyarakat yang lahannya tidak terkena jalan tol tetapi merasakan dampaknya secara langsung seperti daerah pinggiran tol otomatis harga lahannya akan turun ataupun orang yang lahannya terdampak tol tetapi takut kesulitan mencari lahan baru.

Suatu hari aku menyempatkan diri untuk bertanya ke salah seorang tetangga yang lahannya akan terkena proyek tol atau bisa disebut calon OKB di desaku, aku bertanya “Pakde seneng dong sawah kena proyek jalan tol, langsung kaya mendadak nih” lalu dia menjawab “wah iyo jelas seneng to nduk, wong sawahku sing ku tuku biyen murah saiki diregani larang. Walaupun wis ra due sawah neng kan isoh tuku mobil karo omah anyar, ben rodo mentereng koyo wong berduit”. 

Dari obrolan singkat itu dapat disimpulkan bahwa proyek tol membawa kebahagiaan sendiri untuk orang-orang yang lahannya terkena proyek jalan tol.

Proyek jalan tol dapat mencetak orang kaya baru dalam waktu singkat. Karena seperti kata pemerintah “Semua lahan yang terkena proyek jalan tol akan mendapatkan ganti untung bukan ganti rugi”. Siapa yang tak tergiur dengan keuntungan besar yang sudah dijanjikan oleh pemerintah, semua orang pasti tergiur dan ingin lahannya terkena proyek jalan jalan tol ini.

Bagi kami orang desa, memang sangat membahagiakan, lahan di desa yang biasanya dibeli dengan harga murah kali ini akan dibeli dengan harga sangat tinggi oleh pemerintah. Karena proyek jalan tol ini orang kurang mampu yang memiliki lahan, dapat mendadak menjadi orang kaya baru. 

Keuntungan besar yang didapat oleh para pemilik lahan biasanya mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka kedepan, ada yang digunakan untuk memperbaiki kondisi ekonominya, ada yang ingin membeli lahan baru, ada yang ingin membuka usaha baru tetapi adapula yang hanya mau membeli mobil dan rumah di daerah perumahan agar bisa terlihat seperti layaknya orang berduit.

Fenomena munculnya orang kaya baru karena proyek pembangunan jalan tol ini, kemungkinan akan merubah perilaku beberapa orang yang mendadak jadi orang kaya dalam waktu singkat. Beberapa orang akan lupa diri, orang yang biasanya sangat ramah bisa jadi angkuh karena merasa dirinya lebih daripada orang lain. 

Adapula orang yang akan berubah gaya hidupnya, orang yang semula sangat berhati-hati mengatur keuangan menjadi sangat boros mereka yang biasanya hanya belanja di warung maunya belanja di supermarket atau mall-mall bahkan nongkrong di cafe-cafe mewah agar terlihat kaya raya. Mereka tidak sadar bahwa uang yang banyak juga bisa habis jikalau mereka tidak dapat mengatur keuangan dengan baik. 

Perubahan perilaku dan gaya hidup itu harus diwaspadai oleh para OKB agar banyaknya keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan lahan meraka dapat menjadi awal kesejahteraan untuk mereka bukan awal kesengsaraan. Orang kaya baru selalu bermunculan setelah adanya proyek-proyek besar pemerintah, salah satunya proyek jalan tol yang merupakan proyek skala besar yang dapat mencetak orang kaya baru dalam waktu singkat. 

Bagaimana, apa di daerah kalian juga banyak orang kaya baru bermunculan? Bagaimana perilaku mereka setelah menjadi orang kaya baru? Apakah masih sama seperti yang dahulu atau ada perubahan?

Dua puluh tahun lagi bisakah proyek jalan tol dapat ini mengisi kekosongan perut anak cucu mereka? Semoga mereka yang menjadi orang kaya baru bisa mengendalikan diri agar keberuntungan yang mereka dapatkan bisa bermanfaat dan menjadi awal kesejahteraan bukan awal kesengsaraan.