Setiap manusia pasti memiliki opini mereka masing-masing, mulai dari hal-hal kecil sampai ke hal-hal besar yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan. Manusia sebagai makhluk sosial akan berusaha mencari orang-orang yang sama sepertinya.

Orang-orang yang berpendapat sama biasanya memiliki hubungan yang baik, akan tetapi dapat mudah timbul perdebatan jika memiliki perbedaan pendapat. Pada dasarnya, manusia memiliki keinginan dalam dirinya untuk mendapat pengakuan dan ingin merasa benar.

Oleh karena itulah, manusia akan berusaha mempertahankan pendapatnya dan terkadang tidak mau menerima kenyataan bahwa mungkin saja pendapat orang lain itu lebih benar. 

Setiap orang memang memiliki hak untuk berpendapat secara lisan ataupun tulisan baik melalui media cetak maupun elektronik. Namun dalam mengeluarkan pendapat harus memperhatikan nilai-nilai agama, kesusilaan, ketertiban, kepentingan umum, keutuhan negara, dan tunduk pada hukum yang berlaku.

Sehingga seseorang yang berkomentar di media sosial tidaklah dilarang. Namun dalam hal ini harus lebih hati-hati dan melihat ketentuan yang dilarang dan dibatasi tersebut. Untuk itu perlu untuk memperhatikan pemilihan penggunaan kata yang tepat dan cara penyampaian saat berkomentar di media sosial.

Meskipun terdapat kebebasan berpendapat tetap harus memikirkan banyak faktor. Hal ini perlu di pertimbangkan, karena jika salah bukannya menjadi sesuatu yang positif, tetapi memicu kontra di media sosial dan dapat tersebar dengan cepat ke masyarakat. 

Bila dilihat dari sisi positif kebebasan pendapat dalam media sosial memiliki banyak manfaat apabila kita mampu membagikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain melalui postingan kita, dimana orang lain tersebut akan mendapatkan pengetahuan atau ilmu baru. 

Banyak hal positif yang dapat kita rasakan apabila menggunakan media sosial seperti Instagram  facebook, danTwitter dengan benar.  Dengan berpendapat di media sosial kita dapat mencurahkan keluh kesah kita terhadap apapun, seperti kepada pemerintah maupun sekitar.

Dari sisi negative berpendapat dalam media sosial juga dapat berdampak buruk, hal tersebut dikarenakan tutur kata kita terkadang tidak baik atau tidak kasar, seperti ketika melihat sesuatu yang ada dalam media sosial dan langsung sepihak menilai dengan tidak melihat dampak yang ditimbulkan dalam perkataan tersebut.

Bahkan berpendapat dalam media sosial bisa berdampak buruk seperti membuat orang yang berpendapat itu masuk penjara dan timbul dampak lainnya. Selain cyber bullying, sisi gelap yang dapat dilihat dari adanya kebebasan berpendapat ialah hoax yang sering kali bermunculan dimana-mana.

Kita sering kali mendapat berita hoax entah dari siaran pesan sosial media maupun media surat kabar online sekalipun. Hal tersebut juga kerap menimbulkan masalah. Sudah banyak kasus penyebaran hoax yang berujung pidana.

Sebagai orang yang ingin menyampaikan sebuah opini, sebuah statement atau pernyataan adalah hal yang sangat sakral. Kita tidak tahu apa yang kita sampaikan belum tentu bisa di terima semua kalangan, seperti persoalan yang paling konkrit di Indonesia ialah politik. 

Dimana sesuatu hal yang menyangkut politik di Indonesia dapat menimbulkan pro dan kontra dimasyarakat. Banyak sekali pihak-pihak yang mungkin kurang bertanggungjawab dalam menggunakan media sosial.

Penyebaran berita-berita yang kurang relevan dengan kenyataan atau hoax  telah menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari. Dengan masih banyaknya pihak-pihak yang kurang bertanggungjawab inilah media sosial seakan menjadi sumber dari berbagai masalah baru yang muncul di kalangan masyarakat luas. 

Namun disisi lain banyak juga hal yang sangat menguntungkan baik dari masyarakat ataupun pemerintah di Indonesia. Dengan adanya media sosial ini maka segala sesuatu yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas akan cepat tersampaikan. 

Masyarakat juga banyak mendapatkan informasi-informasi yang terbaru melalui media sosial ini. Bahkan tidak hanya informasi yang ada di Indonesia saja, melainkan informasi dari negara-negara lain saat ini sudah sangat terbuka dan sangat mudah sekali di akses. 

Adanya kebebasan dalam mengakses internet memudahkan masyarakat dalam mengakses media sosial, dan tentunya layanan tersebut memudahkan masyarakat dalam mencari informasi apapun dan berinteraksi melalui dunia maya dengan siapapun. 

Dengan media sosial, kita bisa bergabung dengan sebuah komunitas, mencari teman lama, dan mendapatkan teman baru. Melalui pemanfaatan media sosial yang baik, setiap orang bisa mendapatkan manfaat secara langsung di kehidupan sehari-hari.

Media sosial menyediakan fitur transaksi jual beli yang dapat dimanfaatkan dalam pekerjaan. Dengan adanya hal tersebut masyarakat semakin mudah lagi untuk melakukan kegiatan jual beli tanpa pergi langsung ke tempat penjualnya.

Media sosial dimanfaatkan oleh mereka yang memiliki usaha untuk meraup pundi-pundi rupiah. Hal tersebut adalah salah satu strategi dalam mempromosikan produk mereka. Mereka cukup mengunggah dagangannya ke media sosial agar teman-temannya bisa melihat barang apa yang mereka jual.

Media sosial memberikan banyak hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat. akan tetapi, kembali lagi pada masing-masing individu dalam menggunakan kata-kata atau ungkapan yang akan disampaikan melalui media social.

Masyarakat harus lebih memahami lagi tentang etika dalam menyampaikan pendapat atau menyampaikan segala sesuatu melalui media sosial. Dimana media sosial ini juga bisa menjadi boomerang sendiri bagi penggunanya apabila pengguna tidak benar-benar berhati-hati dalam menggunakan media social ini.

Karena pada jaman seperti saat ini, media sosial seakan sudah tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Pada kalangan anak-anak muda yang pasti sangat mudah untuk memahami segala sesuatu yang berkaitan dengan media social.

Pada akhirnya hanya diri sendiri yang tetap harus pintar menempatkan sesuatu tepat pada tempatnya. oleh karena itu, sebagai masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial.