Film bertemakan superhero saat ini seperti menjadi sebuah fenomena dalam industri perfilman. Bagaimana tidak, seolah-olah film superhero mampu mengalahkan film-film lain dalam hal pendapatan.

Film-film bertemakan superhero sebenarnya sudah ada sejak lama, baik dari TV series maupun film. Pada zaman dulu, tentunya film-film bertemakan superhero masih terkendala dengan teknologi yang ada pada saat itu. Tahun 1990an sampai 2000an, mulai banyak bermunculan film bertemakan superhero, seperti Batman, Punisher, hingga film X-Men dan Spiderman di awal era 2000an. 

Spiderman dan X-Men pada awal 2000an seperti menjadi pembuka jalan bagi industri film untuk membuat lebih banyak film bertema superhero. Sejak saat itu mulai banyak film superhero yang bermunculan. 

Barulah pada tahun 2008 Marvel Studios membuat salah satu terobosan dengan mengangkat film Iron Man yang dibintangi Robert Downey Jr. Marvel Studios membentuk universe untuk para superheronya. Ini merupakan salah satu hal yang berbeda karena dari satu film ke film saling berhubungan. 

Namun, di balik semua kesuksesan film bertema superhero, ada pro dan kontra yang mengikutinya. Berikut penulis jabarkan beberapa pro dan kontra dari film bertemakan superhero:

Pro

Film superhero sebenarnya secara tidak langsung memberikan keragaman dalam industri film. Karena kebanyakan orang akan bosan dengan film yang hanya bertemakan percintaan, politik, maupun sosial. 

Pesan-pesan moral pun mampu disajikan dalam film superhero. Pesan moral yang disampaikan itu mampu dimengerti oleh anak-anak. Karena pada umumnya masalah yang dimiliki oleh para karakter utama film superhero juga biasa terjadi pada kehidupan manusia.  

Baca Juga: Superhero

Hadirnya film superhero juga mampu memanjakan para penggemar komik dan superhero karena karakter favoritnya diangkat ke layar lebar. 

Sebelum era 2000an, teknologi untuk perfilman masih terbatas, sehingga sangat sulit untuk dapat melihat karakter superhero mereka diangkat ke layar lebar. Namun sekarang, dengan kemajuan teknologi yang ada, sepertinya bukan tidak mungkin jika semua karakter superhero pada komik mampu diangkat ke layar lebar maupun tv series.

Kontra

Tentu kita sudah tahu kebanyakan film superhero memiliki jalan cerita yang begitu-begitu saja. Seperti Batman dan Iron Man yang memiliki masa lalu kelam karena kematian orangtuanya lalu menjadi pahlawan dan selalu memiliki happy ending. Bahkan seorang sutradara terkenal seperti James Cameroon (sutradara Avatar) pernah berkomentar tentang film Avengers:

"Saya harap orang-orang mulai bosan dengan film Avengers, bukan berarti saya tidak suka dengan film superhero. Tapi, ayolah masih banyak kisah lain yang dapat diangkat dibandingan dengan kisah seorang laki-laki hipogonadal (kelainan seksual) tanpa keluarga yang menantang kematian selama dua jam sambil menghancurkan kota."

Selain jalan cerita yang dinilai monoton atau begitu-begitu saja, film superhero juga dianggap hanya mengincar keuntungan semata. Dengan budget tinggi, tapi hanya menyajikan film yang begitu-begitu saja. Berikut tanggapan aktris Jordie Foster mengenai film-film supehero:

"Pergi ke bioskop sudah sama dengan pergi ke wahana. Rumah-rumah produksi membuat film hanya untuk menarik masa dan para pemegang saham. Anda mendapatkan keuntungan, namun sebenarnya Anda merusak kehidupan."

Bahkan Jordie Foster terang-terangan menolak untuk ambil bagian di film-film blockbuster yang menggunakan banyak CGI. Kalau aktris pemenang Oscar memang beda, ya.

Film-film superhero juga dianggap tidak dikembangan atau tidak memiliki tanggung jawab atas filmnya. Sebagai contoh Guardians of the Galaxy yang dikritik oleh James Cameroon. Film GOTG dianggap hanya sebagai film yang fun, namun tidak mampu memberikan pertanggung jawaban scientific atas hal-hal yang terjadi di luar angkasa maupun pesawat-pesawat luar angkasa.

Di balik pro kontra yang mengikuti film-film bertema superhero, menurut saya, film superhero justru menjadi hiburan dan mampu mendapatkan tempat sendiri di hati para penikmat film. Hadirnya Marvel Cinematic Universe maupun World of DC membuat kita penasaran akan bagaimana film-film selanjutnya. Saya sendiri tidak akan bosan dengan film-film bertema superhero. Sebagai tambahan, berikut saya berikan 5 film supehero terbaik menurut penulis: 

1. Blackpanther

Film Blackpanther menjadi film yang berbeda karena hampir seluruh cast-nya merupakan aktor dan aktris berkulit hitam. Film blackpanther mampu mengangkat isu ras kulit hitam maupun budaya di dalamnya. Kita dapat melihat bagaimana film ini memberi visualisasi akan negara Wakanda dengan amat sangat baik, negara yang menurut komik merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya, yaitu Vibranium dan teknologi yang sangat canggih. 

Di film ini juga kita melihat sosok king T'challa yang mati-matian mempertahankan negaranya, namun ia tetap mencari kebenaran yang sesungguhnya. Sosok villain killmonger yang diperankan oleh Michael B Jordan juga merupakan hal yang paling berkesan. Michael B Jordan mampu membawakan sosok Killmonger yang penuh ambisi untuk mengungkapkan kebenaran menjadikannya sebagai salah satu villain terbaik MCU. 

2. Wonder Woman

Fillm yang disutradarai Patty Jenkins ini menjadi film superhero wanita pertama yang diangkat ke layar lebar. Film ini banyak menuai banyak pujian karena akting Gal Gadot yang luar biasa memerankan sosok Diana Prince, amazonian yang polos, penuh semangat, dan selalu ingin membela yang lemah karena keyakinannya. 

Wonder Woman sendiri mengambil latar belakang perang dunia pertama. Sempat dikritik karena fisiknya yang dinilai tidak cocok memerankan Wonder Woman, Gal Gadot justru membuktikan dirinya sebagai sosok yang tepat. Kini Wonder Woman menjadi salah satu film World of DC yang sukses dan wajib kita tunggu sekuel dari film ini.

3. Batman Trilogy

Film arahan Christopher Nolan ini menjadi salah satu film superhero terbaik yang pernah ada. Selain dari jalan cerita yang tidak biasa, lebih banyak memunculkan sisi manusia dibandingan supehero membuat film ini terasa berbeda. 

Christian Bale yang memerankan sosok Batman pun banyak menuai pujian karena dianggap mampu memerankan Batman yang ditakuti oleh para penjahat Gotham dan sosok Bruce Wayne orang kaya dari Gotham City. Plot dan sinematografi yang disuguhkan pun sungguh berbeda untuk ukuran film superhero.

Sekuel film Batman (The Dark Knight) ini pun mampu menarik perhatian para penikmat film karena sosok Joker yang diperankan Heath Ledger terlihat sangat sempurna. Ia memerankan sosok Joker yang menyebalkan dan selalu memberikan ancaman tak terduga bagi Batman dan Gotham city. Bahkan ketika kita berpikir bahwa Batman telah menang dan selangkah lebih cepat dari Joker, namun Joker selalu memiliki hal tak terduga untuk membalikkan keadaan. 

Totalitas Heath Ledger ini diganjar dengan penghargaan Oscar sebagai pemeran pendukung terbaik. Film ketiga Batman The Dark Knight Rises lagi-lagi yang menjadi sorotan adalah sosok villain yaitu Bane yang diperankan oleh Tom Hardy, seolah-olah membawa film superhero ke level yang berbeda. 

4. Captain America : The Winter Soldier

Di Film ini kita akan melihat sosok Captain America yang lebih serius dibandingkan film Captain America The First Avenger maupun The Avengers. Mungkin ini salah satu film MCU yang sedikit dark

Sosok Winter Soldier, Bucky Barnes yang diperankan Sebastian Stan seolah memberikan kesan kelam bagi kehidupan Steve Rogers dan akhirnya memberikan konflik batin bagi Steve Rogers. Di sini kita dapat melihat bagaimana Steve dikhianati oleh S.H.I.E.L.D bahkan harus berhadapan dengah sahabatnya sendiri Bucky Barnes. 

Adegan action yang terkoreografi dengan baik menjadi salah satu andalan film ini. Kita dapat melihat salah satu adegan action terbaik Captain America di dalam lift saat melawan para agent S.H.I.E.L.D

5. Avengers : Infinity War

Sudah tidak diragukan lagi, film superhero terbaik yang pernah ada. Infinity war seolah menjadi penantian dari para penggemar Marvel. 

Bagaimana tidak, sosok Thanos yang sudah diperlihatkan sejak film pertama The Avengers akhirnya muncul sebagai villain utama para Avengers. Film ini juga bisa dibilang menjadi crossover superhero terbaik di mana terdapat Avengers, Guardians of The Galaxy, Dr Strange, hingga Black Panther. Infinity War justru bisa dibilang sebagai film untuk lebih mengenalkan sosok Thanos, villain yang bertujuan untuk menyeimbangkan dunia bagaimanapun caranya.

Adegan action yang diselingi sedikit dengan humor tetap menjadi andalan MCU pada film Infinity War. 

Disadari atau tidak, film Infinity War sebenarnya menyinggung kehidupan manusia yang mulai tidak seimbang dengan sumber daya alam yang ada di bumi. Tujuan Thanos (menyeimbangkan dunia) yang baik namun dengan cara yang salah membuat film ini semakin menarik. Disertai dengan ending yang tidak kita duga, membuat kita semakin penasaran dengan film Avengers berikutnya.

Sebagai penikmat film terutama film superhero, saya berharap semakin banyak film superhero yang ke depannya dapat lebih baik dan menyajikan sesuatu yang berbeda. Tentu tidak hanya film superhero Hollywood tapi juga film-film superhero lokal khas Indonesia. Walaupun agak lambat, namun superhero Indonesia justru memiliki keunikan sendiri. Mari kita nantikan!

Baca Juga: Captain Marvel