Manchester City akan menjamu Real Madrid dalam leg kedua 16 besar Liga Champions. Laga ini akan belangsung di Etihad Stadium, Sabtu (8/9/2020) 02.00 WIB. 

Pertarungan antara Manchester City dan Real Madrid dipastikan akan berlangsung sengit. Pasalnya, pada leg pertama, Manchester City berhasil mencuri kemenangan di Madrid dengan skor 1-2.

Manchester City menjadi harapan Inggris paling besar di Liga Champions setelah Liverpool dan Tottenham tersingkir. Chelsea masih harus berjuang lebih keras karena pada leg kedua, mereka bertamu ke Bayern Munich dengan defisit 3 gol. 

Manchester City sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke perempat final. Namun, segala hal masih sangat mungkin terjadi, termasuk kemungkinan Real Madrid yang dapat membalikkan keadaan. Real Madrid memiliki pengalaman dan mental bermain yang bagus di Liga Champions. Belum lagi, mereka sedang dalam tren positif.

Manchester City Harapan Besar Wakil Inggris

Manchester City baru saja menutup pekan terakhir Liga Inggris dengan kemenangan meyakinkan 5-0 atas Norwich City. Walaupun secara kalkulasi, laga ini sudah tidak berpengaruh terhadap klasemen bagi Manchester City maupun Nowich City, namun kemenangan besar The Citzens menjaga performa baik dan mentalnya jelang duel kontra Real Madrid.

Playmaker andalan David Silva yang memberikan dedikasi selama 10 tahun memutuskan untuk mengakhiri kontraknya di musim ini. Tropi Liga Champions akan menjadi kado yang indah bagi Silva andai saja mereka dapat memenangkannya musim ini. Tentu, hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi skuad Manchester City untuk memenangkan pertandingan.

Manchester City dipastikan tidak akan diperkuat oleh Benjamin Mendy akibat akumulasi kartu kuning. Selain itu, Sergio Aguero masih diragukan tampil akibat cedera lututnya.

Real Madrid dalam Tren Positif

Real Madrid akan bertamu dengan membawa status juara Liga Spanyol. Mereka unggul lima poin dari saingan terdekatnya, FC Barcelona.

Pasca jeda kompetisi akibat pandemi COVID-19, Real Madrid sangat digdaya. Dari 11 pertandingan yang dijalani, mereka meraih 10 kali kemenangan dan hanya 1 kali hasir imbang. Tentu, status juara dan tren positif tersebut akan meningkatkan mental bertanding dalam lawatannya ke Etihad Stadium.

Namun begitu, Real Madrid juga datang tidak dengan komposisi skuad yang lengkap. Sang Kapten Sergio Ramos tidak bisa memperkuat lini belakang akibat kartu merah yang didapat pada leg pertama. 

Kabar buruk selanjutnya adalah Mariano Diaz yang terinfeksi COVID-19. Mariano harus dikarantina di rumahnya sesuai protokol kesehatan.

Pertarungan Pep Guardiola vs Zinedine Zidane

Pep Guardiola selama kariernya memiliki track record yang cukup baik dalam menghadapi Real Madrid saat masih melatih FC Barcelona. Dikutip dari laman resmi UEFA, selama 2008 hingga 2012, Guardiola bertemu Real Madrid 15 kali sebagai pelatih Barcelona dengan catatan 9 kali menang, 4 kali imbang, dan 2 kali kalah. Sedangkan saat melatih Bayern Munich, nasib Guardiola bertemu Real Madrid sebanyak 2 kali dan keduanya berakhir dengan kekalahan.

Di sisi lain, rekor Zinedine Zidane tidak kalah meyakinkan. Zidane bersama Real Madrid tidak pernah tersisih dalam pentas Liga Champions, mulai dari 2016 hingga 2018. Pada 2019, Real Madrid yang ditukangi Santiago Solari tersingkir setelah ditumbangkan Ajax. Ini menjadi tantangan besar apakah Zidane dapat mempertahankan rekornya di Liga Champions atau tidak.

Perbandingan Lini Per Lini

Laga ini juga akan mempertemukan pemain terbaik dari kedua tim. Kedua penjaga gawang dari masing-masing tim merupakan penjaga gawang terbaik di liga domestik. Ederson meraih golden glove dengan catatan 16 kali nirbobol. Courtois memenangkan Zamora Trophy (penghargaan untuk kiper terbaik) dengan catatan hanya kebobolan 20 gol dari 34 laga.

Di lini belakang, Manchester City sering merubah komposisi center back. Bek muda asal Spanyol, Eric Garcia memiliki kans besar mengawal pertahanan bersama Aymeric Laporte. Terhitung sudah tiga kali Eric menjadi pilihan ketika menjamu tim besar, yakni saat menjamu Arsenal (2 kali) dan Liverpool. Kyle Walker dan Zinchenko akan mengisi posisi fullback.

Sedangkan pada kubu Real Madrid, dengan absennya Sergio Ramos, Eder Militao tampaknya akan menjadi tandem Raphael Varane. Dua posisi fullback juga akan diisi oleh Carvajal dan Ferland Mendy.

Pertarungan di lapangan tengah akan menghadirkan gelandang kelas dunia. De Bruyne dan David Silva tidak akan menghadapi Modric dan Toni Kroos. Kedua tim juga diperkuat oleh gelandang bertahan asal Brazil, Fernandinho di kubu Manchester City dan Casemiro di kubu Real Madrid.

Manchester City memiliki pilihan yang variatif di lini depan. Mereka kemungkinan menurunkan trio Sterling, Mahrez, dan Gabriel Jesus. 

Sedangkan Real Madrid akan mengandalkan Karim Benzema yang musim ini memiliki peran besar dalam menjuarai Liga Spanyol dengan 21 gol dan 8 assistnya. Benzema akan disokong oleh dua pemain muda, Rodrygo dan Vinicius Junior. Selain itu, Real Madrid masih mempunyai Isco sebagai alternatif . Isco bermain menyulitkan Manchester City dan mencetak satu gol di leg pertama.

Prakiraan pemain:

Manchester City (4-3-3)

31-Ederson Moraes; 2-K. Walker, 50-E. Garcia, 14-A. Laporte, 35-O. Zinchenko; 17-K. De Bruyne, 25-Fernandinho, 21-D. Silva; 26-R. Mahrez, 9-G. Jesus, 7-R. Sterling.

Pelatih: Josep Guardiola

Real Madrid (4-3-3)

13-T. Courtois; 2-D. Carvajal, 5-R. Varane, 3-E. Militao, 23-F. Mendy; 14-Casemiro, 8-T. Kroos, 10-L. Modric; 27-Rodrygo, 9-K. Benzema, 25-Vinicius. Jr.

Pelatih: Zinedine Zidane