Praktikum adalah kegiatan yang menuntut mahasiswa untuk melakukan pengamatan, percobaan, atau pengujian suatu konsep atau prinsip materi yang dilakukan di dalam atau luar laboratorium. Praktikum kimia biasanya dilakukan di dalam laboratorium. Bahan kimia yang ada di laboratorium kimia itu sangat sensitif terhadap panas, dan udara. Maka dari itu praktikum kimia biasanya dilakukan di dalam laboratorium.

Masih maraknya kasus Covid-19 menyebabkan praktikum kimia dilakukan secara daring. Sebelum praktikum, maka diadakan pre-test untuk menguji pemahaman praktikan tentang praktikum yang akan dilakukan. Setelah pre-test asisten akan membagikan video yang berkaitan dengan praktikum. Praktikan biasanya diberikan waktu 20 menit untuk melihat video itu dan memahaminya.

Setelah melihat video, asisten akan membagikan tautan untuk meet. Setelah semua praktikan masuk ke dalam meet maka perkuliahan akan dimulai. Asisten mulai menjelaskan detail tentang praktikum yang akan dilakukan melalui presentasi. Asisten akan menjelaskan tentang tujuan, alat dan bahan, cara kerja, hasil, dan sistematika pembuatan laporan praktikum.

Setelah menjelaskan tentang detail praktikum yang dilakukan. Asisten membuka sesi tanya jawab untuk para praktikan yang masih memiliki kebingungan tentang praktikum. Setelah sesi tanya jawab selesai maka dosen akan memberikan kesimpulan tentang praktikum tersebut. Setelah itu mahasiswa diharuskan membuat laporan praktikum berdasarkan presentasi tadi.

Waktu yang diberikan untuk membuat laporan praktikum adalah satu minggu. Laporan yang dibuat memiliki sistematis yaitu judul, tujuan, data dan pembahasan, pembahasan, kesimpulan, dan daftar pustaka. Dalam pembuatan laporan mahasiswa diwajibkan untuk mengambil referensi dari buku atau jurnal yang berkaitan dengan praktikum tersebut.

Mahasiswa tidak diperbolehkan untuk mengambil referensi dari situs-situs yang ada di internet. Maka dari itulah waktu satu minggu yang diberikan tadi terasa kurang. Mahasiswa harus membaca terlebih dahulu buku-buku atau jurnal-jurnal yang ada di internet. Salah satu kesulitan yang lain adalah banyak mahasiswa yang belum memiliki buku pegangan.

Maka dari itu mereka harus lebih bekerja keras dalam mencari jurnal yang terkait dengan praktikum. Pelaksanaan praktikum secara daring ini memiliki beberapa keunggulan dan banyak kelemahan. Keunggulan praktikum secara daring dimasa pandemi saat ini yaitu, mahasiswa yang tidak berada di dekat kampus tetap bisa mengikuti praktikum dari rumah mereka masing-masing.

Kelemahan dari praktikum secara daring yaitu tidak menentunya jaringan sinyal yang ada di rumah mereka. Terkadang sinyal buruk di rumah mereka bisa mengganggu saat praktikum daring dilakukan. Sering sekali mahasiswa yang terkendala sinyal tidak bisa mengikuti meet. Maka dari itu mereka tidak mengetahui detail dari praktikum yang sedang mereka laksanakan.

Selain kendala sinyal, kelemahan dari praktikum secara daring adalah miss komunikasi antara asisten dan praktikan. Miss komunikasi seperti kesalahan dalam pemberian data hasil pengamatan. Beberapa kali terjadi data yang disampaikan saat presentasi ternyata salah. Padahal mahasiswa sudah mulai menyusun laporan praktikum, sehingga mereka harus merevisi lagi laporan praktikum mereka.

Kelemahan lain dari praktikum daring adalah sering sekali video yang dibagikan oleh asisten untuk praktikan masih dalam bahasa inggris. Hal itu membuat banyak praktikan yang bingung tentang apa yang dimaksud video itu. Maka dari itu, mahasiswa harus mencari lagi di internet tentang apa yang dimaksud video tadi. Sudah seharusnya praktikum kimia dilakukan secara luring atau secara langsung.

Baca Juga: Kebiri Kimiawi

Dalam melakukan praktikum hal yang paling penting adalah mahasiswa bisa melakukannya. Bukannya mahasiswa hanya mengetahui tentang langkah-langkahnya. Dalam praktikum kimia sering sekali praktikum harus menimbang suatu senyawa. Berat dari senyawa tersebut juga sudah ditentukan.

Dalam melakukan penimbangan walaupun terlihat mudah, sebenarnya sangat diperlukan keterampilan untuk melakukannya. Jika praktikan tidak memiliki keterampilan dan belum pernah melakukannya maka saat penimbangan hasilnya akan tidak pas. Hasil timbangan tadi sangat menentukan hasil praktikum, sehingga dalam penimbangan harus benar.

Selain itu dengan melakukan praktikum secara luring atau secara langsung akan membantu mahasiswa untuk berlatih. Selain itu mahasiswa juga akan lebih memahami tentang alat dan bahan yang ada di laboratorium. Dengan praktikum secara langsung akan membuat mahasiswa lebih paham tentang banyak hal.

Lebih memahami bagaimana caranya bertindak bila ada kecelakaan saat melakukan praktikum. Mengetahui bagaimana caranya agar terhindar dari kecelakaan saat praktikum. Serta mahasiswa akan memahami caranya membantu teman yang terkena bahan kimia saat melakukan praktikum di laboratorium.

Maka dari itu sangat penting bagi mahasiswa untuk bisa melakukan praktikum kimia secara luring atau secara langsung. Dengan praktikum luring mahasiswa akan lebih memahami protokol tentang tata tertib dan alat bahan di laboratorium. Jika praktikum hanya secara daring maka mahasiswa hanya akan tahu ilmunya tetapi belum tentu bisa mengaplikasikannya.

Selain itu jika praktikum hanya dilakukan secara daring. Mahasiswa tidak akan memiliki pengalaman tentang bagaimana caranya melakukan praktikum. Akhirnya tidak akan memiliki keterampilan dalam melakukan praktikum di laboratorium.