Ada banyak sekali cara untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke kalangan internasional. Salah satunya adalah dengan gastrodiplomasi di mana budaya Indonesia diperkenalkan melalui kuliner nusantara. 

Kuliner merupakan sarana komunikasi yang tepat untuk memperkenalkan budaya dan mempromosikan negara di kalangan internasional.

Selain memperkenalkan budaya, gastrodiplomasi juga dapat meningkatkan industri pariwisata mengingat Indonesia memiliki keanekaragaman kuliner dengan ciri khas tersendiri. Keragaman yang juga didukung oleh sejarah dan budaya berpotensi memikat WNA untuk lebih mengenal budaya Indonesia. 

Festival kuliner Indonesia dapat menjadi salah satu kegiatan gastrodiplomasi yang mampu menarik WNA untuk lebih mengenal budaya Indonesia. Meskipun upaya ini dapat dilakukan secara langsung oleh masyarakat, pemerintah tetap memegang peran penting dalam menentukan strategi yang akan dilaksanakan. 

Oleh karena itu, pemerintah perlu memaksimalkan gastrodiplomasi melalui festival kuliner Indonesia di luar negeri sebagai upaya dalam peningkatan industri pariwisata.

Kemajemukan budaya yang dimiliki Indonesia telah menghadirkan keanekaragaman kuliner dengan cita rasa khas yang berpotensi untuk dinikmati oleh kalangan internasional. 

Hal tersebut disebabkan oleh kuliner Indonesia yang terbuat dari berbagai macam rempah-rempah khas yang akan memberikan kesan baru bagi para penikmatnya. 

Potensi kuliner Indonesia di kalangan Internasional dapat dilihat dari keberhasilan Program Co-Branding Wonderful Indonesia Diaspora Restaurant di Perancis. Salah satu restoran diaspora Indonesia yang mengikuti program gastrodiplomasi ini adalah Restoran Djakarta Bali.

Restoran tersebut memiliki 85% pengunjung lokal, 10% turis mancanegara, dan 5% turis asal Indonesia. Hal ini menjadi bukti nyata bagaimana kuliner Indonesia memiliki potensi untuk lebih dinikmati oleh kalangan internasional.

Potensi yang dimiliki oleh kuliner Indonesia ini juga dapat menjadi salah satu faktor peningkatan industri pariwisata.

Potensi kuliner Indonesia perlu dioptimalkan agar Indonesia dapat menjadi negara  unggul dalam gastrodiplomasi di dunia internasional. 

Pemerintah perlu mengambil langkah untuk memaksimalkan gastrodiplomasi melalui festival kuliner di luar negeri.

Festival kuliner merupakan kegiatan yang tepat untuk mempromosikan kuliner Indonesia karena dapat memikat banyak perhatian dengan waktu persiapan yang relatif singkat. 

Festival kuliner dapat dilaksanakan pada hari besar nasional Indonesia agar hari besar nasional dapat turut dikenal di kalangan internasional. 

Melalui festival kuliner ini, berbagai macam kuliner Indonesia dari Sabang sampai Merauke dapat dijajakan. 

Tidak hanya kuliner saja, budaya dan sejarah dibalik kuliner tersebut juga turut ditampilkan.

Setiap pengunjung yang hadir untuk mencicipi kuliner Indonesia akan mendapatkan penjelasan mengenai asal, arti, tradisi yang menghadirkan, dan hal lain yang melekat pada kuliner Indonesia yang telah diwariskan secara turun-menurun.

Hal tersebut kemudian akan memikat WNA untuk berkunjung ke Indonesia untuk menyantap kuliner dan menyaksikan budaya Indonesia secara langsung.

Para pengunjung juga akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dalam berinteraksi dengan budaya dari Indonesia.

Mereka akan mendapatkan gambaran mengenai daerah di Indonesia yang dapat menjadi destinasi wisata yang mungkin belum pernah mereka ketahui sebelumnya.

Pengalaman mengesankan yang diperoleh melalui festival ini dapat mendorong mereka untuk membagikan pengalamannya  melalui sosial media, sehingga akan mengundang lebih banyak pengunjung. 

Dalam festival ini, tidak hanya pemerintah yang terlibat dalam mempromosikan kuliner Indonesia.

Pemerintah perlu mengikutsertakan diaspora Indonesia mengingat diaspora memiliki peran yang penting dalam mempromosikan kuliner Indonesia.

Diaspora memiliki kemampuan lebih untuk menjangkau penduduk lokal di tempat mereka tinggal agar turut berpartisipasi dalam festival kuliner Indonesia. 

Pemerintah dapat mengajak para diaspora Indonesia baik yang sudah memiliki bisnis kuliner maupun yang tidak seperti para pekerja dan mahasiswa. 

Keterlibatan pada diaspora Indonesia dapat meningkatkan keberhasilan gastrodiplomasi melalui festival kuliner dan menambah wawasan mereka mengenai kebudayaan Indonesia.

Pemerintah perlu membangun relasi yang baik antar pihak yang berpartisipasi agar tujuan awal pelaksanaan festival kuliner ini dapat tercapai.

Keberhasilan gastrodiplomasi melalui festival kuliner Indonesia di luar negeri mampu memberikan berbagai dampak positif bagi negara. Kuliner dan budaya Indonesia akan semakin dikenal di kalangan internasional. 

Keberhasilan ini juga mampu memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya di kalangan internasional.

Citra suatu negara merupakan faktor penting bagi masyarakat internasional untuk melakukan kerja sama, kegiatan pariwisata, dan kegiatan lainnya.

Citra positif yang dimiliki Indonesia kemudian akan meyakinkan para WNA untuk berkunjung ke Indonesia.

Selain itu, bagi para diaspora, festival kuliner ini dapat menjadi pendorong untuk membuka usaha kuliner Indonesia. 

Bertambahnya jumlah bisnis kuliner Indonesia akan semakin meningkatkan keberhasilan gastrodiplomasi. Kuliner dan budaya Indonesia lagi-lagi akan semakin dikenal karena adanya perkembangan bisnis kuliner Indonesia di luar negeri.

Budaya dan citra positif Indonesia yang semakin dikenal di kalangan internasional akan meningkatkan kunjungan WNA ke Indonesia.

Industri pariwisata akan mengalami peningkatan karena keberhasilan gastrodiplomasi. Hal ini menunjukkan bagaimana kekayaan budaya memiliki kemampuan untuk meningkatkan industri pariwisata melalui kuliner Indonesia.