Dengan perkembangan zaman yang semakin modern dan masuknya era digital, gadget, game online sendiri menjadi semakin diminati oleh anak-anak zaman sekarang. Ini menjadi perhatian khusus untuk aktivitas orang tua, terutama anak-anak, di mana aktivitas mereka sendiri sangat mengganggu kegiatan belajar mereka.

Oleh karena itu, sebaiknya orang tua membatasi aktivitas bermain anak pada gadget. Dunia anak adalah bermain, jadi biarkan mereka bermain bebas dengan teman-temannya tanpa menggunakan alat. 

Penyebab hilangnya permainan tradisional juga karena gadget, anak-anak lebih suka menonton video di gadget atau bermain game di rumah melalui gadget dari pagi hingga sore hari, karena tidak punya waktu untuk bermain permainan tradisional atau bahkan permainan.

Faktanya, banyak orang tua saat ini memberikan ponsel kepada anak-anaknya sebagai alasan untuk diam saat menangis, yang tidak dibenarkan karena membuat mereka ketagihan.

Orang tua seperti akan menjadi malas, karena fungsi utama alat ini bukan untuk itu. Anak-anak dapat memahami bagaimana bermain dengan gadget ketika mereka bosan, yang mengubah cara mereka berpikir.

Semakin lama seseorang berinteraksi dengan game ada kecenderungan ia akan semakin terlibat dan tidak bisa melepaskan diri dari kegiatan bermain game. Seseorang yang sudah kecanduan bermain game online bisa menghabiskan waktunya dalam sehari kurang lebih selama delapan jam untuk bermain, bahkan banyak di antaranya bisa mencapai dua belas jam bahkan lebih dari itu.

Percaya atau tidak, bahkan pikiran mereka masih akan dipenuhi dengan memori tentang story dan strategi game online apabila mereka sedang offline. Banyak juga sisi positif dari budaya bermain game ini

Seperti di game online para pemain bisa menjalin komunikasi dan membentuk komunitas dengan orang lain yang tadinya tidak mereka kenal, juga mereka bisa mengekspresikan diri pada hal-hal yang tidak merugikan orang lain.

Pengawasan harus dilakukan oleh guru serta orang tua, dan disarankan agar guru berkomunikasi dengan anak-anak tentang efek kesehatan dari perangkat jika digunakan secara berkelanjutan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang mudah dipahami menggunakan media pembelajaran.

Anak yang kecanduan gadget juga mudah tersinggung, ribet, mudah berbohong hanya karena menginginkan gadget, sulit bersosialisasi, dan kurang belajar karena manajemen waktu yang buruk antara bermain gadget, dan jika sedang belajar, bahkan anak tidak akan tidur nyenyak di malam hari karena mereka tidak merasa nyaman dengan diri mereka sendiri saat bermain dengan instrumen.

Oleh karena itu, orang tua memiliki pengawasan ekstra ketika anak-anak mereka menggunakan alat, bersikeras untuk membatasi penggunaan alat oleh anak-anak mereka, dan menghapus aplikasi dari alat sehingga anak-anak mereka tidak lagi tertarik dengan alat tersebut. Anak-anak dapat diawasi oleh orang tua dengan bermain

Bersama dengan anak-anak ketika mereka bermain seperti game online. Ini adalah langkah nyata menuju perlindungan dan bimbingan yang lebih baik untuk anak-anak. Banyak orang tua khawatir tentang apa yang dilakukan anak-anak mereka ketika mereka bermain online, tetapi tidak semua orang tahu persis apa yang mereka lakukan ketika mereka bermain.

Tidak seperti aplikasi yang berjalan di perangkat seluler, game online membutuhkan banyak interaksi dengan pemain lain, ini dapat membantu mengembangkan kerja tim dan keterampilan pemecahan masalah karena banyak permainan menghadirkan masalah yang hanya dapat diatasi dengan bantuan orang lain.

Jika anak meniru adegan di dunia nyata, itu akan berbahaya bagi dirinya dan orang lain. Bermain game di gadget juga dapat mempengaruhi perkembangan emosi anak. Anak-anak yang sudah terpengaruh, seperti game online akan menjadi marah dan memberontak ketika orang tua mereka memperingatkan mereka untuk berhenti bermain.

Bahkan tidak jarang anak yang berani memukul dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada orang tuanya. Seperti halnya kecanduan game online juga menyebabkan kemampuan motorik anak terhambat, hal itu terjadi karena  ketika bermain game online anak cenderung hanya duduk atau tiduran saja.

Orang tua bisa membatasi waktu bermain game seperti satu sampai dua jam sehari, sebenarnya anak boleh bermain game asalkan dengan dibatasi waktu dan dengan dampingan orang tua. Ajari anak untuk melakukan hal-hal atau aktivitas yang menyenangkan walau hanya di rumah, contohnya adalah aktivitas membuat karya di rumah, memasak, berkebun dan masih banyak lagi. Selain itu ajak anak untuk melakukan aktivitas olahraga.

 Karena aktivitas fisik berguna untuk membentuk postur tuuh anak, mencegah obesitas, dan mengurangi berbagai risiko anak terkena penyakit. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting untuk mengawasi anak ketika di rumah. Jangan sampai karena kelalaian orang tua akan menyebabkan kemunduran bagi perkembangan anak-anaknya.

Apalagi bermain game dan gadget secara berlebihan memiliki pengaruh besar bagi perkembangan anak, jika anak bermain game, dan gadget tanpa batasan waktu dan pengawasan dari orang tua mungkin yang terjadi anak akan kencanduan game online.

 Karena dampak yang bisa dirasakan ketik anak kecanduan main game terutama di gadget maka manajemen waktu mereka akan menjadi berantakan.