Indonesia merupakan negara yang beragam kebudayaan, suku, ras dan agama. Majunya suatu bangsa dapat dilihat seberapa besar tingkat pendidikan di negara tersebut dan antusias para generasi dalam hal ingin menempuh pendidikan. 

Tentu hal ini seharusnya menjadi perhatian utama negara terhadap rakyatnya dalam menyuguhkan pendidikan yang baik sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang ingin mencerdaskan seluruh kehidupan bangsa.  

Salah satu faktor kualitas diri manusia adalah seberapa besar tingkat keilmuan dan pengetahuan yang ia miliki. Derajat seorang manusia akan tinggi jika ilmu yang ia miliki dipergunakan untuk kepentingan bersama dan mendatangkan manfaat yang baik.

Di samping itu, manusia juga dapat memperoleh kehidupan yang layak jelas sangat tergantung pada pendidikan. Salah satu pemicu terjadinya kemiskinan adalah karena kurangnya penyaluran ruang pendidikan secara merata kepada masyarakat. 

Seperti yang dikatakan seorang Filsuf India yakni Amrtya Sen bahwa terjadinya kemiskinan pada seseorang disebabkan karena tidak adanya peluang yang sama bagi seluruh rakyat dalam suatu negara. Hak antara golongan atas dan golongan bawah sering terjadi diskriminasi dan ketidakadilan. 

Golongan kelas atas selalu akan mendapatkan fasilitas yang baik, pendidikan yang baik, jaminan kesehatan hingga memperoleh suatu pekerjaan sesuai yang diinginkan. Sedangkan golongan bawah belum tentu mendapatkan seperti demikian. Hal itu dapat disebabkan karena faktor kondisi ekonomi, faktor budaya dan tidak mempunyai keleluasaan dan peluang yang sama seperti dirasakan oleh golongan atas.

Inilah mengapa perlu ada peran negara terhadap rakyatnya. Memperhatikan segala kebutuhan semenjak dari kecil hingga ia dewasa tanpa pandang bulu dan memberikan peluang yang sama. Namun, ketika ada rakyat tidak mempunyai kemampuan untuk memperoleh hak pendidikan yang baik seperti dirasakan oleh golongan kaya, maka negara harus mampu bertanggungjawab dan memberikan solusi yang alternatif.

Kepada generasi muda harusnya mampu difilter dengan baik. Memberikan haknya sebagaimana minat dan bakat yang dimiliki. Perlu ada dorongan semua pihak agar potensi yang dimiliki mampu diasah dan dikembangkan dengan baik. Karena dengan adanya banyak dukungan dari berbagai pihak,  maka seorang anak juga akan merasa dihargai dan dapat terhindar dari perilaku-perilaku yang menyimpang.

Oleh karena itu, dengan adanya sistem pendidikan yang baik, sangatlah perlu untuk menerapkan merdeka belajar. Bukan hanya secara konsep, tetapi lebih dari itu harus mampu terjadi dalam praktik yang nyata. Seorang pengajar dengan yang diajar harus mampu terjalin harmonisasi dalam proses pembelajaran. Suasana yang santai dengan memberikan nuansa kebebasan untuk dapat menumbuhkan daya kreativitas dan inovasi antara pengajar dan murid.  

Dalam problem pendidikan Indonesia hari ini, masih terjadi penekanan dalam proses pembelajaran terhadap seorang murid. Terjadi proses pembelajaran hanya secara teoretis dan seakan memaksakan tiap pelajaran harus mampu dikuasai oleh para murid.

Problem seperti inilah yang dapat merusak mental seorang murid, ketika para pengajar tidak mampu mengenali karakter dan bakat setiap murid, dan selalu memaksakan agar setiap murid harus mampu menguasai suatu pelajaran secara merata maka justru yang terjadi adalah kegagalan pada potensi anak.

Inilah mengapa perlu untuk bagi murid mendapatkan sistem pendidikan dengan merdeka belajar, agar ia nantinya lebih semangat menggali potensi yang dimiliki. Karena sesuatu akan lebih mudah dikerjakan jika itu sudah sesuai dengan minat, dan akan lebih senang untuk mengerjakannya.  

Proses pendidikan dengan menumbuhkan sikap saling menghargai terhadap sesama, berusaha secara gotong royong dan saling mendorong terhadap satu sama lain. Menumbuhkan jiwa sosial dengan penuh toleransi dan saling mendukung. 

Sehingga apabila ini terjadi maka proses pendidikan Indonesia yang dibangun dengan penuh kenyamanan, maka tingkat pendidikan akan lebih meningkat. Ketika proses pendidikan yang baik dan mampu dirasakan oleh seluruh rakyat maka kebahagiaan bathin dan lahir akan terpatrih dalam dirinya sebagai manusia.

Oleh karena itu, dengan pendidikan yang bermoril pada diri seseorang maka hidup akan mengarah pada jalan yang lurus dibawah tuntunan ilmu sebagai bekal. Karena ilmu yang baik manusia dapat mengenal pencipta-Nya, mengenal lingkungannya dan mampu mendiami dunia ini dengan baik dimana semua akan merasakan manfaat dengan penuh kesenangan dan kebahagiaan.