Orang pun datang dan akan kembali, kehidupan kan jadi satu. Demikian sepenggal lirik lagu opening dari Dragon Ball yang berbahasa Indonesia. Pasti anak tahun 90an tahu betul lagu opening Dragon Ball ini. 

Dragon Ball merupakan salah satu manga paling populer dan fenomenal sekitar tahun 80an sampai dengan 90an yang tercipta berkat tangan sang legenda Akira Toriyama. Bahkan di Indonesia komiknya 3 kali diterbitkan ulang karena begitu banyak peminatnya. Untuk manganya sendiri, Dragon Ball terdiri dari 42 jilid.

Karena populernya Dragon Ball hingga diadaptasi menjadi anime. Anime Dragon Ball sendiri pertama kali muncul pada tahun 1986. Untuk anime Dragon Ball sendiri terdiri dari beberapa seri, yaitu Dragon Ball (26 Februari 1986 - 19 April 1989), dilanjutkan seri Dragon Ball Z (26 April 1989-31 Januari 1996), lalu berikutnya Dragon Ball GT (7 Februari 1996-19 November 1997), dan terakhir Dragon Ball Super (2015-2018). 

Mungkin ada pembaca yang bertanya mengenai Dragon Ball Z kai, nanti akan dijelaskan di penjelasas di bawah ini mengenai timeline dan perbedaan seri-seri Dragon Ball. Check this out!

Dragon Ball

Seri pertama dari Dragon Ball. Pada seri ini bercerita mengenai Goku yang jatuh ke Bumi dan diasuh oleh kakeknya yang bernama Gohan. Namun kakeknya meninggal karena Goku yang berubah menjadi gorilla raksasa dan menginjak kakeknya. 

Pada awal kisahnya, diceritakan Goku bertemu dengan Bulma yang mencari Dragon Ball. Di awal kisah inilah kita akan melihat Goku bertemu dengan musuh seperti Geng Pillaf, Red Ribbon, TaoPaiPai, hingga King Piccollo (ayah dari Piccolo). Di seri ini juga Goku bertemu dengan teman-temannya: Ulong si babi, Yamucha dan Pu'ar, Chi-chi, Krillin hingga Kame Sennin. 

Di seri ini kita baru akan melihat sedikit kekuatan dari Goku kecil. Nantinya Kame Sennin akan mengajari teknik Kamehameha pada Goku dan memberikan awan kinton. Pada seri ini pula akan diperlihatkan pertama kali akan sosok naga Shenlong yang keluar dari terkumpul ketujuh bola naga. Namun lucunya, keinginan yang pertama kali dikabulkan adalah keinginan mililk Ulong. Dia meminta celana dalam kepada Shenlong. 

Seri ini ditutup dengan Goku yang sudah dewasa mengikuti tenkaichi budokai dan bertemu kembali dengan krilin, chi-chi dan Piccolo. Di akhir seri inilah kita akan melihat hasil latihan dari Goku yang dilatih oleh Mr. Popo untuk bisa menghadapi Piccolo yang ingin balas dendam kepada Goku.

Dragon Ball Z

Kisah cinta Goku dan Chi-chi mengawali seri Dragon Ball Z. Goku menikah dan memiliki anak yang diberi nama Son-Gohan diambil dari nama kakeknya Goku. 

Dalam Dragon Ball Z dibagi menjadi beberapa saga, yaitu Saiyan Saga, Frieza Saga, Android Saga, Cell Saga, Bhu Saga. Pada Saiyan Saga, bumi kedatangan saudara dari Goku, yaitu Raditz. Pada pertarungan melawan Raditz, Goku harus meminta pertolongan dari Piccolo karena besarnya kekuatan Raditz yang akhirnya bisa mereka kalahkan namun dibayar dengan kematian Goku. 

Tapi justru itu baru permulaan karena dua orang Saiya, yaitu Napa dan Vegeta, menuju ke bumi. Saiyan Saga ditutup dengan pertarungan Goku dan Vegeta, yang membuat keduanya sekarat.

Lalu dilanjutkan dengan Frieza saga yang bertempat di planet Namek, planet dari Piccolo. Di Frieza saga kita akan melihat untuk pertama kalinya Goku berubah menjadi Super Saiya dan mampu mengalahkan Frieza. 

Berikutnya Android Saga yang memunculkan Android no. 19 dan no. 20. Android saga nantinya akan menyambung ke Cell Saga. Di saga ini muncullah sosok Trunks (anak dari Vegeta dan Bulma) dari masa depan. Cell Saga seperti akan menjadi peralihan dari Goku ke Gohan, karena pada Cell Saga Gohanlah yang mengalahkan Cell setelah mampu berubah menjadi Super Saiya 2.

Gohan yang dinilai sudah mampu melewati kemampuan Goku, justru di Bhu Saga seperti kehilangan setengah kemampuannya karena lebih fokus pada pendidikannya. Bhu Saga menjadi akhir dari seri Dragon Ball Z. Goku mengalahkan sosok kid Bhu dengan Genki-dama atau bola semangat. Di bhu saga juga akan kita lihat sosok Super Saiya 3 milik Goku, Fusion dari Trunks dan Goten yang menjadi Gotenks. 

Dragon Ball Z Kai

Seri Dragon Ball ini mengudara pada tahun 2009 sampai dengan 2015. Sempat juga disiarkan oleh Indosiar namun tidak sampai tamat. Dragon Ball Z kai hanya seperti Reboot dari Dragon Ball Z. Dengan definisi gambar, suara dan efek yang lebih tajam dari seri Dragon Ball Z sebelumnya. Tidak banyak yang berubah dari segi cerita pun masih sama seperti Dragon Ball Z.

Dragon Ball GT

Seri ini sebenarnya bukan bagian dari adaptasi dari komik Dragon Ball, namun bisa dibilang ini merupakan sekuel dari Dragon Ball Z. Dragon Ball GT merupakan cerita orisinil yang ditulis oleh Atsushi Maekawa namun tetap dalam bimbingan dan pengawasan dari Akira Toriyama. Akira Toriyama pula yang memberikan nama Dragon Ball GT (Grand Touring) karena nantinya cerita Goku akan membawa mereka menjelajah luar angkasa. 

Dragon Ball GT berlatar 5 tahun setelah kejadian Bhu Saga di Dragon Ball Z. Diawali dengan Goku yang berlatih dengan Uub (reinkarnasi dari Bhu) di istana milik dewa penguasa (dende). 

Petualangan Goku berlanjut menuju luar angkasa untuk mencari Dragon Ball setelah Goku secara tidak sengaja berubah menjadi Goku kecil. Petualangan Goku dimulai bersama cucunya Pan dan Trunks. Petualangan mereka di luar angkasa berlanjut hingga bertemu dengan sosok Baby, Super Android 17 hingga Shadow Dragon. 

Dragon Ball GT ditutup dengan pertarungan Goku dan kawan-kawan melawan para sosok Naga yang dihasilkan dari sisi gelap Dragon Ball. Karena seringnya dipakai Dragon Ball sehingga memunculkan kerusakan pada bola dan mengeluarkan sosok Naga jahat dari masing-masing bola. Mulai dari bintang satu hingga bintang 7.

Di akhir pertarungan, Goku dan Vegeta akan melakukan fusion dan berubah menjadi Gogeta super saiya 4. Mereka akhirnya menang, namun Goku mati tapi dibangkitkan kembali oleh Shenlong. Shenlong lalu mengajak Goku pergi. 

Tidak diketahui pasti apakah Goku hanya pergi bersama Shenlong atau memang sudah saatnya bagi Goku untuk mati. Banyak teori fans yang bertebaran di luar sana bahwa Goku memang diangkat ke surga atau banyak yang mengatakan bahwa Goku masih hidup. Namun itulah akhir untuk Dragon Ball GT.

Dragon Ball Super

Seri yang terbaru dan terakhir, Dragon Ball Super diawali oleh 2 movie dari Dragon Ball Z, yaitu Battle of God dan Resurrection F. Pada Dragon Ball Super menceritakan kejadian 6 bulan setelah Bhu saga. 

Seri ini diawali dengan pengenalan akan Dewa Kehancuran, yaitu Beerus. Ia bermimpi melawan sosok terkuat di alam semesta, yaitu seorang Dewa Saiyan. Di sinilah Beerus mencari orang Saiya terkuat. Ia melihat sosok itu pada diri Goku, dan akhirnya Goku mampu berubah menjadi Super Saiyan God

Ia bertarung dengan Beerus dengan mempertaruhkan Bumi. Walaupun kalah melawan Beerus, Goku tetap berhasil melindungi bumi karena Beerus yang menghormati Goku. Goku dianggap mampu mengimbangi dirinya walaupun tidak dalam wujud Super Saiyan God

Pada seri ini juga akan muncul wujud Super Saiyan Blue milik Goku dan Vegeta. Keduanya dilatih oleh Whis (pengawal sekaligus guru dari Beerus). 

Dragon Ball Super memiliki beberapa saga, di antaranya Beerus Saga, Golden Frieza Saga, Universe 6 saga, Copy - Vegeta Saga, Future Trunks Saga, dan Universe Survival saga. Seri ini ditutup dengan pertarungan sengit antara Goku dan Jiren, Goku mengeluarkan wujud terbarunya, yaitu Ultra Instinct. Untuk lebih jelasnya, silakan menonton sendiri di situs-situs anime kesayangan Anda.

Yang terbaru Dragon Ball Super akan menayangkan movienya yang berjudul Broly. Yap, seperti judulnya, Goku dan Vegeta akan kembali melawan Broly. Belum tahu pasti kenapa Broly bisa kembali lagi. Namun cukup menarik disaksikan karena di trailernya kita akan melihat Goku dan Vegeta menggunakan wujud Super Saiyan God dan Super Saiyan Blue, dan semoga mereka juga menggunakan fusion untuk menghadapi Broly nanti. 

Semoga penjelasan singkat di atas mampu memberikan pencerahan bagi yang bingung akan timeline dan perbedaan dari seri-seri anime Dragon Ball.