Indonesia negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam memiliki sejarah dan perkembangan pendidikan Islam yang unik. Pendidikan Islam di Indonesia telah hadir semenjak Islam masuk ke Indonesia. Pada awalnya pendidikan Islam hadir dengan adanya hubungan pribadi dan kolektif diantara pengajar dan muridnya.

Menurut syariat Islam pendidikan merupakan bagian hakiki dari tugas pengabdian dan kekhalifahan manusia terhadap Tuhan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. 

Kondisi masyarakat Indonesia sebelum kedatangan Islam pada masa itu telah menganut agama Hindu dan Budha, tetapi kedatangan Islam dapat diterima masyarakat Indonesia dengan damai. 

Hal itu disebabkan oleh kearifan dan kesempurnaan Agama Islam, sehingga sesuai dengan fitrah semua manusia, termasuk masyarakat Indonesia.  Penyebaran Islam di Indonesia sangat dipengaruhi proses perkembangan pendidikan Islam yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Pengembangan pendidikan Islam di Indonesia yang telah mengalami perjalanan panjang sejak kerajaan, pesantren ataupun pondok, hingga menjadi madrasah memiliki warna tersendiri setelah terjadi akulturasi perkembangan pendidikan Islam dari pengaruh timur tengah, Eropa, dan pengaruh Jepang yang notabene negara-negara tersebut pernah hadir dan memaksakan kehendaknya di negara Indonesia. 

Namun umat Islam pribumi ini mampu dan bisa memanfaatkan kedok politiketis untuk menyuarakan isi hati rakyat yang mayoritasnya beragama Islam, dengan mengembangkan pendidikan Islam dan menguatkan pendidikan Islam sebagai salah satu kekuatan terbesar tercapainya kemerdekaan Indonesia.

Pendidikan Islam merupakan ruh suatu kemerdekaan dan pergerakan di Indonesia yang tidak bisa lepas dari perjalanan perkembangan bangsa Indonesia itu sendiri. 

Konstruksi pendidikan Islam di Indonesia terbukti memberikan sebuah warna bagi perkembangan dan kemajuan bangsa Indonesia. Sehingga, pendidikan merupakan pilar yang penting untuk menjadi perhatian dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bertanah air.

Di Indonesia, Agama Islam mempunyai peran penting di bidang pendidikan. Pendidikan Islam di Indonesia diberikan pada tiga sektor, yaitu: formal, informal, dan non-formal. 

Setelah Indonesia merdeka, masalah pendidikan agama mendapat perhatian serius dari pemerintah, baik di sekolah negeri maupun swasta, kemudian telah berdiri lembaga-lembaga pendidikan, khususnya pesantren dan surau yang telah menjadi benteng Islam yang demikian kuat berpengaruh.

Pesantren sebagai akar pendidikan Islam, yang menjadi pusat pembelajaran Islam setelah keberadaan masjid, nyatanya mempunyai semangat yang terus berkembang hingga saat ini. 

Karena pesantren merupakan suatu lembaga pendidikan Islam yang tradisional untuk mempelajari, memahami, mendalami, meresapi, serta mengamalkan ajaran Agama Islam dengan moral keagamaan.

Pendidikan agama Islam sebagai lembaga tumbuh dan berkembang pada masa kemerdekaan dengan pesat, seperti pesantren, sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi. Pesantren yang sudah tumbuh ratusan tahun, pada era kemerdekaan mendapat tempat untuk berkembang. 

Pesantren yang dulunya masih tradisional nyatanya Sekaran mengalami perubahan dan perkembangan, seiring dengan perkembangan zaman yang canggih akan ilmu pengetahuan dan teknologi serta arus informasi global.

Pendidikan di pondok pesantren mengalami perubahan dalam rangka penyesuaian, khusunya dalam bidang kurikulum dan metode pembelajarannya. Proses belajar mengajar di pesantren sering tidak mengalami dinamika dan tidak mempertimbangkan waktu yang lebih kontekstual dengan perkembangan zaman. 

Alhasil, kini semakin banyak bermunculan pesantren yang lebih modern, dengan pola pembelajarannya tidak lagi konvensional, tapi lebih modern dengan berbagai sentuhan manajemen pendidikan Islam yang dinamis.

HAl demikian inilah yang kemudian mengharuskan pendidikan di pondok pesantren mengalami perubahan dan kemajuan pengembangan khususnya kurikulum dan pembelajarannya.

Dari segi finansial pendidikan Islam saat ini sudah sangat banyak lembaga pendidikan Islam yang berkembang, baik itu pendidikan dasar, menengah, sampai pada tingkat perguruan tingginya. 

Tahap demi tahap sesuai dengan perkembangan dan pembangunan bangsa Indonesia, pendidikan Islam semakin terintegrasi kan sepenuhnya dalam pendidikan Nasional. Pentingnya agama Islam yang menjadi bagian keseluruhan dari pendidikan Nasional akhirnya mendapatkan kekuatan hukum dalam rumusan komisi pembaruan pendidikan Nasional.

Setelah reformasi perkembangan lembaga dan pendidikan Islam semakin berkembang pesat. Tingkat kepercayaan dan kebutuhan masyarakat terkait pendidikan agama Islam semakin tinggi. 

Perkembangan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia pasca kemerdekaan cukup berkembang pesat karena pemerintah telah memberikan peluang besar dengan melakukan penyetaraan dengan sekolah umum, sehingga sekolah Islam tidak mengalami ketertinggalan. 

Dengan diberlakukannya undang-undang tentang Sistem Pendidikan Nasional, secara konseptual undang-undang tersebut memberikan arah baru dalam mengembangkan dan memperdayakan pendidikan agama Islam di Indonesia untuk mencapai kemajuan yang gemilang.

Sampai pada saat ini, umat Islam di Indonesia dapat merasakan perkembangan pendidikan yang sangat luar biasa. Bahkan lembaga pendidikan Islam di Indonesia terbanyak di dunia jika kita bandingkan dengan negara-negara lain. Walaupun dibalik itu semua perjalanan pendidikan Islam di Indonesia mengalami pasang surut, mulai dari zaman kemerdekaan pertama hingga pada zaman sekarang.

Pendidikan Islam diharapkan menghasilkan manusia yang selalu berupaya menyempurnakan iman, akhlak, dan takwa. Serta tangguh dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan perubahan yang muncul dalam pergaulan masyarakat.

Saat ini, sekolah Islam mendapatkan kemudahan dan fasilitas dari pemerintah untuk berkembang dan menjadi pondasi utama pendidikan di Indonesia, dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu mencetak generasi yang beriman dan bertakwa.