Krisis kemanusaian sekarang ini sering kita dengar dan saksikan baik secara langsung maupun kita saksikan melalui media elektronik dan media sosial, hal ini sangat berdampak luas bagi masyarakat, karna saat ini banyak sekali penyimpangan yang terjadi dalam masyarakat, sehingga dari seorang yang memiliki etika sopan santun dapat terbawa dalam penyimpangan moral.

Krisis kemanusiaan ini sangat merugikan masyarakat, karna maraknya kasus-kasus yang menyimpang dalam beretika, sama halnya juga kebobrokan beretika pelajar,seperti seorang siswa yang tega membunuh gurunya sendiri karena permasalahan sepele, seseorang harus meregang nyawa, karena hanya ditegur oleh gurunya, siswa tersebut malah tega membunuh guru yang selama ini memberikan ilmunya kepada siswanya.

Dan saat kelompok masyarakat mulai mengalami krisis kemanusian maka akan terjadi percekcokan antar kelompok yang berbeda, karna kurangnya rasa saling menghormati antar kelompok atau antar golongan, seperti halnya sekarang ini banyak anak muda yang tidak lagi mau menghargai orang yang lebih tua dari mereka, dan disinilah bangasa Indonesia mulai mengalami krisis moral.

Dan banyak saat ini, bahkan orang tua kandung tega membuang buah hati mereka dengan alasan anak tersebut merupakan hasil dari hubungan terlarang atau hubungan gelap, sehingga mereka tega mebuang bahkan ada yang sampai tega membunuh bayinya sendiri. Padahal anak itu tidak memiliki kesalahan apapun, dan mereka harus menanggung dosa dari kedua orang tuanya.

Bahkan ada juga orang tua yang tega menyetubuhi anak gaadisnya sendiri, bahkan ada yang anaknya masih berusia 5 tahun juga menjadi korban kesusilaan, bahkan ada yang sampai hamil dari hasil hubungan dengan ayah, atau pamannya, atau bahkan kakeknya sendiri, sehingga banyak dari anak-anak tersebut terpaksa tidak melanjutkan pendidikannya, karna kondisi yang memaksa mereka untuk berhenti mengenyam pendidikan.

Tapi bahkan ada juga pelajar yang dihamili oleh teman prianya atau lebih tepatnya pacanya, maraknya kejadian ini muncul, karna disebabkan oleh vidieo-vidieo porno yang beredar di media sosial, sehingga banyak dari mereka ingin mencobanya, dan berakibat fatal sehingga menyebabkan teman wanitanya sampai hamil. 

Apalagi jika mereka masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah, dan dengan terpaksa mereka harus dikeluarkan dari sekolah mereka, dan menanggung atas perbuatan yang telah mereka perbuat. Dan hal ini menjadi perhatian bagi orang tua agar mengawasi anak mereka, agar mereka tidak terjerumus masuk kedalam dunia pergaulan bebas. 

Dan bukan hanya orang tua saja tapi juga tenaga pendidikan agar lebih memperketat aturan dalam sekoh, karana banyak juga siswa sering berbuat tidak senonoh pada saat waktu sekolah, mereka sering membolos, dan keluar ruang kelas dengan pacar mereka dan mencari tempat yang suasananya sepi di sekolah.

Bahkan ada juga siswa yang tidak menghormati gurunya sendiri, seperti halnya jika mereka ditegur, maka mereka akan mengolok-olok guru tersebut, misalnya karna cara mereka berpakaian, atau cara mereka menjelaskan. Hal ini sangat memprihatinkan bagi kalangan pelajar karna mereka tidak lagi memiliki sopan santun terhadap orang yang lebuh tua dari mereka.

Adapula kasus yang sering terjadi antara orang tua dan anak yaitu adanya perbedaan pendapat dimana, jika pendapat sang anak di tentantang oleh orang tua mereka. Mereka akan nekat melakukan aksi-aksi tak terduga misalnya mereka melakukan aksi bunuh diri karena permintaan mereka tidak di iyakan oleh orang tua mereka atau bahkan, mereka kabur dari rumah dan memutuskan kontak dengan orang tua mereka.

Ada juga yang terjadi akibat kurangnya pemahaman mengenai agama, dimana seseorang rela berpindah agama agar dapat menikah dengan orang pilihannya. Dimana sebenarnya ini bukanlah yang benar, karna sesorang yang rela berpindah agama itu sama halnya tidak mengargai kepercayaan yang mereka anut selama ini. 

Tindakan yang seperti ini bukan sebuah tindakan yang harus dikagumi dan dipuji.  Tapi sebenarnya mereka tidak konsisten dalam mengambil suatu keputusan apa lagi menyangkut kepercayaan, karna mereka saja rela meninggalkan Tuhan, demi seseorang yang belum tentu akan setia dan terus mau menemani mereka disaat suka dan duka yang akan mereka lalui. 

Dan saat kita meninggalkan kepercayaan kita, maka kita melakukan suatu tindakan yang menyakiti hati pencipta kita, karna jika kita menyakiti hati Tuhan maka kita akan dihantui rasa bersalah sampai kapanpun. Meskipun terkagum-kagum melihat tindakan kita, tapi Tuhan justru mengalami rasa sakit hati atas perbuatan yang kita lakukan.

Agamawan memiliki peran yang sangat penting dalam hal krisis kemanusiaan, karna mereka berperan dalam membentuk kembali moral-moral masyarakat, dan iman mereka agar mereka tidak mudah goyah dalam pendirian mereka, sehingga perlunya pondasi yang kuat agar sesuatu tidak mudah rubuh atau digoyahkan. 

Sama halnya dengan suatu bangunan yang memerlukan pondasi yang kuat, karena tanpa pondasi yang kuat maka banguan tersebut tidak mudah runtuh. Sama halnya dengan iman seseorang jika iman kita kuat maka kekuatan apapun selain kekuatan Tuhan maka iman kita tidak akan tegoyahkan, sekalipun itu hal-hal yang sangat sulit sekalipun. 

Sehingga jika ada orang yang menegur kita karena perbuatan yang kita lakukan menyimpang maka kita jangan marah atau mengata-ngatai mereka, melainkan kita harus menerima masukan yang di berikan orang lain kepada kita, karna secara tidak langsung Tuhan menegur kita melalui orang-orang terdekat dari kita. 

Sehingga agamawan tidak membawa dampak negatif dalam pembentukan karakter masyarakat, melainkan mereka ingin menunjukkan jalan keluar agar masyarakat tidak lagi mengalami krisis kemanusiaan, agar kelak anak cucu kita tidak mengalami krisis kemanusiaan seperti yang kita alami, agar kelak mereka bisa menjadi pribadi yang baik dari kita.