Deadline hari ini pukul 23.59 ! Pesan yang sering dibaca seorang murid setiap harinya. Ya betul, itu adalah batas waktu pengerjaan tugas yang diberikan oleh seorang guru kepada muridnya. Pasti kebanyakan murid pernah terlintas di pikirannya sebuah pertanyaan. Akankah semua tugas ini berakhir? Yang pasti, jawabannya adalah tidak.

Apalagi sekarang sekolah menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh. Sebab masih dalam keadaan pandemi Covid-19, di mana virus yang telah  merenggut jutaan orang, khususnya para pelajar di Indonesia. Entahlah, mungkin semua ini sudah kehendak-Nya. Kita hanya bisa berusaha dan berserah diri kepada  Allah SWT.

Tak terlihat, namun mematikan. Dialah penyebab tugas seorang murid akhir-akhir tahun ini terlihat lebih banyak dari pada tugas saat sekolah sebelum pandemi Covid-19. Tugas yang tiada hentinya datang meskipun tak diharapkan ada. 

Walaupun tugas begitu banyak, tetapi para murid tetap bisa menyelesaikan tugas secepat kilat sebelum batas waktu yang ditentukan, sebab  para murid masih memiliki kesadaran atas pekerjaan yang harus mereka selesaikan. Lalu, apa tujuan guru memberikan tugas kepada muridnya? Sepenting apa tugas yang diberikan guru ? Berikut ulasannya.

Tugas yang diberikan guru tidak semata-mata hanya dikerjakan oleh murid. Tetapi ada tujuan-tujuan tertentu. Di antaranya sebagai berikut:

• Membiasakan murid membaca. Saat mengerjakan tugas yang diberikan guru, murid pasti akan membaca materi yang berkaitan dengan apa yang ditanyakan pada soal terlebih dahulu. Hal itu membuat murid akan terbiasa membaca sebelum mengerjakan tugas.

• Mengurangi kegiatan murid di luar rumah. Biasanya murid  mengerjakan tugas pada saat siang hari setelah pulang sekolah, sore hari, atau malam hari. Dengan adanya tugas, waktu untuk melakukan kegiatan di luar rumah akan berkurang. 

Misalnya, seorang murid mengerjakan tugas saat pulang sekolah. Berarti murid tersebut hanya dapat melakukan kegiatan di luar rumah pada saat sore hari atau malam hari saja dan sebaliknya.

• Murid dapat menambah waktu belajar, agar murid semakin paham atas materi-materi yang mereka  pelajari. Dengan adanya tugas, diharapkan para murid dapat menggunakan waktu sebaik mungkin untuk belajar dan mengerjakan tugasnya.

• Meningkatkan prestasi akademik murid. Dengan adanya tugas yang diberikan guru secara bertahap, murid akan terbiasa mengerjakan soal-soal. Sehingga murid paham benar apa yang ditanyakan dalam soal dan cara menyelesaikan soal tersebut. 

Semakin banyak soal yang pernah dikerjakan seorang murid maka akan mempermudah murid menghadapi ujian yang akan datang. Ini salah satu usaha untuk mendapatkan nilai yang tinggi bagi para murid.

• Melatih murid bertanggung jawab dan disiplin.  Tugas yang diberikan guru kepada murid pasti ada batas waktu pengerjaan. Biasanya guru memberikan waktu pengerjaan sampai pertemuan yang akan datang. Jika ada murid yang melewati batas waktu pengumpulan akan dikurangi nilainya. 

Dengan begitu murid akan terbiasa mengumpulkan tugas tepat waktu atau tidak melebihi  waktu yang telah disepakati bersama. Inilah yang bisa dilakukan guru untuk melatih tanggung jawab dan kedisiplinan murid.

Setelah mengetahui tujuan dari pemberian tugas oleh guru. Kita dapat menyimpulkan bahwa tugas penting bagi perkembangan murid. Dengan adanya tugas, murid dilatih untuk mengatur waktunya sendiri. 

Dimana mereka akan membagi waktu antara belajar, mengerjakan tugas, bermain, membantu pekerjaan rumah, dan istirahat. Mereka juga akan belajar mengerjakan tugasnya secara mandiri dengan baik.

Dengan adanya tugas yang diberikan guru, seorang murid akan muncul jiwa kompetisinya. Mereka akan berlomba-lomba mendapatkan nilai yang tinggi. Jika mendapatkan nilai yang rendah, mereka akan malu. Dengan begitu, mereka akan belajar dengan lebih  giat lagi agar mendapat nilai yang lebih baik dari nilai sebelumnya.

Bagi guru memberikan tugas kepada murid juga penting. Sebab guru bukan hanya memperhatikan dari sisi nilai saja, tapi juga proses murid untuk mendapatkan nilai tersebut. Khususnya bagi murid yang malas belajar. 

Dengan adanya tugas, murid yang malas belajar akan terpancing belajar   untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru, agar mereka tetap ada usaha mempelajari materi walaupun hanya sedikit. Karena jika tidak ada tugas, murid pemalas tidak akan belajar, bahkan tidak ada keinginan menyentuh buku sekalipun.  

Bagi murid yang rajin belajar, tidak perlu ditanyakan lagi. Pasti mereka tetap belajar walaupun tidak diberi tugas oleh guru. Itulah mengapa guru memberikan tugas kepada para murid. Agar murid yang malas belajar menjadi lebih baik dan murid yang rajin belajar agar menjadi lebih baik lagi.

Jika diperhatikan dengan seksama ada hikmah dibalik ini semua. Ada sisi positif yang bisa diambil. Hal tersebut harus disadari oleh para murid, yang pertama adalah bagaimana seorang murid bisa memprioritaskan sekolah di atas kegiatan yang lain. 

Kedua adalah bagaimana seorang murid bisa mengatur waktu dengan sebaik mungkin. Sehingga,  tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Ketiga adalah melatih tanggung jawab seorang murid. Keempat adalah melatih kedisiplinan, cekatan, dan berpikir cerdas maupun cermat.

Intinya, tugas yang diberikan oleh guru memang banyak sekali sisi positifnya terhadap para murid. Dibalik pengorbanan yang para murid lakukan, pasti akan ada waktu dimana mereka akan nikmati hasilnya. Maka dari itu, tetaplah menjadi seorang murid yang selalu bertanggung jawab dan rajin belajar.